Istri Figuran

Istri Figuran
Apa kau bahagia?


__ADS_3

"Agh kau ini buat aku jadi iri saja." Ucap Sally sambil tersenyum malu-malu.


"Kenapa wajahmu seperti itu?" Hanum merasa lucu melihat ekspresi Sally saat ini.


"Tidak apa-apa." Jawab Sally dengan masih tersenyum. "Oh ya, Hanum. Apa kau tahu jika kau adalah wanita yang beruntung?" Tanya Sally pelan agar orang-orang disekitar mereka tidak dapat mendengarkannya.


"Beruntung bagaimana?" Tanya Hanum bingung.


"Ya. Kau sangat beruntung memiliki anak yang tampan dan baik dan juga memiliki suami yang tampan, baik, kaya dan pastinya penyayang pada anak kecil." Jawab Sally.


"Aku tidak seberuntung itu." Hanum mematahkan pendapat Sally. Bagaimana tidak, harta yang paling berharga untuknya yaitu kasih sayang dari keluarga tidak ia dapatkan lagi saat ini. Dan... Hanum tidak lupa jika Dio belum mencintainya dan masih terikat dengan kekasihnya.


"Menurutku kau sudah sangat beruntung. Ya, walau aku tahu mungkin masih banyak kekurangan yang kau rasakan saat ini, tapi keberuntunganmu dapat dirasakan oleh orang yang melihatmu." Ucap Sally.


Hanum tersenyum saja menanggapi perkataan Sally karena menurutnya Sally tidak akan mengerti apa yang ia rasakan saat ini dan ia juga tidak berniat untuk memberitahukannya pada Sally.


Ting


Pintu lift terbuka. Hanum dan Sally segera masuk ke dalam lift diikuti oleh seorang pria yang baru saja masuk ke dalam lobby perusahaan.

__ADS_1


"Tuan, apa kau tidak apa-apa?" Tanya Sally melihat seseorang yang tak lain adalah Richard mengatur nafasnya yang naik turun akibat berjalan sedikit cepat mengejar lift yang baru terbuka tadi.


"Aku tidak apa-apa." Jawab Richard seraya tersenyum.


Tentu saja melihat senyuman di wajah Richard membuat Sally tersipu karena senyuman Richard sangat terlihat manis di matanya.


Hanum yang melihat ekspresi Sally saat ini hanya menggelengkan seraya tersenyum.


Beberapa saat berlalu, pintu lift pun terbuka di lantai ruangan divisi mereka berada. Hanum, Sally dan Richard segera keluar dari dalam lift dah berjalan beriringan menuju ruangan mereka berada.


"Hanum, apa pagi ini kau bahagia?" Tanya Richard sambil melangkah beriringan dengan Hanum dan Sally.


"Jawab saja. Apa kau bahagia pagi ini?" Tanya Richard.


Hanum terdiam dan mengalihkan pandangan pada Sally. Entah kenapa kedua rekan kerjanya itu menanyakan hal yang sama padanya pagi ini.


Sally pun tersenyum melihat tatapan Hanum untuknya.


"Hm?" Richard menuntut jawaban dari Hanum.

__ADS_1


Hanum pun akhirnya menganggukkan kepalanya. "Ya. Saya bahagia, Tuan." Jawab Hanum apa adanya. Jawaban yang sama yang ia berikan pada Sally tadi.


Richard tersenyum mendengarnya. Ternyata Hanum bahagia diantarkan pergi bekerja oleh suaminya dan hal itu akan menjadi informasi terbaik untuk Bu Shanty dan Digo nanti.


"Aneh, kenapa kau dan Tuan Richard menanyakan hal yang sama kepadaku?" Tanya Hanum saat ia dan Sally sudah masuk ke dalam ruangan kerja mereka.


"Mungkin saja karena Tuan Richard juga melihatmu diantarkan oleh suamimu tadi." Jawab Sally seadanya.


"Benarkah?" Hanum merasa tak begitu percaya mendengarnya.


"Mungkin saja. Kalau tidak mana mungkin Tuan Richard bertanya seperti itu kepadamu. Mungkin dia tahu jika kau diantarkan oleh someone special." Goda Sally.


"Agh, kau ini..." Hanum menggelengkan kepalanya mengusir praduga yang ada di kepalanya saat ini. "Tidak mungkin dia tahu aku diantarkan oleh suamiku." Lanjut Hanum kemudian dengan pelan.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2