Istri Figuran

Istri Figuran
Kenapa dia di sini?


__ADS_3

Dio dibuat terkejut melihat sosok yang Bu Shanty tunggu pun dengan Hanum yang ikut terkejut melihatnya.


"Richard, kau sudah datang, Nak?" Bu Shanty bangkit dari duduknya dan melangkah mendekati Richard.


"Sudah, Tante." Jawab Richard lalu menyalimi Bu Shanty.


"Tuan Richard?" Gumam Hanum dengan wajah yang masih nampak terkejut.


"Apa Tante sudah lama menunggu?" Tanya Richard.


"Tidak. Tante baru saja bergabung di meja makan." Jawab Bu Shanty. Richard pun tersenyum mendengarnya. Bu Shanty ikut tersenyum lalu mengajak Richard untuk bergabung.


Sebelum bergabung duduk di meja makan, Richard menyempatkan lebih dulu menyalimi Nenek Eno, Dio, Digo, Hanum dan Divan. Saat bersalaman dengan Richard, Hanum masih memasang wajah terkejut sekaligus bingungnya kenapa Richard bisa ada di antara mereka. Sedangkan Dio nampak menahan kekesalannya kenapa Mamanya itu berbaik hati mengajak Richard ikut bergabung bersama dengan mereka.


"Karena Richard sudah ada di sini, maka makan malamnya sudah bisa dimulai." Ucap Bu Shanty.


Semua orang yang ada di meja makan mengangguk lalu memulai makan malam mereka masing-masing. Selama makan malam bersama mereka berlangsung, Dio nampak tidak fokus pada makanan di depannya karena kini matanya fokus menatap Richard yang sedang tersenyum sambil menatap wajah istrinya.

__ADS_1


Sedangkan Hanum yang merasa ditatap oleh Richard mencoba tetap fokus menyuapkan makanan ke dalam mulutnya dan sesekali menyuapkan makanan pada Divan. Digo yang melihat kakaknya tengah menatap Richard dengan tajam pun tersenyum miring karena ia tahu jika saat ini Dio mulai kepanasan dengan tatapan Richard pada istrinya.


"Uhuk." Tiba-tiba saja Hanum terbatuk saat mengunyah makanan di dalam mulutnya.


Richard dengan sigap menyodorkan air minumnya ke arah Hanum dan Dio pun menjadi kalah cepat menyodorkan air minumnya dari Richard.


Melihat ada dua gelas air putih di depannya saat ini membuat Hanum bingung harus memilih yang mana dan akhirnya memilih meminum air miliknya sendiri. Lagi pula air di dalam gelasnya masih ada setengahnya dan ia tidak memerlukan air yang diberikan oleh Dio dan Richard.


Walau pun mendapatkan penolakan dari Hanum tak membuat Richard merasa kecewa. Pria itu masih saja tetap tersenyum dan senyumannya itu terlihat sangat menyebalkan di mata Dio.


Hanum pun kembali melanjutkan menghabiskan makan malamnya diikuti yang lainnya. Dua puluh lima menit telah berlalu, akhirnya semua orang yang berada di meja makan sudah selesai menghabiskan makanan mereka masing-masing.


"Hai, Tuan Richard." Jawab Hanum dengan tersenyum kaku. Ingin sekali ia menanyakan untuk apa Richard ada di sini tapi Hanum mengurungkan niatnya untuk bertanya karena takut menyinggung perasaan Richard.


"Kau terlihat terkejut melihat kedatanganku tadi. Apa kau begitu terpesona melihat ketampananku malam ini?" Tanya Richard.


"Apa yang kau katakan?!" Dio pun angkat suara pada sepupunya itu.

__ADS_1


"Maaf, aku tidak berbicara padamu." Kelakar Richard.


"Kau..." Dio dibuat geram.


"Dio, Richard." Bu Shanty menegur keduanya. Pandangannya pun beralih pada Hanum yang masih nampak bingung.


"Oh ya, Hanum. Perkenalkan Richard adalah keponakan Mama." Ucap Bu Shanty menjawab kebingungan Hanum.


"Apa? Keponakan Mama?" Ulang Hanum merasa tak percaya.


"Ya. Dia adalah anak dari Kakak Mama yang bernama Starla. Dia sangat tampan sekali bukan?" Tanya Bu Shanty seraya tersenyum.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2