Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
341 - Bentrokan Dahsyat


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.



Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.


Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v



_____________________________________________


"Siapa diriku?" Gumam pria tua. Sebelum menatap Theo dengan tatapan tajam.


"Pertanyaan yang tepat adalah siapa dirimu? Kualifikasi apa yang kau punya hingga itu harus aku yang memperkenalkan diri terlebih dahulu!" Tambah pria tua, kini aura menekan kembali keluar dengan liar dari dalam tubuhnya.


"Aku adalah pemimpin kelompok Bandit Serigala!" Jawab Theo singkat. Meskipun berada dibawah tekanan berat, ia tampak masih bisa bertahan dengan cukup leluasa.


"Grrrrrr……!"


Disisi lain, Raja Naga Hitam yang juga merasakan tekanan berat menerpa tubuhnya. Kini tampak mulai gusar. Ia mulai mengerang dengan ekspresi wajah marah, tampak sangat menyeramkan. Memamerkan gigi-gigi metaliknya yang tajam.


"Hmmmm… Istana Emas yang ada diatas sepertinya milikmu, ditambah dengan makhluk aneh menyeramkan yang saat ini sedang kau tunggangi, harus kuakui, kau memiliki beberapa koleksi yang sangat menarik!" Jawab Pria tua.


"Usia yang begitu muda, mampu membangun kelompok yang cukup besar, di tambah dengan tingkat kultivasi yang diatas rata-rata pemuda seusiamu!"


"Sepertinya, reputasi yang selama ini menyebar di North Region, bukanlah isapan jempol belaka! Kau memang pemuda yang cukup menjanjikan!"


"Tapi, kau masih cukup kurang ajar dengan berani tak juga menyebut nama di hadapanku!" Lanjutnya. Bersamaan dengan kalimat terakhir yang ia ucapkan tersebut. Aliran Mana Es intens menyeruak keluar dari dalam tubuh pria tua.


Theo yang merasakan hal tersebut, kini segera mengerutkan kening. Mulai memasang sikap waspada.


*Woooshhhh…!!!!


Namun, hanya dalam sekali kedipan mata, Theo yang masih memandang pria tua dengan tatapan waspada, seketika dibuat terkejut saat pria tua tersebut tiba-tiba melakukan gerakan menerjang kearahnya.


*Boooommmm….!!!


Suara dentuman keras terdengar menggema di seluruh areal perkemahan begitu terjangan yang dilakukan oleh pria tua, ditutup dengan satu pukulan tinju yang mendarat dengan telak pada dada Raja Naga Hitam.

__ADS_1


Serangan tersebut, membuat Raja Naga Hitam beserta Theo yang masih berada diatas punggungnya, terpental keras. Menjauh keluar dari wilayah perkemahan Bandit Serigala.


*Wossshhh….!!!


Merasa belum cukup, pria tua kembali melakukan terjangan. Maju dengan gerakan sangat cepat mengejar Theo.


"Sialan! Dia benar-benar tak bisa diajak berkompromi!" Gumam Theo. Saat melihat tindakan dan ekspresi wajah pria tua. Tak lama kemudian, tatto segel pada punggung tangan kanannya mulai menyala terang.


*Booommmm….!!!


Bersamaan dengan nyala terang tatto di punggung tangan kanan Theo, pria tua akhirnya berhasil mengejar tubuh terpental Raja Naga Hitam. Tanpa basa-basi kembali mendaratkan satu pukulan berhawa dingin intens.


Namun, tak seperti kejadian sebelumnya, pukulan dari pria tua kali ini tak membuat tubuh Raja Naga Hitam kembali terpental. Melainkan justru mulai melambat. Sampai akhirnya terhenti dari posisi terdorongnya.


Kini, di lokasi yang telah cukup jauh dari area perkemahan Bandit Serigala, pria tua dan Theo yang masih berdiri diatas punggung Raja Naga Hitam, saling tatap dengan tatapan tajam.


"Hmmmm….!!! Aura pelindung yang tercipta dari aliran Mana Besi kuno!" Gumam pria tua, saat melihat di hadapannya, seluruh tubuh Raja Naga Hitam kini terbungkus oleh sebuah aura aneh.


"Tuuuu….!!!!"


Kalimat yang diucapkan oleh sang pria tua, disambut dengan gumamam polos Joy Kecil yang saat ini sudah duduk manis di lokasi favoritnya, pundak kanan Theo.


"Senior, aku tak tahu siapa dirimu, dan juga tak tahu kapan aku pernah menyinggungmu! Bila kau benar-benar ingin bertarung, aku tahu diriku yang sekarang tak akan punya kesempatan!"


"Tapi, bisa kupastikan, dalam pertarungan yang kau inginkan, aku akan menyeretmu dalam situasi keras yang benar-benar akan kau sesali!"


"Dan, meskipun aku tak punya kesempatan sama sekali dalam pertarungan tersebut, aku masih cukup yakin dengan kemampuan yang kumiliki jika itu hanya sebatas kabur darimu!"


"Dimasa depan, ketika saatnya tiba, akan kupastikan hutang kali ini terbayar lunas puluhan, bahkan ratusan kali lipat!" Gumam Theo. Dengan tatapan tanpa rasa takut penuh ketajaman. Kini mulai mengaktifkan teknik Berserk buatannya.


Percikan-percikan dari berbagai atribut Mana, mulai menjalar keluar dari dalam tubuhnya. Aliran listrik merah juga mulai merembes dari kedua perangkat kelas Illahi yang sedang ia kenakan. Menjalar menyelimuti seluruh tubuh Raja Naga Hitam.


"Groooooaaaahhh….!!!"


Bersamaan dengan aksi Theo, Raja Naga Hitam yang telah sepenuhnya di selimuti aliran listrik merah, berteriak liar dengan sangat keras. Sambil merentangkan kedua sayap berdurinya, sosok Raja Naga Hitam tampak begitu menyeramkan dan ganas.


"Tuuuu….!!!"


Sementara Joy kecil, terlihat tak mau ketinggalan dengan menyebarkan aliran Mana Besi kesegala arah. Memperkuat aura pelindung miliknya yang menyelimuti sekitar tubuh Raja Naga Hitam.

__ADS_1


"Jika memang pertarungan yang kau inginkan! Maka majulah! Aku siap!" Gumam Theo. Dengan mata bercahaya, menggenggam erat Tongkat Logam Baal yang saat ini sudah bergetar hebat.


"Theodoric Alknight! Pemuda yang mengguncang seluruh North Region! Menyebabkan gelombang besar yang mengacaukan keseimbangan! Merusak tatanan yang telah bertahan ratusan tahun!" Gumam pria tua. Kini mulai berubah kedalam mode Soul Knightnya.


Aliran Mana Es intens berbentuk Elang dengan sayap lebar serta cakar, namun memiliki kaki singa berekor panjang, kini terbentuk menyelimuti tubuh sang pria tua.


"Ice Griffin yang langka!" Gumam Theo, saat melihat wujud Soul Knight sang pria tua.


"Pengetahuanmu cukup luas! Tapi itu tak cukup untuk membuatmu bisa lolos dari kematian!" Ucap pria tua.


"Kau bilang akan menyeretku dalam pertarungan keras? Kau bilang akan bisa kabur dariku? Benar-benar sombong! Kita lihat, apakah ucapan congkakmu itu benar-benar akan bisa kau wujudkan!" Tambah pria tua. Seraya mulai mengangkat kedua tangan diatas kepala. Membuat kedua tangannya tersebut dalam posisi menggenggam satu sama lain.


"Badai Peperangan Abadi!" Gumam pria tua, bersamaan dengan gumamanya, aliran Mana Es bertekanan tinggi mulai terhimpun pada genggaman tangannya.


Melihat hal tersebut, Theo tentu saja tak tinggal diam. Ia dengan sigap menarik kembali Tongat Logam Baal, ganti memanggil Enam Pisau Lempar Mammon.


Tanpa basa-basi, ia melempar keenam pisau Mammon keatas langit. Dengan cepat melakukan segel tangan, berniat menyambut serangan dahsyat yang akan segera menerpanya, dengan melancarkan serangan juga. Terlihat tak memiliki pemikiran sama sekali untuk menahan serangan tersebut.


"Teknik Pertama Dosa Keserakahan!" Gumam Theo.


Didukung oleh teknik Berserk buatan yang saat ini sedang ia aktifkan. Keenam pisau lempar Mammon yang terbang diatas langit bergetar hebat ketika aliran dahsyat enam atribut Mana liar terfokus pada masing-masing pisau tersebut.


Melihat aksi tanggapan Theo, pria tua kini mulai memasang senyum kecil misterius, entah kenapa ia dari tadi tak segera melancarkan serangan meskipun tekniknya tampak telah siap, justru seperti sedang menunggu Theo menyelesaikan persiapan tekniknya.


"Sikap menginginkan segala bentuk tubuh!" Seru Theo, akhirnya benar-benar melancarkan serangan terkuat yang saat ini ia punya.


Baru setelah Theo mengeksekusi tekniknya, senyum di wajah sang pria tua menghilang. Diganti dengan ekspresi wajah antusias.


"Ragnarok!" Seru pria tua lantang. Menghentakkan kedua kepalan tangannya yang saling menggenggam kearah depan.


*Boooommmm…..!!!!


Dengan ini, benturan dahsyat antara kedua teknik tak terhindarkan. Aliran liar enam atribut Mana milik Theo, bentrok dengan kengerian badai Es yang membekukan segalanya milik pria tua misterius.


---


Note :


Untuk pembaca dengan user Denist Riot, tolong follow back saya, agar bisa saling chat. Terimakasih atas dukungan berupa poin dan koinnya ^^

__ADS_1


__ADS_2