Istri Figuran

Istri Figuran
Semakin bingung


__ADS_3

"Tante Hanum!" Zeline pun melepas pegangan tangan Marvel dan Dio lalu berlari ke arah Hanum berada.


Melihat kedatangan Zeline ke meja mereka tentu saja membuat ketiga rekan kerja Hanum merasa bingung.


"Hai Tante Hanum. Napa di sini?" Tanya Zeline setelah berada di depan meja Hanum dan ketiga rekan kerjanya.


"Tante bekerja di sini, Zel." Jawab Hanum sedikit gugup melihat tatapan ketiga rekan kerjanya saat ini.


"Bekerja di sini?" Zeline nampak bingung hingga mengkerutkan keningnya. "Ini kan perusahaan Papah Zel." Jawabnya kemudian.


Hanum mengangguk-anggukkan kepalanya. "Tante bekerja di perusahaan Papa Zel." Ucapnya.


"Emh... kenapa Papah tidak bilang jika Tante bekerja di sini?" Zeline masih saja bertanya karena merasa penasaran dengan kehadiran sosok Hanum saat ini.


"Karena..." perkataan Hanum terputus karena Dio dan Marvel tiba-tiba sudah berdiri di belakang tubuh Zeline.


"Zeline." Ucap Marvel pada Zeline yang tengah membelakanginya.


Zeline pun sontak membalikkan tubuhnya. "Oom, Tante kerja di sini itu. Papah tidak bilang pada Zel." Adu Zeline pada Marvel.

__ADS_1


Marvel hanya diam menatap Hanum yang tengah menatap kepadanya. Marvel pun menyempatkan tersenyum sejenak pada ketiga rekan kerja Hanum yang sedang menatap kepadanya. "Zeline, bukankah Zeline mau makan es krim? Sekarang ayo kita pesan es krimnya sebelum Papa datang mencari Zeline." Ajak Marvel. Ia tahu saat ini harus bersikap seperti apa agar menutupi hubungan di antara Dio dan Hanum.


"Tapi..." Zeline hendak menolak tapi genggaman tangan Dio di tangannya membuatnya mengangguk mengiyakan perkataan Marvel.


Akhirnya Marvel dan Dio pun berpamitan pergi dari depan meja Hanum dan ketiga rekan kerjanya meninggalkan kebingungan di wajah ketiga rekan kerja Hanum.


"Hanum, bisakah kau menjelaskan sesuatu pada kami?" Tanya Sally setelah cukup lama terdiam.


"Kita bisa menghabiskan makanan ini dulu, bukan?" Tanya Hanum.


Sally menghela nafasnya dan mengangguk mengiyakan perkataan Hanum. Di dalam pemikirannya saat ini sudah menebak-nebak ada hubungan apa Hanum dan keluarga Alexander saat ini.


"Om Dio kenapa terlihat aneh?" Tanya Zeline yang sejak tadi memperhatikan wajah Dio yang tidak bersahabat.


Dio hanya diam seolah tak mendengar pertanyaan dari Zeline karena kini matanya fokus menatap Hanum dan ketiga rekan kerjanya terlebih pada Alfin yang tengah duduk di sebelah Hanum.


"Dio." Marvel pun akhirnya menegur Dio.


"Ya, ada apa?" Tanya Dio setelah mengalihkan pandangannya dari Alfin.

__ADS_1


"Zeline bertanya kepadamu." Ketus Marvel.


Dio pun sontak menatap pada Zeline yang tengah menatapnya dengan mata bekedip-kedip. "Ada apa Princess?" Tanya Dio.


"Tidak ada. Zel sudah tidak mau bertanya." Jawab Zeline dengan datar.


"Hei, jangan seperti itu." Dio mengusap rambut Zeline dan sikapnya itu tak lepas dari pandangan Hanum yang kini tengah menatap kepadanya.


"Om Dio kenapa terus menatap pada Tante tanpa mau menyapa Tante?" Tanya Zeline pada akhirnya.


Dio terdiam sambil berdehem. "Karena Om sedang tidak mood ingin bersuara." Jawab Dio.


Zeline memutar kedua bola matanya. "Ini Om sedang bersuara. Seharusnya Om menyapa Tante tadi bukan hanya Zel saja." Ucap Zeline lalu mengerucutkan bibirnya.


^^^


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2