
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
(Aula Transportasi. Wilayah pusat Frozen Stone City, Ibukota Blackwood Empire.)
*Wooshhh…!!!
*Woooshhhh…!!!
*Woooshhhh….!!!
Tiga orang tiba-tiba melompat keluar dari dalam Portal ruang. Membuat para penjaga aula transportasi menjadi terkejut bukan main. Karena selama ini, tak pernah ada yang melakukan gerakan melompat keluar dari dalam portal ruang seperti yang dilakukan tiga orang tersebut.
"Siapa kalian?" Teriak salah satu penjaga.
Teriakan yang segera disambut oleh salah satu sosok yang melompat keluar dengan ia mulai melangkah dan mengeluarkan token identitas.
"Hella Asgard! Nona muda ketiga House of Asgard! Salah satu 10 Biggest Knight Group!" Ucap sang penjaga, dengan ekspresi wajah agak terkejut. Begitu melihat token identitas yang di tunjukkan oleh wanita di hadapannya.
Tiga orang yang baru saja melompat keluar, memang tak lain adalah Theo bersama dengan Hella dan Gerel.
"Aku punya urusan penting dan cukup tergesa-gesa! Jadi kuharap masalah administrasi bisa diselesaikan dengan cepat!" Ucap Hella dengan nada dingin.
Mendengar apa yang di katakan gadis itu, sang penjaga segera cepat tanggap, memerintahkan beberapa anggota yang lain memeriksa identitas dua orang yang bersamanya. Melakukan proses administrasi ditempat.
Dan begitu memeriksa dua orang yang lain, para penjaga kembali dibuat terkejut, karena ternyata keduanya juga memiliki identitas tak sembarang.
Satu orang merupakan nona muda pertama Barbarian Tribe, satu dari 10 Biggest Knight Group. Sedangkan yang lainnya adalah tuan muda ketiga dari House of Alknight. House yang saat ini posisinya sedang berkembang pesat.
"Theodoric Alknight! Namamu cukup tenar beberapa waktu belakangan! Kejadian besar di wilayah Hutan Pinus Beku, benar-benar telah melambungkan namamu, meskipun juga menyebabkan rentetan peristiwa besar lain!" Ucap penjaga yang memeriksa Theo.
__ADS_1
"Cukup basa-basinya! Aku tak punya banyak waktu! Bila semua urusan telah selesai, biarkan kami lewat!" Kata Theo, dengan intonasi nada yang sangat dingin dan mencekam. Dibumbui dengan ia mulai sedikit membocorkan auranya.
'Pemuda yang berbahaya!' Gumam penjaga pemeriksaan, secara tak sadar mengambil satu langkah mundur kebelakang.
Kata-kata tajam dan aura yang di keluarkan Theo, membuat setiap orang di aula transportasi segera terdiam. Pandangan mereka semua sekarang tertuju kearahnya.
"Aura yang mendominasi!"
"Bagaimana bisa seorang General mempunyai aura sedalam ini?"
"Generasi muda memang selalu penuh kejutan!"
"Jadi itu dia Theodoric Alknight, tuan muda ketiga dari House of Alknight yang namanya banyak diperbincangkan akhir-akhir ini!"
Berbagai komentar mulai terdengar di dalam aula transportasi. Kehadiran Theo entah kenapa justru menarik lebih banyak perhatian. Padahal dua orang yang bersamanya secara umum memiliki identitas lebih darinya.
"Jika tak ada lagi yang perlu di periksa, maka kami akan pergi!" Ucap Hella, memecah situasi canggung cenderung tegang yang sedang terjadi.
"Silahkan!" Ucap salah satu penjaga berperawakan tua yang dari tadi hanya memperhatikan. Pria tua ini tampaknya adalah pemimpin dari aula transportasi.
Mendengar kata-kata pria tua yang mempersilahkan kelompoknya, tanpa menunda Theo melangkah keluar dari dalam aula.
Selesai mendengar penjelasan Theo, baik itu Hella ataupun Gerel, segera memasang ekspresi wajah rumit. Keduanya benar-benar tak menduga bahwa pertempuran besar yang di maksud Theo sebelumnya adalah pertempuran yang melibatkan berbagai kelompok besar. Ditambah lagi pertempuran ini bertujuan untuk memperebutkan satu posisi dari 10 Biggest Knight Group.
Namun, karena sudah berjanji akan mengikuti semua intruksi Theo. Keduanya mau tak mau kini harus ikut terlibat dalam masalah pelik tersebut.
***
(Nameless Market cabang Frozen Stone City)
"Selamat datang! Apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya seorang pelayan wanita berpakaian ketat serba hitam, dimana membuat lekuk tubuhnya yang begitu indah, bisa dilihat oleh setiap orang, wanita tersebut sedang berdiri di balik meja bar. Menyambut dengan ekspresi wajah ramah pada kelompok Theo yang kini berdiri dihadapannya.
"Aku ingin bertemu dengan pemimpin Dark Guild cabang kota ini!" Jawab Theo tanpa basa-basi. Seraya menaruh Koin Hitam yang merupakan tanda identitas Godfather miliknya diatas meja bar.
Melihat Koin Hitam berukir angka satu tersebut, gadis penjaga segera menundukkan wajah.
"Nama saya Belladona Dark! Pemimpin Dark Guild cabang Frozen Stone City!" Ucap sang wanita, memperkenalkan diri.
"Apakah sang Godfather memiliki intruksi khusus?" Tanya Belladona. Dengan nada hormat.
__ADS_1
Mendengar Belladona menyebut kata Godfather, Bar Nameless Market yang sebelumnya riuh dengan berbagai suara obrolan, kini seketika menjadi hening. Setiap orang menatap kearah Theo dengan sedikit menundukkan kepala.
Kejadian tersebut, membuat Gerel yang berada di samping Theo, menjadi termenung. Benar-benar tak menduga bahwa ternyata Theo memiliki status yang cukup tinggi di dalam Dark Guild. Satu organisasi Knight yang kekuatannya dianggap sejajar dengan 10 Biggest Knight Group.
Gerel kini mulai menatap Theo dengan pandangan yang sama sekali baru. Tak berani lagi meremehkannya. Karena selain memiliki aura yang begitu dalam dan tak normal, juga dengan berbagai hal aneh dan tersembunyi yang terus ia keluarkan di balik lengan bajunya, Theo nyatanya kini kembali mengejutkannya dengan status yang ia miliki di dalam Dark Guild.
Seolah kurang, Gerel juga teringat bahwa di Kota Zordan, Theo tampak memiliki hubungan khusus dengan Gaia Son Paviliun. Organisasi lain yang berkedudukan sama dengan Dark Guild.
Disisi lain, Hella yang sebelumnya bertarung melawan Theo di pertarungan Death Arena, tampak tak terlalu terkejut, karena kejadian yang ada di hadapannya saat ini, hampir mirip dengan situasi yang ia lihat ketika Theo mengeluarkan Koin Hitamnya diatas Arena.
"Intruksi khusus yang ingin kubuat mungkin akan sedikit membuat situasi kalian menjadi sulit! Jadi kusarankan untuk meminta ijin terlebih dahulu pada Brother Santiago!" Ucap Theo.
"Silahkan!" Jawab Belladona, dengan ekspresi wajah mengerti. Mempersilahkan Theo menyampaikan intruksinya.
Tanpa menunda, Theo mulai mengatakan semua yang ia inginkan. Permintaan Theo, nyatanya memang tampak menyulitkan pihak Dark Guild. Hal ini dapat dilihat dari perubahan ekspresi yang di tunjukkan oleh Belladona.
"Seperti kataku tadi, minta ijin dulu pada Brother Santiago!" Ucap Theo begitu melihat perubahan ekspresi wajah Belladona.
"Aku akan menunggu hasilnya 3 hari dari sekarang di tempat yang telah kusebutkan tadi!" Ucap Theo.
"Baik!" Jawab Belladona singkat, kemudian memberi tanda pada salah satu anggotanya.
Memerintahkan anggota tersebut untuk bergegas menuju markas besar Dark Guild di Ice Lotus City. Menyampaikan permintaan Theo langsung pada Santiago, Lord dari Dark Guild.
"Ahh… Ya, ada satu intruksi terakhir, tolong antarkan surat ini kepada ayahku! Antar secepat yang kalian bisa!" Ucap Theo. Seraya memberikan sebuah surat kepada Belladona.
***
(Diluar Nameless Market)
"Maafkan aku, karena situasi genting, dimana setiap detik waktu adalah berharga, jadi tak akan ada istirahat!"
"Kita akan langsung menuju kewilayah House Braveheart sekarang juga!" Ucap Theo.
Kata-kata Theo, disambut anggukan singkat oleh Hella dan Gerel, meskipun keduanya tak mengerti hubungan apa yang dimiliki Theo dengan House Braveheart, dimana mampu menyebabkan ia tampak begitu khawatir dengan situasi mereka, keduanya paham bila memang ingin membantu House tersebut, maka mereka harus segera bergegas.
Dengan anggukan singkat Hella dan Gerel, ketiganya kini mulai bergerak cepat. Theo dan Gerel menggunakan teknik gerakan terbaik mereka. Sementara Hella memanggil White Fang. Menunggangi Sabertooth Salju tersebut untuk mengimbangi kecepatan kedua rekannya.
Perjalanan menuju ke pertempuran besarpun dimulai.
__ADS_1