
Pada akhirnya niat Digo dan Richard yang ingin mengerjai Cita dan Mama Jelita pun tidak berlangsung dengan lama karena Hanum meminta pegawai toko untuk membantu membawakan barang-barang mereka.
Digo dan Richard pun pasrah saja tanpa berniat membantah perkataan Hanum.
"Kalian lihat itu, walau kalian sudah berbuat jahat pada Hanum tapi dia tidak pernah berniat membalas kalian. Dia justru berbuat baik pada kalian." Ucap Richard pada Mama Jelita dan Cita.
Mama Jelita dan Cita terdiam mendengarkan perkataan Richard. Mereka berdua pun menatap pada Hanum yang kini berjalan di depan mereka.
"Semoga saja hati kalian segera terbuka untuk menyadari kesalahan kalian selama ini." Timpal Digo.
Mama Jelita dan Cita tertunduk tak berani menjawab perkataan Digo.
Dio dan Hanum yang tidak mendengar percakapan mereka pun terus melangkah dan membawa mereka pergi menuju restoran jepang untuk makan.
"Mama, Kak Cita, kalian kenapa berdiri terus?" Tanya Hanum saat melihat mereka berdiri tak jauh dari mereka berada.
"Kami memang harusnya seperti ini." Jawab Mama Jelita.
Hanum menggelengkan kepalanya. "Kemarilah. Bergabunglah bersama kami." Ajak Hanum.
__ADS_1
"Tapi..." Mama Jelita meragu.
Hanum pun meyakinkan mereka lewat tatapan matanya.
Pada akhirnya Mama Jelita dan Cita pun duduk bergabung bersama mereka di meja yang sama. Dio, Richard dan Digo pun membiarkan saja kedua wanita itu duduk bersama dengan mereka karena mereka tidak mungkin melawan perkataan Hanum.
Mama Jelita dan Cita mulai merasa tersentuh dengan kebaikan yang Hanum berikan kepada mereka. Walau selama ini mereka sudah berbuat sangat jahat dan keji pada Hanum, namun Hanum tidak pernah berniat membalas perbuatan mereka justru berbuat baik pada mereka.
Di saat mereka sudah bersiap untuk pulang, Mama Jelita dan Cita pun memberanikan diri untuk mendekat pada Hanum.
Dio yang melihat kedua wanita itu mendekat pada istrinya pun dengan cepat memasang badan di depan Hanum.
"Kami hanya ingin meminta maaf pada Hanum." Jawab Mama Jelita pelan.
Hanum yang mendengarkannya pun meminta Dio beranjak dari hadadapannya.
"Mama bilang apa tadi?" Tanya Hanum setelah Dio beranjak dari hadapannya.
"Mama dan Cita ingin meminta maaf kepadamu, Hanum." Jawab Mama Jelita.
__ADS_1
"Ya, kami ingin meminta maaf atas segala perilaku buruk kami kepadamu selama ini. Kami sadar jika kesalahan kami kepadamu sangatlah fatal dan kami terima jika kau akan sulit untuk memaafkan kami." Timpal Cita.
Hanum tertegun mendengarnya. Ia tidak menyangka jika Mama Jelita dan Cita pada akhirnya mau meminta maaf kepadanya dengan tulus.
"Sekali lagi maafkan kami, Hanum. Mama dan Cita benar-benar bersalah kepadamu." Ucap Mama Jelita.
"Jauh sebelum kalian meminta maaf Hanum sudah memaafkan kalian. Sebagai seorang manusia kita semua tak luput dari kesalahan. Hanum harap setelah ini kita bisa melanjutkan hidup menjadi manusia yang lebih baik lagi." Ucap Hanum.
Mama Jelita dan Cita merasa haru mendengarnya.
"Terima kasih, terima kasih atas kebaikan hatimu Hanum." Ucap Mama Jelita sambil menangis.
Hanum menganggukkan kepalanya. Dio, Divan, Digo dan Richard yang mendengarkan percakapan mereka pun hanya diam saja dan merasa bersyukur di dalam hati karena pada akhirnya Mama Jelita dan Cita mau mengakui kesalahan mereka selama ini kepada Hanum dengan tulus tanpa ada maksud terselubung.
***
Sebelum lanjut, jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Noda Menjadi yang Kedua, ya🖤
__ADS_1
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗