
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
(Ruang Perawatan)
"Hahhh….!!! Ini sedikit menyusahkan dengan bertambahnya orang yang harus kurawat!" Ucap Theo. Memandang kearah empat sosok yang saat ini terbaring diatas meja perawatan.
Empat orang ini tak lain adalah Zota, Sirei, Thomas, dan Darsa. Zota dan Sirei sudah ada dilokasi sejak awal, masih tak sadarkan diri setelah mendapatkan perawatan dari Theo. Sementara Thomas dan Darsa, terluka agak serius imbas dari pertarungan yang baru saja mereka lakukan.
"Hmmmmm…. Keluhan yang sungguh konyol! Bukankah dua orang pasien tambahan ini kau sendiri yang menjadi penyebabnya!" Dengus Tuan Leluhur.
"Kau bisa saja menghentikan pria Gendut ini dari awal! Membuat kondisinya stabil dalam tempo waktu singkat!"
"Namun justru menyuruh keturunan terakhir Suku Thousand Beast ini bertarung dengannya!" Lanjut Tuan Leluhur, menyampaikan keluhan dengan sedikit ekspresi wajah kesal kepada Theo.
"Hahhahah….! Aku tak akan menyangkalnya! Tapi bukankah sudah kukatakan, yang tadi itu diperlukan untuk memberi dorongan kepada anggota kelompok lain!" Tanggap Theo.
"Bagaimanapun juga, setelah ini lawan-lawan yang harus kita hadapi bukan lagi kelompok sederhana seperti halnya para Bandit penguasa wilayah gurun lain!"
"Meskipun telah mengalahkan satu dari tiga kelompok Bandit besar, masih ada dua lainnya! Dengan total empat Emperor dari dua kelompok Bandit penguasa Gurun Purba ini!"
__ADS_1
"Belum lagi masih ada Barbarian Tribe! Satu dari 10 Biggest Knight Group! Aku perlu berdiskusi lebih lanjut dengan Gerel untuk mengetahui jumlah pasti Emperor yang di miliki oleh mereka!" Lanjut Theo.
"Kesimpulannya, setiap orang harus memiliki dorongan untuk bertambah kuat secepat mungkin mulai dari sekarang! Sebelum aku memutuskan untuk kelompok Bandit Serigala kembali bergerak!" Tutup Theo.
"Hmmmmm… Cukup masuk akal juga! Sejauh ini, selain jumlah anggota, dimana menjadi keunggulan utama dari kelompok yang sedang kau pimpin, kelemahan terbesar ada pada tingkat kultivasi!" Tanggap Tuan Leluhur.
"Jika memasukkan aku dalam hitungan, Kelompok Bandit Serigala hanya memiliki total lima orang yang bisa dianggap setara dengan seorang Emperor! Aku, Kau, makhluk yang kau sebut Goblin, dan dua orang pasien terbarumu ini!"
"Itupun jika yang di hadapi adalah Emperor tahap awal! Untuk Barbarian Tribe, yang bahkan memiliki anggota berkelas Emperor tahap surga seperti wanita yang ada disana, tak diragukan lagi, mereka bisa menyapu kelompok Bandit Serigala kapan saja dalam pertempuran terbuka!"
"Terlebih lagi, bisa kulihat, tak banyak orang-orangmu yang memiliki potensi cukup baik! Sebagian besar hanya bakat biasa-biasa saja! Sebagian yang lain merupakan Knight lanjut usia yang telah melewati masa terbaiknya untuk dapat berkembang lebih jauh!"
"Satu kondisi yang sebenarnya bisa di bilang cukup buruk bagi kelompok yang menargetkan untuk menjadi penguasa tunggal wilayah Gurun East Region!" Tutup Tuan Leluhur.
Mendengar pendapat Tuan Leluhur, Theo hanya membalasnya dengan satu senyum sederhana. Disisi lain, melihat senyum Theo, Tuan Leluhur segera memasang satu ekspresi wajah tertarik. Entah kenapa merasa bahwa Theo telah mendapat satu jalan keluar yang bisa ia pakai untuk menutupi kekurangan dari kelompoknya tersebut.
"Jadi, apa yang kau rencanakan?" Tanya Tuan Leluhur pada akhirnya, setelah menunggu beberapa saat Theo tampak tak akan memberinya penjelasan.
"Hanya saja, pada beberapa bagian penutup, aku sedikit tak sepakat dengan kesimpulan yang kau ambil!" Lanjut Theo. Masih mempertahankan senyum tipis sederhana di wajahnya.
"Yang pertama, pada batasan perkembangan kultivasi!"
"Jika kau masih berpegangan pada prinsip dimana bakat dan usia menjadi dua hal yang menentukan suatu perkembangan seorang Knight, maka selamanya kau akan terjebak dalam belenggu batasan-batasan realm kelas rendah yang sedang kita tempati ini!"
"Yah, meskipun bisa di bilang pemikiranmu itu sebenarnya cukup normal! Karena bagaimanapun juga, kita sekarang hidup di jaman dimana disebut oleh Masterku sebagai jaman primitif!"
"Pada jaman ini, ilmu pengetahuan tentang Element Seed, masihlah sangat terbatas!"
Kalimat pembuka diskusi yang mana disampaikan Theo dengan diksi yang begitu menggoda, segera membuat Tuan Leluhur menajamkan telinganya. Tak ingin melewatkan satu penjelasan apapun yang hendak di sampaikan oleh Theo.
__ADS_1
Ia sekarang jatuh pada satu perasaan nostalgia yang telah begitu lama tak ia rasakan. Seolah kembali ke masa mudanya. Menjadi Junior yang sedang mendengarkan ceramah seorang Master.
"Teori yang disampaikan turun-temurun dan menjadi patokan sampai hari ini, dimana menyebut bahwa perkembangan kecepatan kultivasi seorang Knight sangat di pengaruhi oleh bakat bawaan, dan akan dibatasi oleh umur, merupakan satu teori yang benar-benar salah total!" Lanjut Theo.
"Menjadi satu penyebab bagi setiap orang Knight dari jaman kuno sampai dengan hari ini, terus terjebak di realm kelas rendah! Karena tak bisa menemukan jalan untuk menerobos di alam yang lebih tinggi dari seorang Emperor!"
"Yang perlu kau tahu, di dunia ini, tak ada yang disebut dengan bakat bawaan! Kecepatan Kultivasi seorang Knight, cuma di pengaruhi oleh satu hal! Yakni bagaimana mereka melakukan perawatan pada ranah jiwa dan Element Seednya! Metode dan Manual teknik apa yang mereka praktekkan!"
"Cukup sampai disitu, dengan metode dan manual teknik yang tepat, kecepatan perkembangan seorang Knight tak akan memiliki batas! Bahkan jika tubuh mereka menua sekalipun!"
"Kepercayaan yang menyebut bahwa bakat telah di tentukan sedari lahir, dimana tak bisa di ubah, serta perkembangan kultivasi akan terhambat ketika tubuh seorang Knight sudah semakin tua, secara tak sadar menyebabkan satu beban mental yang justru menciptakan iblis hati! Iblis yang tak kasat mata! Terus menggerogoti ranah jiwa! Membuat nyata apa yang setiap orang pikirkan!"
"Iblis hati? Apa itu?" Gumam Tuan Leluhur. Benar-benar tak mengerti. Karena ini merupakan pertama kali ia mendengar tentang makhluk yang di sebut oleh Theo.
"Iblis hati berasal dari dunia roh! Makhluk yang seperti kukatakan barusan, akan terus menggerogoti ranah jiwa seseorang! Membuat orang tersebut menjadi semakin lemah kekuatan jiwanya!"
"Jadi, selama seorang Knight memiliki iblis hati, ia tak akan pernah bisa mencapai kelas yang lebih tinggi dari Emperor!"
"Melenyapkan iblis hati adalah rintangan terakhir untuk mencapai kelas yang lebih tinggi dari Emperor! Dimana akan membuat kita mampu menapaki jalan dan mendaki ke realm yang lebih besar!"
"Melihat dunia baru yang tak terbatas!" Tutup Theo.
Tepat ketika Theo telah menutup seluruh penjelasannya, Tuan Leluhur segera jatuh pada pemikiran mendalam. Mencoba mencerna semua hal baru yang tadi ia dengar.
"Boss! Jadi bagaimana kita bisa melenyapkan iblis hati ini?" Tanya Razak tiba-tiba.
Bocah ini yang juga berada dalam ruang perawatan, dari tadi cuma diam ikut mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Tak berani sedikitpun menyela. Baru ketika Theo tampak telah selesai dengan semua penjelasannya, ia akhirnya melontarkan pertanyaan.
"Hmmmm… Untuk semua orang yang telah terlanjur memiliki Ibis hati dalam jiwanya, kalian tak punya pilihan lain! Mau tak mau harus menghadapinya di moment terakhir ketika hendak melakukan terobosan ke kelas yang lebih tinggi dari Emperor!"
__ADS_1
"Tak ada cara selain itu! Iblis hati ini tak bisa di lenyapkan sebelum sampai kultivasi puncak Emperor! Mau tak mau kalian harus membiarkan itu tetap ada, bertambah kuat seiring dengan meningkatnya kultivasi!"
"Dan ketika saatnya telah tiba untuk berhadapan dengan makhluk ini, yang pertama perlu dilakukan, adalah mencari keberadaannya! Menyelam dan menjelajah kedalam dunia jiwa! Sampai disini, aku tak bisa memberi petunjuk lebih jauh! Setiap orang harus menemukannya sendiri! Karena kondisi dan kedalaman dunia jiwa tiap-tiap orang, akan sangat berbeda!" Tutup Theo.