
Hanum tersenyum mendengarnya. Ia pun mengelus lengan Sally agar tidak terlalu mengkhawatirkan dirinya. "Kau tenang saja. Aku sudah terbiasa menghadapi berbagai macam sikap manusia." Ucap Hanum.
Sally menatap ke sekitarnya yang kini sudah mulai banyak karyawan yang sedang antri untuk masuk ke dalam lift bersama mereka.
"Ya, aku harap kau bisa bersikap masa bodoh dengannya nanti." Jawab Sally. Bukannya ingin memprovokasi Hanum, hanya saja Sally tidak ingin kehilangan teman baiknya lagi karena ulah wanita yang dimaksud olehnya tadi.
Hanum menganggukkan kepalanya. Mereka pun masuk ke dalam lift yang akan membawa mereka menuju lantai ruangan divisi Humas berada. Saat sudah berada di lantai dimana ruangan divisi Humas berada, Hanum menolehkan kepalanya ke arah ruangan tim humas B untuk melihat sosok yang Sally maksud. Namun sayang saat ia melewatinya ruangan divisi humas masih nampak kosong pertanda belum ada orang dari tim humas B yang datang ke perusahaan.
"Syukurlah mataku tidak tercemar pagi ini karena melihat wajahnya." Ucap Sally setelah melewati ruangan tim B.
Hanum tersenyum mendengarnya. "Kau ini ada-ada saja." Ucapnya pada Sally.
Sally turut tersenyum mendengarnya. Mereka pun terus melangkah hingga akhirnya masuk ke dalam ruangan tim A.
Di saat Hanum dan Sally baru saja masuk ke dalam ruangan kerja mereka, di saat yang bersamaan wanita yang dimaksud oleh Sally melangkah menuju ruangan kerjanya.
"Aku dengar di divisi A sudah masuk anggota baru. Apa itu benar?" Tanya wanita itu pada rekan kerjanya.
__ADS_1
"Sepertinya begitu. Aku sempat mendengarkan cerita Rian jika karyawan baru itu sudah bekerja sejak beberapa hari yang lalu." Jawabnya.
Wanita itu mengangguk-anggukkan kepalanya. "Aku jadi merasa penasaran bagaimana bentuk wanita itu." Ucap wanita merasa penasaran.
"Kau bisa mendatangi ruangannya sekarang jika kau ingin." Sarannya.
"Tidak. Aku tidak ingin menjatuhkan harga diriku dengan melihat dirinya." Ketusnya lalu masuk ke dalam ruangan kerjanya.
"Cita... Cita... kenapa kau sangat arogan sekali." Rekan kerja Cita merasa tak habis pikir dengan sikap rekan kerjanya itu.
*
Di saat yang bersamaan, Cita juga diminta oleh Mba Kiki untuk masuk ke dalam ruangan kerjanya untuk menyerahkan laporan kerja lapangan mereka selama berada di luar kota.
"Cita, apa kau sudah berkenalan dengan anggota baru tim A?" Tanya Mba Kiki pada Cita.
Cita menggelengkan kepalanya. "Saya belum bertemu dengannya, Mba." Jawab Cita.
__ADS_1
"Oh... kalau begitu tunggulah di sini. Dia akan datang ke sini sebentar lagi." Pinta Mba Kiki.
Cita menurut saja lalu duduk di hadapan Mba Kiki. Kini ia semakin merasa penasaran bagaimana bentuk anggota baru tim A karena dari yang ia dengar dari Rian anggota baru tim A sangat cantik dan juga manis.
Sepuluh menit menunggu di dalam ruangan Mba Kiki, akhirnya pintu ruangan Mba Kiki diketuk dari luar oleh Hanum.
"Masuk." Ucap Mba Kiki sedikit berteriak.
Hanum yang berada di luar ruangan pun segera membuka pintu dan masuk ke dalam ruangan. Baru saja selangkah ia masuk ke dalam ruangan kerja Mba Kiki, Hanum sudah dibuat terkejut melihat sosok yang ada di depan Mba Kiki saat ini.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.
__ADS_1