Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
270 - Koin Emas


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.



Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.


Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v



_____________________________________________


(Perkemahan Bandit Serigala)


Setelah berjalan tiga bulan pasca debut Bandit Serigala, kelompok mereka saat ini telah berkembang cukup pesat. Memiliki lebih dari 100 anggota, dengan tiga anggota kuat yang merupakan mantan pemimpin kelompok Bandit lain, tiga orang ini adalah Knight dengan kelas General tahap surga. Tinggal selangkah lagi memasuki kelas King.


Ketiga orang ini di rekrut Theo dengan beberapa cara berbeda, satu orang dengan sedikit negosiasi pembagian harta, seorang lainnya karena yang bersangkutan merasa terkesan dengan pembawaan Theo dalam memimpin kelompoknya, sementara saru orang terakhir di tipu Theo sehingga ia secara tak sadar menyerahkan diri sendiri dalam segel kontrak Tuan-hamba.


"Boss…! Hasil panen kita setiap harinya semakin lama semakin bertambah saja!" Ucap Thomas, seraya menghitung hasil rampokan Bandit Serigala pada hari itu.


"Itu benar! Tapi mulai sekarang kita harus lebih hati-hati lagi dalam melakukan pembagian harta kepada anggota!" Sahut Oscana.


Bersama dengan Syakira, Oscana adalah anggota Bandit Serigala yang berhasil belajar banyak mengenai pembukuan dari Thomas. Sebuah pencapaian yang cukup bagus untuk mantan Bandit Gurun tulen yang telah melalang buana hidup menjadi seorang Bandit semenjak ia masih kanak-kanak. Tak mengenal yang namanya pendidikan formal apapun.


Namun kini, setelah menghabiskan banyak waktu membantu Thomas melakukan aktivitas menghitung harta tiap malam, bakat terpendam Oscana dalam hal pembukuan dan hitung-menghitung dapat dikembangkan dengan baik. Pria ini ternyata adalah orang yang cukup cerdas dan cepat belajar.


Sedangkan Syakira, sebagai seorang wanita yang tentu lebih teliti dan telaten, ditambah dengan fakta bahwa dia adalah anak dari pasangan saudagar. Tentunya sejak kecil ia sudah sering mendapat pendidikan formal tentang hitung-menghitung dan pembukuan dari kedua orang tuanya. Hal ini membuat Thomas tanpa ragu menunjuk Syakira untuk menjadi asistennya. Bersama dengan Oscana.

__ADS_1


Trio Thomas, Oscana, dan Syakira, ditunjuk langsung oleh Theo, dan secara resmi menjabat sebagai divisi pembukuan dari kelompok Bandit Serigala. Sebuah divisi yang sebenarnya cukup aneh ada di dalam kelompok Bandit.


Namun karena semakin bertambahnya anggota Bandit Serigala, dimana membuat Theo akhirnya memutuskan untuk menerapkan sistem level anggota, yang dibagi menjadi tiga jenis level, yakni Perunggu, Perak, dan Emas.


Ditambah dengan beberapa wakil ketua Bandit yang memimpin divisi berbeda bentukan Theo dalam kelompok Banditnya, yang mana tentu para wakil pemimpin ini tak masuk kedalam level anggota biasa, karena mereka memiliki kedudukan lebih tinggi, Theo akhirnya memutuskan membentuk divisi pembukuan dengan Thomas sebagai ketua divisi tersebut.


Berguna untuk mengatur pengeluaran dalam pembagian harta rampokan pada seluruh anggota sesuai dengan level dan kedudukannya masing-masing.


"Thomas, setelah di kurangi dengan pembagian harian jatah untuk setiap anggota kelompok, berapa total kas harta Bandit Serigala sampai hari ini?" Tanya Theo.


"Hmmm… Setelah ditambah hasil rampokan hari ini, itu adalah 697 juta koin emas, dan 3 juta mutiara Perunggu Boss!" Jawab Thomas. Sambil membuka buku catatannya.


"697 juta koin emas ya! Karena 100 juta koin emas sama dengan 1 juta Mutiara Mana Perunggu, berarti total kas kita sekitar 10 juta Mutiara Mana Perunggu!" Gumam Theo. Yang segera disambut anggukan oleh Thomas.


"Tapi itu dengan catatan ada orang atau kelompok yang terlalu bodoh untuk mau menukar koin emas dengan Mutiara Mana Perunggu!" Tanggap Thomas.


Hal ini disebabkan karena penggunaan Mutiara Mana Perunggu sebagai alat tukar adalah tak terbatas, bisa di pakai untuk transaksi apapun, sementara koin emas, hanya akan bisa digunakan untuk transaksi umum kehidupan pokok manusia biasa yang bukan seorang Knight.


"Masalah tempat menukar, itu tak masalah! Ada satu tempat yang bisa kita kunjungi untuk mencobanya!"


"Kedepan aku akan memutar harta kita yang berupa koin emas, dengan benda-benda lain yang lebih berguna untuk keperluan kultivasi seperti bahan obat dan juga item senjata atau armor!"


"Aku ingin Bandit Serigala berkembang bukan hanya sebagai Bandit Gurun yang bergerak acak tanpa tujuan! Melainkan kelompok yang berisi Knight-knight kuat guna mencapai tujuan awal dari pendirian kelompok kita! Yakni sebagai kelompok Bandit tunggal yang menguasai seluruh Gurun East Region!" Kata Theo, dengan sorot mata penuh ketajaman.


Kata-kata Theo yang tentu saja di dengar oleh anggota lain termasuk beberapa wakil pemimpin Bandit yang dari tadi beristirahat di lingkaran api unggun yang sama dengan Theo, segera membuat setiap dari mereka mendongak untuk memandang kearah Theo, merasa berdebar hatinya dengan ambisi besar Bossnya ini.


"Boss! Kalau yang kau katakan tentang mampu menemukan tempat untuk bisa menukar koin emas dengan sumberdaya yang lebih berharga adalah benar, maka aku tak keberatan memberi seluruh jatah serta simpanan koin emasku untuk kau ambil!" Ucap salah satu wakil pemimpin Bandit Serigala yang merupakan Knight dengan kelas General Surga.

__ADS_1


"Hmmmm… Aku setuju dengan baj1ngan tua ini! Bila kau bisa menukar harta kami dengan sesuatu yang lebih berguna untuk jalan kultivasi, maka aku juga akan menyerahkan semua simpanan hartaku untukmu!" Sahut wakil pemimpin Bandit Serigala berkelas General Surga yang lain.


"Aku akan melakukan hal yang sama! Di usiaku yang sudah menjelang senja ini, aku sudah terlalu lama terjebak di kelas General! Menembus kelas King adalah cita-cita yang telah lama kuimpikan!" Gumam wakil pemimpin Bandit Serigala berkelas General Surga terakhir. Sepakat dengan pendapat dua kawan sejawatnya.


Mendengar kata-kata ketiga orang di hadapannya, Theo tak memberi jawaban apapun, hanya anggukan singkat pertanda ia mampu merealisasikan apa yang tadi sempat ia ucapkan.


Melihat anggukan Theo, ketiga wakil pemimpin Bandit tanpa keraguan segera mengeluarkan semua koin emas simpanan mereka dari dalam Spacial Ring masing-masing.


"Boss! Ambil punyaku juga!"


"Punyaku juga Boss!"


"Boss meskipun tak banyak, kau juga bisa memakai simpanan koin emasku!"


Tanpa di duga, inisiatif dari ketika wakil pemimpin Bandit ini, segera diikuti seluruh anggota Bandit Serigala yang lain, mereka mengeluarkan semua simpanan koin emas mereka untuk di berikan pada Theo.


"Hmmmmm… Dari dulu aku tak pernah meragukan dan selalu percaya diri dengan kemampuanku dalam menilai seseorang! Dan sikap kalian saat ini, sudah membuktikan kebenarannya!" Kata Theo, sambil memandang dengan tatapan penuh ketajaman pada seluruh anggota yang ada di hadapannya.


Tatapan yang membuat setiap orang merasakan dorongan untuk percaya dan tunduk pada Theo, sang Boss besar kelompok Bandit Serigala.


"Boss! Kau tadi bilang tau satu tempat untuk menukar koin-koin emas ini, dimanakah itu?" Tanya Thomas.


Mendengar pertanyaan Thomas, Theo segera mengeluarkan sebuah token dari dalam Gelang ruang-waktu. Sebuah token yang langsung disambut dengan tatapan tercengang oleh Thomas begitu ia melihatnya.


"Cukup antarkan saja aku ke kota terdekat yang memiliki cabang Gaia Treasure!" Kata Theo.


"Token itu, bukankah…! Boss, kau memang sesuatu! Tak pernah kehabisan stok bahan untuk membuatku terkejut!" Ujar Thomas.

__ADS_1


__ADS_2