Istri Figuran

Istri Figuran
Dia suamiku


__ADS_3

Hanum mengalihkan pandangannya dari Dio kepada Arthur. Merasa sedang ditatap oleh Hanum membuat Arthur kembali menjelaskan alasan mereka ada di sini saat ini.


"Mamah, Divan mau bermain dengan Arthur dulu apa boleh?" Pinta Divan tanpa menyadari situasi menegangkan di antara mereka saat ini.


"Emh, boleh saja. Bermainlah tapi jangan jauh-jauh dari sini." Pesan Hanum.


Divan mengiyakannya lalu mengajak Arthur bermain bersamanya. Seorang pria muda yang ternyata sudah berada di dekat mereka pun ditugaskan Marvel untuk menjaga anak-anak mereka.


"Hanum, apa kau merasa tidak senang karena kami ada di sini?" Tanya Marvel setelah kepergian Divan dan Arthur.


Hanum menggelengkan kepalanya. "Bukan begitu. Aku hanya terkejut saja karena kalian menyusul ke sini." Jawab Hanum.


"Jangan terlalu percaya diri. Kami datang bukan untuk menyusulmu melainkan menuruti keinginan Arthur yang ingin bermain di sini." Jawab Dio.


Marvel melipat bibirnya ke dalam merasa ingin tertawa mendengarkan jawaban Dio yang tidak sesuai dengan faktanya. Marvel pun memilih diam saja seolah membenarkan apa yang Dio katakan. Hanum yang masih merasa tak percaya atas apa yang dilihatnya saat ini pun memilih ikut diam seperti Marvel.

__ADS_1


"Maaf, sepertinya aku harus pergi dulu. Tolong jaga Divan selama aku tidak ada." Pinta Hanum. Ada satu hal yang harus ia lakukan saat ini. Apa lagi jika bukan menyusul ketiga rekan kerjanya dan menjelaskan apa yang terjadi di antara dirinya dan Dio.


Marvel menganggukkan kepalanya. Sedangkan Dio hanya menatap datar pada Hanum. Hanum pun berusaha tak memperdulikan Dio dengan pergi begitu saja ke arah pondoknya berada.


"Sopan sekali dia. Dia pikir dia siapa meninggalkan kita begitu saja." Ucap Dio merasa kesal.


"Dia istrimu." Jawab Marvel sambil menarik sebelah sudut bibirnya ke samping. Sepertinya Marvel ingin mengingatkan kembali pada Dio jika tadi Dio menyatakan pada ketiga rekan kerja Hanum jika Hanum adalah istrinya. Dan secara tidak langsung Dio membuka rahasia status di antara mereka sedangkan selama ini Dio lah yang meminta Hanum untuk menutupi status mereka.


Dio yang sudah menyadari kesalahannya pun tertegun di tempatnya. Marvel memilih meninggalkan Dio yang sedang tertegun dengan pergi menyusul anak-anak mereka.


"Sialan! Kenapa kau bodoh sekali!" Umpat Dio pada dirinya sendiri. Menyadari jika dirinya ditinggal oleh Marvel begitu saja membuat Dio bertambah kesal dan segera menyusul sahabatnya itu.


Sementara Hanum yang sudah berada di dalam pondok kini tengah tertundu sambil mere-mas kesepuluh jemarinya karena saat ini ia merasa tengah disidang oleh ketiga rekan kerjanya yang sedang duduk berhadapan dengannya.


"Jadi Tuan Dio adalah suamimu?" Tanya Sally memecahkan keheningan di antara mereka.

__ADS_1


Hanum mengangkat kepalanya yang tertunduk. "Ya. Dia adalah suamiku. Kami baru menikah tiga bulan yang lalu." Jawab Hanum.


"Apa? Tiga bulan yang lalu?" Sally kembali terkejut mendengarnya.


Hanum pun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Tapi Tuan Dio bukanlah ayah dari anakmu bukan?" Tanya Alfin yang merasa patah hati saat ini.


Hanum menggelengkan kepalanya. "Dia hanyalah ayah sambung untuk anakku." Jawab Hanum.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2