Istri Figuran

Istri Figuran
Siapa pemilik mobil itu?


__ADS_3

Karena... Dio berucap dalam hati. Ia pun mulai merasa bingung kenapa ia begitu penasaran kenapa istrinya tidak tidur di kamarnya tadi malam justru memilih tidur di kamar tamu.


"Aku rasa kita tidak sedekat itu untuk saling memberitahu. Kau sudah memberi benteng yang cukup kuat di dalam hubungan ini dan bisa membuatku sadar akan posisiku saat ini." Lanjut Hanum kemudian karena Dio hanya diam saja.


Hanum pun berlalu begitu saja dari hadapan Dio tanpa menunggu jawaban dari Dio. Ditinggalkan begitu saja oleh Hanum tentu saja membuat Dio sangat kesal hingga mengepalkan kedua tangannya.


"Sudah berapa kali dia mengabaikanku? Berani sekali dia bersikap seperti itu!" Gumam Dio menatap Hanum kesal. Dio pun memilih beranjak dari dalam kamarnya meninggalkan Hanum seorang diri.


"Huft..." Hanum menghembuskan nafas bebas di udara. Ia menatap nanar pintu kamar yang sudah tertutup dari luar. "Jangan bersikap seperti itu. Kau bisa membuatku salah paham karena kau bersikap seolah peduli pada diriku saat ini." Ucap Hanum.


*


Setelah menikmati sarapan pagi bersama keluarga besar Mahesa pagi itu, Hanum dan Dio pun berpamitan untuk pergi bekerja begitu pun dengan Digo yang turut berpamitan untuk pergi mengantarkan Divan sekolah.

__ADS_1


"Kau bisa menurunkan aku di halte bus saja." Ucap Hanum saat mobil yang dikendarai Dio sudah melaju di jalan raya.


Dio hanya diam merasa enggan menjawab permintaan Hanum. Ia terus melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang hingga akhirnya sampai di depan perusahaan Alexander. Kini Hanum dibuat bingung memikirkan bagaimanakah caranya ia keluar dari dalam mobil Dio karena pasti akan menjadi pusat perhatian orang-orang nantinya.


"Apa kau masih mau tetap diam di dalam mobilku?" Tanya Dio yang akhirnya angkat suara.


Hanum menoleh pada Dio. "Terima kasih telah mengantarkanku. Aku pamit bekerja dulu." Ucap Hanum.


Dio tertegun mendengarnya. Untuk pertama kalinya ia mendengar Hanum berpamitan dengannya namun dengan suara yang sangat tulus.


Dio yang sudah tersadar dari rasa tertegunnya pun menatap Hanum yang kini tengah melangkah terburu-buru masuk ke dalam gerbang.


"Kenapa dia seperti orang yang sedang dikejar setan saja?" Tanya Dio merasa heran. Setelah tak lagi melihat sosok Hanum di pandangannya, Dio pun melajukan mobilnya menuju cafenya berada. Hari ini Dio berniat untuk bekerja dari cafe cabangnya saja karena lebih dekat dari perusahaan Alexander.

__ADS_1


Sementara sosok yang sejak tadi memperhatikan Hanum keluar dari dalam mobil milik Dio nampak mengepalkan tangannya dan memasang wajah tak suka.


"Sial! Mobil mewah milik siapa itu? Kenapa sudah dua kali wanita murahan keluar masuk dari sana?" Tanyanya pada dirinya sendiri.


Setelah melihat mobil Dio semakin jauh dari pandangannya, wanita itu pun melajukan mobilnya masuk ke dalam perusahaan Alexander.


"Aku harus mencaritahu sebenarnya mobil siapa itu dan kenapa Hanum bisa masuk dan keluar dari dalam mobil itu." Gumamnya. Seingatnya selama ini Hanum dan Papanya tidak memiliki keluarga lain di kota ini. Dan tidak mungkin mobil mewah itu adalah mobil milik keluarga Hanum karena ia tahu berapa kisaran harga mobil itu dan tidak mungkin mobil itu dimiliki oleh sembarangan orang.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2