Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
177 - Memulai Pesta


__ADS_3

"Lord Bernard! Terima kasih telah berkenan membantu!" Kata Lord Arduric, sambil memberi salam tangan, saat melihat Lord Bernard yang didampingi Arthur serta Master Dario, datang dengan membawa sekumpulan pasukan ke Basecamp House Alknight.


"Hahhaha… Lord Arduric! Tidak perlu sungkan! House Wildbear tentu akan memegang janji yang telah di sepakati!"


"Sudah menjadi prinsip yang di pegang teguh oleh House Wildbear secara turun-temurun, untuk tak pernah berjalan memunggungi kawan-kawannya!" Jawab Lord Bernard, sambil memberi salam tangan balik kepala Lord Arduric.


"Sungguh prinsip yang sangat berkelas! Kalau begitu! Bisa kukatakan bahwa itu adalah sebuah keberuntungan besar bagi House Alknight, memiliki kawan seperti kalian!" Jawab Lord Arduric, dengan intonasi nada penuh ketulusan dalam kalimatnya.


"Hahahhaa… sudah kubilang, tak perlu sungkan!" Jawab Lord Bernard, tak ketinggalan juga dengan tawa khasnya yang eksentrik.


"Ngomong-ngomong, dimana putramu Theo?" Tanya Lord Bernard, sambil memandang menyapu sekitar, mencari keberadaan Theo.


"Yahh… dimana Boss?" Tanya Arthur juga, ikut mencari sosok Bosnya.


"Ohh… Theo, satu minggu yang lalu, ia pergi memasuki pedalaman Hutan Pinus Beku untuk melakukan penempaan tertutup!" Jawab Lord Arduric.


"Hah? Boss belum juga menyelesaikan penempaan tertutupnya? Jadi, dia sekarang tak tahu apa yang terjadi disini?" Tanya Arthur.


"Yahh… aku sendiri juga mulai khawatir! Yang paling kusesalkan adalah, aku tak menanyakan tentang detail lokasi mana tepatnya ia pergi didalam Hutan tersebut!" Kata Lord Arduric.


"Apakah kau tak punya perkiraan sedikitpun tentang lokasi yang akan didatangi anak ini?" Tanya Lord Bernard.


"Hmm… ada satu tempat! Dan aku sudah menyuruh adikku Bosweric untuk pergi memeriksanya!" Jawab Lord Arduric.


"Baiklah kalau begitu! Karena kalian sudah bergerak untuk mencarinya, maka tak perlu lagi membahasnya untuk saat ini!"


"Lebih baik sekarang kita membahas tentang kondisi yang sedang kalian hadapi!" Kata Lord Bernard.


***


(Wilayah Basecamp House Alknight, bagian barat)


"Master Dario? Apa maksudnya ini?"

__ADS_1


"Hmmm….? Kenapa juga aku harus menjawab pertanyaanmu? Yang jelas, bila kalian! kelompok House Ironhead, ingin memasuki wilayah ini! Maka kalian harus menghadapi kami dulu!" Kata Master Dario.


Saat ini, Master Dario terlihat tegak berdiri memimpin kelompok Knight dari House Wildbear, menghadang pergerakan dari sekelompok besar Knight dari House Ironhead.


"Ahhh… aku mengerti sekarang! Jadi House Wildbear, saat ini sedang membangun aliansi dengan House Alknight?"


"Sungguh keputusan yang sangat tidak bijaksana! Kurasa kalian telah berpihak ke sisi yang benar-benar salah! Hahahha…!" Kata seorang tetua yang tampaknya adalah pemimpin dari pasukan House Ironhead.


"Master Dario, tak bisakah kita serang saja mereka langsung? Aku benar-benar tak terbiasa mendengarkan situasi penuh basa-basi seperti ini!" Dengus Arthur, yang dari tadi diam mengamati disamping Dario.


"Tuan muda! Mohon tenangkan diri dulu! Tugas kita adalah mempertahankan garis pertahanan bagian barat!"


"Jadi, menurutku, akan lebih bijak bila kita mengamati situasi dahulu! Selama mereka tidak memulai langkah pertama, jangan terburu bergerak!" Jawab Master Dario, mencoba menenangkan Arthur.


"Haahhh… itu terlalu membosankan!" Kata Arthur, kemudian mulai membocorkan aura kegelapan miliknya.


"Tuan muda! Kumohon tenang dulu! Kita harus membaca situasi! Jangan bertindak gegabah!" Kata Master Dario, kini dengan raut wajah cemas ketika melihat aura yang mulai keluar dari tubuh Arthur.


Bagaimanapun juga, Master Dario adalah tetua House Wildbear yang paling di percaya oleh Lord Bernard. Oleh karena itu, dia sangat sering mendapat tugas untuk mengawal Arthur. Begitu seringnya ia menjadi pengawal Arthur, Lord Bernard mulai menganggap pemuda ini sebagai anaknya sendiri, sehingga ia bisa membaca dengan sangat baik watak dan kebiasaan tuan mudanya tersebut.


"Itu… "


Master Dario hendak menjelaskan tentang kemungkinan adanya situasi tak terduga yang bisa saja terjadi, seperti bagaimana bila kelompok ini hanyalah pancingan, atau bagaimana bila ada kelompok lain yang saat ini tengah bersiap disuatu tempat, mengamati untuk membuat serangan menyergap ketika kedua kelompok tengah bertempur. Namun, belum sempat ia menyampaikan itu semua, Arthur bergerak maju menerjang kedepan.


Melihat itu, Master Dario segera berteriak panik.


"Tuan muda!"


"Sialan! Kalian semua, bergerak sekarang juga! Ikuti tuan muda! Jangan biarkan sesuatu buruk apapun terjadi pada nya!" Teriak Master Dario, memerintahkan seluruh bawahannya untuk mengejar dan mengawal Arthur.


Dengan perintah Master Dario tersebut, otomatis pihak house Wildbear, secara tak langsung menjadi pihak pertama yang mengambil inisiatif memulai pertempuran.


"Hahhahah… akan kumulai pestanya! Ini akan menyenangkan!" Teriak Arthur, sambil terus maju menerjang kedepan, ia juga tak menahan aura kegelapannya sama sekali. Melepas semuanya dengan bebas.

__ADS_1


Tindakan Arthur yang kemudian memicu pergerakan dari seluruh anggota Housenya itu, membuat kelompok besar House Ironhead menjadi sangat terkejut, mereka sama sekali tak menduga, House Wildbear yang harusnya mengambil sikap bertahan untuk menjaga garis pertahanan, kini malah justru mengambil inisiatif menyerang lebih dahulu.


"Cihh… sungguh konyol! Tuan muda bodoh yang hanya akan membawa petaka pada seluruh Housenya!" Gumam tetua dari House Ironhead. Kemudian memberi tanda pada seluruh pasukannya untuk ikut maju menerjang kedepan. Menyambut gelombang serangan dari House Wildbear.


"Habisi bocah itu terlebih dahulu! Ini adalah perang! Jangan pikirkan lagi sopan santun antar House! Itu adalah salah mereka sendiri malah menempatkan tuan muda Housenya, yang belum terlalu matang di garis depan medan pertempuran!" Teriak sang tetua House Ironhead lagi.


Mendengar itu, senyum Arthur yang dari awal sudah mulai mengembang, kini menjadi semakin lebar lagi. dia memandang gerombolan Knight yang saat ini sedang menerjang kearahnya, dengan tatapan penuh nafsu bertarung.


"Sialan! Master Dario! Tuan muda bergerak terlalu cepat!" Teriak salah satu anggota House Wildbear, ketika merasa tak akan mampu mengejar tuan mudanya.


"Ini gawat! Apa yang sebenarnya di rencanakan tuan muda! Meskipun berjiwa panas, ia tak pernah melakukan hal sebodoh ini sebelumnya!" Kata Master Dario, memandang dengan tatapan penuh kekhawatiran saat melihat Arthur mulai memasuki gerombolan musuh seorang diri.


"Bocah ini gila! Ahhahaha… habisi dia sekarang juga!" Teriak tetua House Ironhead, saat melihat Arthur justru seperti sedang melemparkan dirinya sendiri kedalam kelompoknya.


Mendengar perintah tersebut, seluruh anggota House Ironhead berjumlah puluhan yang berposisi paling dekat dengan Arthur, segera menarik senjata masing-masing, kemudian secara serempak menyerang bocah ini.


"Hehehe… Hell Fire!"


"Skull Hydra! Muncullah!"


Namun, sesaat sebelum semua serangan mengenainya, Arthur yang sejak pertama kali maju menerjang kedepan sudah mempersiapkan Hell Fire, segera memanggil keluar Skull Hydra miliknya.


"Grrroaaaahhhhh…..!!!!"


Skull Hydra berteriak liar, sambil menyemburkan Hell Fire kesegala arah begitu sosoknya muncul dari dalam kobaran api. Hal ini membuat puluhan Knight dari House Ironhead yang maju menyerang, terpental sangat jauh, entah itu terkena gelombang dari kemunculannya, atau karena dampak dari semburan Hell Fire.


----


Note : Teman-teman, mohon bantuannya biar popularitas cepat naik menjadi 1 M dengan cara menyempatkan menekan tombol like dan memberi komentar di setiap chapternya.


Terserah deh mau komen seperti apa, misal kalian ketik satu huruf "A" saja, itu juga sudah termasuk komentar kok wkwkwkk.


Dan seperti biasa, ketika saya meminta bantuan sesuatu, pasti ada imbal baliknya, entah itu nanti crazy up, atau saya buka lagi satu Spin off sebagai chapter khusus ^^

__ADS_1


Itu saja, TERIMA KASIH.


__ADS_2