
"Ini berbahaya, bocah ini harus dihentikan, dia tak bisa mengontrol mana nya." Kata Theo.
Setelah berkata demikian, Theo memerintahkan Jasia dan Kalina untuk tinggal di tempat. Dan segera pergi kelokasi pertempuran.
**
"Tuan muda, tenangkan dirimu."
Seorang tetua dari house Wildbear terlihat sangat panik, dia terus berteriak kepada pemuda yang berdiri tak jauh di hadapannya untuk tenang.
"Diam…!!! Siapa tadi diantara kalian yang menyebutku bocah?"
Pemuda di hadapan sang tetua bukannya semakin tenang, malah semakin liar memaki. Mana kegelapan mulai merembes keluar menutupi area sekitar pemuda tersebut.
Mana kegelapan adalah yang paling ganas diantara semua jenis unsur mana. Unsur ini memiliki kemampuan untuk menyerap energi kehidupan di sekitarnya. Semua yang di lewati oleh unsur ini akan segera mengering dan mati.
"Ini gawat, tuan muda mulai kehilangan kesadarannya."
Tetua dan beberapa anggota house Wildbear menjadi semakin panik ketika melihat kondisi pemuda di hadapan mereka yang terlihat mulai kehilangan kesadaran.
"Tetua, apa yang harus kita lakukan? Kita harus segera memanggil Lord kesini!" Kata salah satu anggota house Wildbear, panik.
"Kau pikir akan sempat? Aku juga tak tahu apa yang harus di lakukan!!!!!" Bentak tetua tersebut kepada anggotanya.
Tetua ini mulai menyesal tak bisa membujuk tuan muda nya dari awal, sehingga berakhir dengan kekacauan ini. Sebelumnya, mereka bertemu dengan kelompok ekspedisi house Alknight ketika sedang berburu di wilayah hutan bagian tengah. Cek cok sepele mulai terjadi ketika kedua kelompok saling melakukan provokasi dengan kata-kata. Berakhir dengan sang pemuda yang tak terima, memerintahkan anggotanya untuk mengejar dan menyerang kelompok house Alknight. Merasa kelompok mereka kalah jumlah, anggota house Alknight memutuskan kabur dan kembali ke basecamp mereka.
Namun, sang pemuda yang masih tak terima, memerintahkan untuk terus melakukan pengejaran. Sampai akhirnya terjadilah kekacauan dan pertempuran kecil di depan gerbang basecamp house Alknight sebelumnya.
Tetua tersebut hanya bisa menuruti keinginan tuan muda nya karena memang tuan mudanya ini sangatlah keras kepala, berharap setelah sedikit puas, tuan mudanya melepas masalah dan kembali ke house. Dia sendiri tak khawatir house Alknight akan bersikap terlalu berlebihan, karena tahu bahwa pemuda yang membuat kekacauan adalah anak semata wayang Lord mereka. Itu terbukti dengan house Alknight hanya mengirim pasukan kecil, sekedar untuk mengusir pengacau.
Namun kini situasi berkembang diluar kendalinya, sang tuan muda malah mulai mengamuk dan kehilangan kesadaran. Dia menjadi bingung harus berbuat seperti apa, karena biasanya bila kondisi ini terjadi, mereka hanya bisa mengandalkan Lord untuk menenangkan anaknya. Dan untuk memanggil Lord pada saat ini, itu adalah hal yang mustahil, jaraknya terlalu jauh.
__ADS_1
"Master Dario, tenangkan tuan mudamu!!!"
Ketika sang tetua masih kebingungan tak tahu harus berbuat apa, suara keras penuh karisma terdengar dari atas gerbang basecamp house Alknight.
"Master Bosweric, maafkan saya, ini diluar kendaliku!" Tetua tersebut segera panik ketika melihat salah satu orang paling penting dari house Alknight menampakkan dirinya.
Pemilik suara berkarisma tersebut tak lain adalah tetua kedua house Alknight, Master Bosweric. Saudara kandung Lord Arduric, pemimpin dari house Alknight.
"Hmmmppp…. Semua anggota house Alknight, segera kembali masuk kedalam basecamp! Pemuda ini terlalu berbahaya!" Bosweric kembali berteriak, memerintahkan semua anggota housenya kembali.
Mendengar perintah tersebut, semua anggota segera menarik diri untuk mundur. Mereka dengan patuh mengikuti perintah.
"Aaaaaarrgggggggg…. Kemana kalian pikir akan pergi? Kapan aku mengijinkan kalian pergi?"
Melihat kelompok Knight dihadapannya mulai mundur meninggalkan pertempuran, sang pemuda justru semakin marah, aura kegelapannya semakin liar keluar dari tubuhnya. Kemudian dia mulai maju mengejar kelompok Knight yang mundur.
"Aaaarggggg….. katakan padaku siapa yang bocah?? Siapa dari kalian tadi yang menyebutku bocahh??"
"Tuan muda, tolong tenangkan dirimu!" Seorang anggota house Wildbear sedikit mendekat, mencoba menenangkan tuan mudanya.
"Bodoohhh, cepat menjauh, itu berbahaya!" Tetua yang melihat hal tersebut segera berteriak memperingatkan.
"BERISIKKKKK!!!!" sang pemuda yang melihat ada orang yang mendekatinya, segera melempar mana kegelapan kearahnya.
"Aaaaaarrrrrrggghhhhhh" Anggota house Wildbear yang mendapat serangan, segera berteriak kesakitan ketika mana kegelapan mulai menyelimuti seluruh tubuhnya.
Setelah berteriak beberapa saat, orang tersebut mulai mengering, kemudian mati tanpa meninggalkan jasad. Kelompok house Alknight yang melihat kejadian tersebut, segera merasa ngeri. Mereka menambah kecepatannya untuk menjauhi sang pemuda.
"Hoaaarrrgggggg….."
Aura kegelapan semakin lama semakin menguat, tubuh pemuda tersebut sekarang sudah sepenuhnya di selubungi oleh kegelapan, matanya mulai menghitam sepenuhnya. Setelah berteriak gila, dia dengan sangat cepat menerjang maju, menyerang kearah anggota house Alknight yang paling dekat dengannya.
__ADS_1
Melihat pemuda tersebut mendekat dengan sangat cepat. Pria malang yang merasa tak akan bisa menghindar hanya pasrah, dia mulai menutup matanya.
Bosweric yang menyadari anggotanya dalam bahaya, segera melompat dari atas gerbang, bergerak sangat cepat menuju anggotanya tersebut.
Boooommmmm……!!!!
Bosweric yang merupakan seorang General tahap bumi, bergerak lebih cepat dari sang pemuda. Dan ketika sampai di depan anggotanya, dia langsung meninju dada pemuda tersebut, membuatnya terpental cukup jauh.
"Tetua kedua! Terima kasih banyak."
"Sudah jangan banyak bicara, cepat pergi dari sini, aku akan menahan pemuda ini!" Kata bosweric.
Meskipun berkata demikian, Bosweric mulai menatap ngeri pemuda di hadapannya. Dia bisa merasakan, bahwa tangan yang ia gunakan untuk memukul pemuda tersebut, kini terus kehilangan vitalitasnya, mulai mengering meskipun tidak terlalu cepat. Bosweric segera mengalirkan mana air penyembuh untuk menghentikan mana kegelapan yang terus menggerogoti energi kehidupan di tangannya.
"Bocah ini benar-benar berbahaya."
Setelah berkata demikian, Bosweric bisa melihat sang pemuda mulai bangkit lagi, dia berteriak lebih keras, terlihat semakin menggila setelah terkena pukulan. Kemudian dengan cepat menerjang kearah Bosweric. Melihat hal itu, Bosweric yang tidak bisa pergi karena harus melindungi anggotanya yang sedang mundur, mulai bersiap menerima serangan.
"Aaaaarrgggggg, siapa yang kau panggil bocahh???" Pemuda tersebut menerjang dengan berteriak keras, auranya semakin mengerikan.
Mata Bosweric segera melebar ketika merasakan aura kegelapan yang di keluarkan oleh pemuda tersebut menjadi lebih liar lagi.
"Ini berbahaya!!"
Namun, ketika Bosweric sudah bersiap menerima serangan....
Boooommmmmmm….!!!!!
Baru setengah jalan pemuda tersebut menerjang kearah Bosweric, pukulan lain melemparnya kembali.
Bosweric yang juga terkejut, segera melihat kearah orang yang melakukan pukulan tersebut. Kini tak jauh di hadapannya, dia bisa melihat punggung seorang pemuda lain, pemuda ini berpakaian serba putih, dengan rambut putih panjang berkibar di terpa angin. bediri tegak diantara Bosweric dan tuan muda dari house Wildbear yang tengah mengamuk. Mata pemuda ini lurus menatap kedepan.
__ADS_1
"BOCAHHH..!! TENANGKAN DIRIMU…!!!"