Istri Figuran

Istri Figuran
Ini tidak mungkin


__ADS_3

"Apa? Hanum adalah istri Tuan Dio?" Cita yang merasa begitu terkejut pun melontarkan pertanyaan sambil menatap pada Dio.


"Apa telingamu tidak bisa berfungsi dengan baik sehingga tidak dapat mendengarkan dengan jelas perkataanku?" Sindir Dio.


"Ja-jadi..." Cita tergagap. Ia menatap pada Hanum yang sedang menatap kepadanya lalu menatap pada Dio. Sesaat kemudian ia pun menggelengkan kepalanya masih merasa tidak percaya atas apa yang baru saja didengarnya.


Richard yang mendengar sepupunya begitu tegas mengungkapkan jati diri Hanum sebenarnya pun menyunggingkan senyumannya. Ia merasa puas karena pada akhirnya Dio mau mengakui hubungan di antara mereka di depan orang lain.


"Ini tidak mungkin..." lirih Cita masih tidak menerima kenyataan jika Hanum dan Dio adalah sepasang suami istri.


"Kenapa? Kau terlihat sangat terkejut dengan status Hanum saat ini." Ucap Sally dengan wajah sinis.


Cita tak menanggapinya. Ia kembali menatap Hanum dan Dio secara bergantian lalu membalikkan tubuhnya dan keluar dari dalam ruangan divisi Humas tim A.


"Apa kau tidak ingin ikut pergi mengikuti teman baikmu itu?" Sindir Sally pada Nimas yang masih berdiri di dalam ruangan mereka.


"Hanum, kau benar istri Tuan Dio?" Bukannya menjawab pertanyaan Sally, Nimas justru bertanya pada Hanum.


"Ya, dia adalah istriku. Apa kau tidak cukup puas mendengarkan jawaban dariku tadi sehingga kembali bertanya pada istriku?" Tekan Dio.

__ADS_1


"Bu-bukan begitu." Nimas yang merasa takut dengan tatapan tak bersahabat dari mata Dio pun memilih pergi meninggalkan ruangan Tim A.


Prok


Prok


Prok


Richard bertepuk tangan setelah kedua orang wanita itu pergi dari dalam ruangan kerja Hanum dan Sally.


"Ada apa?" Dio menatap sepupunya itu sinis.


"Memangnya kenapa? Apa kau tidak suka karena kini orang lain sudah tahu siapa Hanum sebenarnya?" Tanya Dio. Memasang wajah tidak suka pada sepupunya yang ia ketahui memiliki rasa pada istrinya.


"Kau salah. Tentu saja aku suka. Apa kau tahu jika beberapa bulan ini hal itulah yang aku inginkan?" Tanya Richard.


Dio mengkerutkan keningnya bingung. "Maksudmu?" Tanya Dio namun Richard tidak menjawabnya justru pergi begitu saja meninggalkan ruangan tim A kembali ke dalam ruangan kerjanya.


"Dia itu benar-benar!" Dio mengepalkan kedua tangannya merasa kesal ditinggal begitu saja oleh sepupunya itu.

__ADS_1


"Dio, sebaiknya kau segera pergi ke ruangan Tuan Daniel karena sebentar lagi jam kerja kami akan dimulai." Usir Hanum. Ia tidak ingin semakin lama suaminya berada di dalam ruangan kerjanya maka semakin banyak rahasia yang akan dibocorkan oleh suaminya itu.


"Kau mengusirku?" Dio menatap tak suka pada Hanum yang mengusirnya.


"Bukan begitu. Tapi aku tidak enak pada yang lainnya." Hanum memasang wajah memelas berharap Dio memakluminya.


Dio pun menganggukkan kepalanya. "Baiklah, aku akan pergi dari sini." Ucapnya lalu pergi meninggalkan ruangan kerja Hanum dengan perasaan senang karena kini kakak tiri Hanum sudah mengetahui siapa Hanum sebenarnya.


Dio harap setelah mengetahui jati diri Hanum saat ini membuat Cita tak berani lagi mengganggu Hanum dan membuat istrinya itu bersedih.


Cita dan Nimas yang melihat Dio melewati ruangan kerja mereka pun saling pandang dengan tatapan tak percaya satu sama lain.


"Ini tidak mungkin." Ucap Cita masih menolak kenyataan yang ada.


***


Sebelum lanjut, jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2