
"Tuan muda ketiga, itu benar-benar kau?" Mata tetua ini segera berkaca-kaca, mulutnya bergetar ketika melihat Theo.
"Ini benar aku, lama tak bertemu Master Aegric!" Theo memberi hormat tangan kepada tetua di depannya.
Master Aegric adalah salah satu tetua yang sangat di hormati Theo. Dia merupakan satu dari sedikit orang yang tidak merendahkan Theo ketika Element seed nya sedang bermasalah. Master Aegric juga tanpa lelah melakukan penelitian setiap waktu untuk mencari metode yang dapat membantu kondisi Theo.
"Nakk.. syukurlah kau masih hidup, syukurlahh.. syukurlahh.. " Master Aegric tak membalas salam tangan Theo. Melainkan segera melangkah maju dan memeluknya.
Melihat reaksi haru tetua di hadapannya ini, hati Theo langsung terasa hangat. Ternyata selain keluarganya, masih ada orang lain yang begitu mengharapkan kepulangannya.
"Master, bagaimana kondisi ayah?" Ketika master Aegric masih memeluknya, Theo kembali teringat dengan ayahnya.
Mendengar pertanyaan Theo, master Aegric segera kembali tersadar. Dia melepas pelukannya dan kemudian wajahnya menjadi muram dan sedih.
"Ayahmu.." Master Aegric menghentikan kata-katanya sebentar, kemudian melihat Lord Arduric yang sedang terbaring tak sadarkan diri di ranjang, sebelum mulai melanjutkan.
"Racun yang ada di tubuhnya adalah salah satu racun terganas, aku khawatir dia…" Master Aegric tak bisa melanjutkan kata-katanya.
"Master Aegric, tolong katakan sejujurnya, mungkin aku bisa membantu." Kata Theo, memberi dorongan.
__ADS_1
Theo sedikit percaya diri dengan ilmu Alchemy nya, bagaimanapun juga dalam beberapa tahun terakhir, ilmu Alchemy adalah salah satu favoritnya selain penempaan. Belum lagi Alchemy yang dia pelajari berasal dari perpustakaan pribadi milik masternya, ilmu Alchemy yang lebih maju dari masa kini karena berasal dari 10.000 tahun di masa depan. Dan bila memang Theo benar-benar tak mampu mengatasinya, masih ada sang master yang menurutnya, pasti bisa membantu.
Master Aegric sendiri sebenarnya ragu Theo bisa membantu banyak, bahkan dia yang seorang Master divisi Alchemy house, tak mampu berbuat banyak. Namun, ketika melihat tatapan penuh percaya diri Theo, entah kenapa ada dorongan dalam diri nya untuk memberi penjelasan. Bagaimana pun Lord Arduric adalah ayah Theo, sebagai anak dia memiliki hak untuk mengetahui kondisi ayahnya.
"Racun yang di terima ayahmu dikenal dengan nama racun hijau tua. Racun ini berasal dari getah spirit beast berjenis tanaman yang langka, bunga Udumbara."
"Sampai hari ini, belum ada metode untuk menangkal racun jenis ini, dan gejala nya seperti kau lihat, kulit ayahmu akan mulai menghijau, dan dalam waktu dua hari ketika racun ini menyampai jantung…." Master Aegric kembali tak bisa melanjutkan kata-katanya. Ekspresinya terlihat sangat buruk. Menyesal karena tidak bisa berbuat lebih.
Namun, ketika melihat kearah Theo, tak seperti harapannya, ekspresi Theo malah terlihat lega. Hal ini membuat master Aegric sedikit menatapnya dengan aneh. Namun sebelum master Aegric bertanya lebih lanjut. Theo mulai berbicara.
"Hahh, untunglah ini hanya racun hijau tua, seandainya mereka menggunakan serbuk bunga Udumbara untuk membuat racun Ungu pekat, itu akan lebih merepotkan lagi." Kata Theo, ekpsresinya menjadi lega.
"Nak.. apa maksudmu?" Master Aegric masih belum mengerti kata-kata Theo.
"Tuan muda?"
"Sudah, susah menjelaskannya sekarang, lebih baik tolong siapkan bahan-bahan yang sudah kutulis ini." Kata Theo menyerahkan kertas yang ada di tangannya kepada master Aegric.
Setelah menyerahkan kertas, Theo mengambil beberapa jarum pengobatan diatas meja yang sepertinya milik master Aegric, kemudian berjalan kesamping ayahnya.
__ADS_1
Ketika sudah ada disisi ayahnya, dia mulai mengedarkan mana air untuk memberi ayahnya sedikit energi kehidupan. Kemudian mulai menusukkan jarum-jarum pada setiap ujung jari ayahnya. Di setiap jarum yang dia tusukkan, Theo diam-diam mengalirinya dengan Mana cahaya, unsur cahaya kemudian mulai masuk kedalam tubuh ayahnya, menarik darah kotor penuh racun kearah jarum. Setelah merasa cukup menarik darah kotor. Theo mencabut setiap jarum, darah kotor racun segera mengalir keluar dari ujung-ujung jari ayahnya.
Theo mengulangi proses ini beberapa kali, sampai akhirnya rona wajah dan warna kulit ayahnya terlihat sedikit membaik. Sementara Theo sendiri kini mulai peluh dengan keringat, mengambil racun menggunakan mana cahaya membutuhkan konsentrasi yang tinggi.
Master Aegric yang dari tadi belum pergi, dan memperhatikan setiap yang di lakukan Theo, hanya bisa membuka mulutnya lebar. Selama berpuluh tahun terjun di dunia Alchemy, dia tak pernah melihat metode yang sedang di gunakan Theo untuk mengeluarkan racun. Karena memang metode ini selain bukan berasal dari North Region, juga belum di temukan pada masa ini. Theo menggunakan metode yang berasal dari tempat Tiankong berasal, dan baru akan di temukan beberapa ratus tahun kedepan. Selain itu, orang lain tak akan bisa menggunakan metode ini bila tak mempunyai unsur cahaya. Kecuali orang tersebut merupakan master yang berlatih khusus pada unsur air penyembuh.
Unsur Air dan unsur cahaya memang di kenal sebagai unsur penting dalam ilmu pengobatan, karena kedua unsur ini mengandung energi kehidupan yang sangat kuat. Oleh karena itu, kebanyakan ahli pengobatan tersohor selalu memiliki unsur mana diantara dua jenis elemen ini. Namun, kelas unsur air masih jauh di bawah unsur cahaya. Unsur cahaya memiliki energi kehidupan yang jauh lebih kuat.
"Master Aegric, aku mungkin bisa membuat kondisi ayah sedikit lebih baik. Tapi aku masih perlu meracik obat untuk benar-benar menetralkan racun yang ada di dalam tubuhnya. Jadi, aku harus merepotkanmu untuk segera menyiapkan bahan-bahan yang kutulis dalam kertas itu." Kata Theo ketika melihat master Aegric belum juga pergi untuk menyiapkan bahan.
"Ahhh.. maafkan pria tua ini, aku terlalu terkejut. Sekian lama tak bertemu, selain menjadi lebih dewasa, tuan muda sekarang memiliki keahlian Alchemy yang luar biasa."
"Pria tua ini benar-benar bersyukur bakat luar biasa seperti tuan muda, lahir dalam keluarga kita."
"Baik, aku tak akan menunda, segera kusiapkan semua bahan-bahannya." Master Aegric segera meninggalkan ruangan setelah berkata demikian.
Sementara Theo melanjutkan untuk mengeluarkan racun di tubuh ayahnya.
Tak butuh waktu lama bagi Master Aegric untuk menyiapkan bahan-bahan, karena memang semua tanaman obat yang di tulis Theo adalah tanaman obat umum, sehingga dapat di temukan dengan muda di aula pengobatan.
__ADS_1
Bahan-bahan penting lain yang susah di temukan, diganti Theo dengan sumber daya yang ia miliki dalam gelang ruang-waktu. Dia menggunakan sumber daya yang ia kumpulkan sepanjang perjalanan di jurang misterius. Theo berani melakukan percampuran bahan karena di pandu langsung oleh masternya. Tiankong adalah Master agung Alchemy dari masa depan, tentu tak sulit baginya mengatur semua itu.
Malam itu juga, Theo menghabiskan semalam penuh untuk meracik obat di dalam ruangan khusus yang telah di siapkan untuknya.