Istri Figuran

Istri Figuran
Makan di tempat baru


__ADS_3

"Oh ya? Berarti dua hari lagi aku sudah bertemu dengannya." Jawab Hanum.


Sally menganggukkan kepalanya. "Seperti yang aku katakan padamu, aku harap kau tidak terpancing jika dia bersikap buruk padamu. Kau bisa mengadukannya padaku jika dia berbuat yang tidak baik kepadamu." Pesan Sally. Entah mengapa Sally berpikiran jika keberadaan Hanum nanti menjadi sebuah masalah oleh wanita yang dimaksud olehnya.


Hanum mengangguk saja mengiyakan perkataan Sally. Lagi pula Hanum tidak berniat mencari masalah dengan orang mana pun. Menurutnya cukup fokus dengan pekerjaannya maka hidupnya akan menjadi tenang. Tidak ia perdulikan rasa tidak suka orang lain kepadanya.


Melihat sikap Hanum yang selalu tenang membuat Sally bisa bernafas lega karena sepertinya Hanum bisa menghadapi sikap buruk wanita itu nanti kepadanya.


"Oh ya, Hanum. Bagaimana kalau siang nanti kita makan di cafe viral yang ada di dekat sini." Ajak Sally setelah mereka berada di ruangan kerja Hanum.


"Cafe viral?" Ulang Hanum.


Sally menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. "Ya, cafe viral yang baru buka di dekat perusahaan ini beberapa bulan yang lalu. Makanan di sana sangat enak dan juga harganya terjangkau. Anak-anak di perusahaan ini sering makan siang di cafe itu. Selain untuk mengisi perut mereka juga ingin melihat wajah tampan ownernya di sana." Ucap Sally sambil tersenyum membayangkan wajah owner yang ia maksud.


"Semoga saja nanti siang ownernya ada di cafe agar kau bisa melihat wajahnya." Lanjut Sally kemudian.

__ADS_1


"Memangnya kenapa dia bisa tidak ada di cafe itu?" Tanya Hanum.


"Karena cafe itu hanyalah cafe cabang. Biasanya ownernya menetap di cafe pusat." Jawab Sally.


Hanum mengangguk saja mendengar jawaban Sally. Ia pun menyetujui ajakan Sally untuk makan di cafe yang Sally maksud. Hanum harap harga di cafe tersebut tidak terlalu mahal hingga Hanum masih bisa berhemat untuk hidupnya dan Divan.


*


Waktu jam makan siang pun akhirnya tiba. Sally dengan rasa tidak sabar segera mengajak Hanum, Gaga dan Alfin untuk pergi ke cafe yang ia maksud tadi pada Hanum.


"Pakai mobilku saja karena parkir mobilku lebih dekat dengan pintu keluar." Ajak Sally.


Setelah berada dekat dengan mobil Sally, Gaga dengan cepat masuk ke dalam kursi kemudi. Ia memilih mengendarai mobil milik Sally karena tidak ingin lagi dikendarai oleh Sally.


"Ck. Kau ini sungguh tidak asik sekali." Ucap Sally menatap sebal pada Gaga.

__ADS_1


Hanum dan Alfin pun masuk ke dalam kursi belakang sedangkan Sally masuk ke kursi penumpang yang ada di sebelah kemudi.


Gaga pun mulai melajukan mobil menuju cafe yang Sally maksud. Karena jarak perusahaan dan cafe tidak terlalu jauh, sepuluh menit kemudian mereka sudah sampai di depan cafe dan segera masuk ke dalam cafe.


"Bagaimana Hanum, cafe ini cukup nyaman untuk dikunjungi bukan?" Tanya Sally sambil melangkah ke arah kursi yang ingin mereka duduki.


Hanum mengangguk saja sambil melangkah bersama Sally.


Seseorang yang sejak tadi duduk di kursi yang berada tidak jauh dari Hanum berada nampak terkejut melihat kedatangan Hanum di sana.


"Bukankah itu Hanum?" Tanyanya pada pria yang ada di sebelahnya.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2