
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
(Ice Lotus City, Markas Dark Guild, Nameless Market)
*Woooshhhh….!!!
*Baaammm….!!!
*Bammmmm….!!!
*Baaammmmmm….!!!
Beberapa ledakan keras yang diiringi dengan menyebar luasnya aliran Mana Kegelapan intens, membuat satu ruang yang tampak gelap dan pengap, menjadi bergetar hebat.
Di dalam ruangan seram tersebut, tampak seorang pemuda berwajah pucat saat ini sedang duduk bersila diatas sebuah singgasana. Riak-riak kegelapan dengan liar bergejolak di wilayah sekitar pemuda tersebut.
Sementara diatas kepalanya, melayang sebuah benda berbentuk bola yang juga terus mengeluarkan aliran Mana Kegelapan liar. Bola ini beberapa kali akan bergetar hebat saat aliran Mana yang keluar dari tubuh sang pemuda, berjalan menerobos kearah atas dan bertemu dengan aliran Mana Kegelapan dari bola tersebut.
Dan setiap kali dua aliran Mana Kegelapan ini bertemu satu sama lain, hal tersebut tak hanya menyebabkan bola bergetar hebat, melainkan juga menyebabkan banyak darah segar menyembur keluar dari mulut sang pemuda.
Wajah sang pemuda yang dari awal sudah tampak pucat, berubah semakin pucat saat ia terus menyemburkan banyak darah dari mulutnya. Diiringi dengan satu ekspresi wajah meringis kesakitan.
Namun, meskipun sang pemuda tampak benar-benar tersiksa dengan rasa sakit yang terus mendera tubuhnya, ia terlihat sama sekali tak memiliki niat untuk menghentikan prosesi yang sedang dilakukannya. Masih terus tanpa henti mengalirkan Mana Kegelapan yang ada di tubuhnya, untuk menyentuh Mana Kegelapan yang keluar dari bola misterius.
*Baaaammmmm….!!!
Ledakanan atribut Mana Kegelapan intens kembali menyebar luas saat sekali lagi sang pemuda melakukan apapun itu usahanya.
"Uhuuukkkk….!!!" Untuk kesekian kalinya, pemuda tersebut memuntahkan banyak darah segar.
Meskipun begitu, raut wajahnya yang pucat pasih, menunjukkan bahwa ia masih menyimpan tekad penuh.
__ADS_1
"Aaaarrgghhhhh….!!!!"
Sang pemuda mengerang kesakitan untuk beberapa saat, sebelum mulai berteriak liar dengan teriakan membahana penuh tekad.
"Sekali lagi!"
*Woooshhhh….!!!!
***
(Di luar ruangan)
"Madam Rielsa! Apakah kita akan terus mengamati? Ini sudah lebih dari satu minggu!" Ucap salah satu tetua Dark Guild. Kepada seorang wanita tua di sebelahnya.
Seperti kata sang tetua, wanita tua tersebut tak lain adalah Rielsa, tetua agung Dark Guild dimana merupakan tetua yang memiliki kedudukan paling tinggi. Paling senior dan paling berpengaruh diantara semua tetua Dark Guild yang ada.
Saat ini, bersama Madam Rielsa, puluhan tetua Dark Guild sedang menatap cemas kearah satu pintu. Dari arah pintu itu sendiri, terus keluar aliran Mana Kegelapan yang begitu intens.
"Hmmmm… Kita tunggu sedikit lebih lama lagi!" Ucap Madam Rielsa.
"Bagaimanapun juga, Lord Santiago sudah menghabiskan hampir satu tahun penuh untuk melakukan prosesi ini! Jadi, karena proses yang sekarang terjadi tampak telah berada di puncaknya, kita jelas tak boleh melakukan interupsi!" Tambah Madam Rielsa.
"Percaya saja pada Lord kalian!" Tutup Madam Rielsa. Sambil terus menatap kearah pintu tak jauh di hadapannya.
"Metode ini benar-benar beresiko! Walau hasilnya memang akan sepadan!" Gumam salah satu tetua.
"Itu benar! Proses kontrak ulang Hell Orb, memiliki presentasi keberhasilan tak sampai 2%! Bahkan dalam sejarah Dark Guild, hanya pernah berhasil dilakukan oleh satu orang saja! Dan itu merupakan Leluhur pertama! Orang yang telah mendirikan Dark Guild!" Sahut tetua lainnya.
Obrolan yang dengan segera membuat Madam Rielsa yang dari tadi masih mengamati pintu, menoleh cepat kearah kedua tetua yang baru saja berbicara.
"Jika masih terus mengucapkan omong kosong tak penting, dimana hanya membuat suasana menjadi lebih berat, maka sebaiknya kalian berdua enyah dari sini! Jika tidak, saat ini juga kepala kalian itu akan segera lepas dari lehernya!" Dengus Madam Rielsa, hawa membunuh intens, kini menyebar luas dari dalam tubuhnya. Menekan setiap tetua yang saat ini sedang berada di lokasi.
Mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Madam Rielsa, dua orang tetua yang tadi sempat mengobrol, dengan tanpa mengatakan apapun segera pergi meninggalkan tempat. Ekspresi wajah keduanya tampak benar-benar ketakutan.
*Baaammmm….!!!
Tepat bersamaan dengan perginya dua tetua, satu suara ledekan keras yang berasal dari balik pintu, menggema dan mengejutkan semua orang. Ledakanan tersebut juga menyebabkan pintu bergetar hebat, sebelum akhirnya pecah menjadi puluhan keping kecil.
*Woooshhhh….!!!
Begitu pintu telah hancur, aliran Mana Kegelapan intens, kini menyeruak keluar dari arah bagian dalam.
__ADS_1
"Berbahaya! Menyingkir!" Teriak salah satu tetua, sebelum melakukan lompatan besar mundur kebelakang. Satu tindakan yang segera diikuti oleh seluruh tetua lain yang hadir. Hanya satu orang kini yang tampak bertahan di tempat, dan justru mulai mengambil sikap berlutut. Dia adalah Madam Rielsa.
Dibawah tekanan berat aliran Mana Kegelapan yang menerobos keluar dari balik pintu, Madam Rielsa berusaha untuk sedikit mengangkat kepala. Dan ketika ia akhirnya bisa mengangkat kepala….
*Tap…!
Sesosok yang tengah diselimuti aliran Mana Kegelapan pekat, dimana tampak seperti Aliran Mana tersebut sedang memeluk tubuhnya, tiba-tiba melangkah keluar dari dalam pintu.
"Rielsa memberi salam kepada Lord!" Ucap Rielsa, saat sosok tersebut telah benar-benar keluar dari dalam pintu.
*Dugg…!!!
*Dugg….!!!
*Dugg….!!!
Bersamaan dengan kata-kata salam yang diucapkan oleh Rielsa, puluhan suara lutut jatuh mulai terdengar. Seluruh tetua yang tadi sempat melakukan lompatan mundur kebelakang, segera berlutut begitu melihat sosok Santiago.
"Salam pada Lord!"
"Salam pada Lord!"
"Salam pada Lord!"
Puluhan seruan salam, kini menggema di sekitar lokasi saat seluruh tetua Dark Guild yang telah mengambil sikap berlutut, memberi salam pada Lordnya.
"Hmmmm….!"
Puluhan salam, dijawab oleh Santiago dengan satu anggukan singkat. Kini setiap orang baru menyadari, wajah dan tubuh dari Lord mereka, penuh dengan lumuran darah.
"Tuanku! Apakah anda berhasil?" Tanya Madam Rielsa. Memecah keheningan yang tiba-tiba terjadi saat setiap orang hanya menatap ngeri kearah Santiago yang kini tampak sangat menyeramkan penuh lumuran darah.
"Yah…!! Aku berhasil mengganti iblis kontrakku! Meskipun memang harga mahal harus dibayar untuk melepas kontrak iblis pertama!" Jawab Santiago.
"Ohh… Iblis apa yang berhasil anda Kontrak saat ini?" Tanya Rielsa lagi, dengan ekspresi wajah antusias.
"Iblis kelima Hell Orb! Beleth!" Jawab Santiago singkat, sebelum aliran Mana Kegelapan liar yang menyelimuti seluruh tubuhnya, kini mulai perlahan menghilang.
Dan ketika aliran Mana Kegelapan telah benar-benar menghilang, tubuh Santiago mulai kehilangan keseimbangan. Ia mengerang kesakitan sembari menekan area dadanya untuk beberapa saat, sebelum akhirnya mulai jatuh tak sadarkan diri.
Menyadari hal tersebut, Madam Rielsa yang masih berlutut tak jauh di hadapan Santiago, dengan sigap bergerak cepat menopang tubuhnya. Tak membiarkan tubuh Lordnya tersebut untuk sampai menyentuh tanah.
__ADS_1
"Kau benar-benar membuatku bangga!" Gumam Madam Rielsa. Seraya mengeluarkan satu Pill obat dari dalam Spacial Ringnya. Memasukkan kedalam mulut Santiago, sebelum mulai melakukan langkah perawatan pertama.