Istri Figuran

Istri Figuran
Meminta pulang lebih awal


__ADS_3

Marvel pun seketika terdiam sambil menahan tawanya. Sungguh saat ini ia merasa sangat lucu melihat Dio yang terlihat sangat kesal karena pesannya tidak dibalas oleh Hanum berbeda jika Calista yang tidak membalas pesan darinya.


Dio... Dio. Apa kau tidak sadar jika saat ini perhatianmu sudah beralih pada Hanum? Apa kau tidak sadar jika akhir-akhir ini kau sudah jarang mengingat tentang Calista? Tanya Marvel dalam hati.


Dio yang sudah tak lagi memperdulika ekspresi Marvel memilih menghubungi Digo dan mempertanyakan apakah Digo sudah mengantarkan Hanum sampai ke perusahaan Alexander atau belum. Setelah mendapatkan balasan dari Digo, Dio pun mematikan jaringan ponselnya karena pesawat sudah siap untuk berangkat.


*


Baru dua hari berada di kota Malang sudah membuat Dio selalu naik darah setiap kali mendapatkan informasi dari Digo tentang keseharian Hanum dan Richard yang terpantau oleh Digo. Banyak foto yang masuk ke dalam ponselnya yang memperlihatkan Hanum dan Richard sedang tertawa bersama di rumah Nenek Eno dan Richard yang beberapa kali datang membawakan mainan untuk Divan ke apartemen Hanum dengan ditemankan oleh Digo.


"Sialan! Bule itu benar-benar tengik!" Umpat Dio sambil mencengkram erat ponsel di tangannya. Wajahnya nampak memerah dan urat lehernya nampak menegang mengingat banyak foto yang dikirimkan oleh Digo.

__ADS_1


"Digo itu benar-benar tidak bisa diandalkan! Bisa-bisanya dia menemani Richard datang ke apartemenku membawakan mainan untuk Divan bukan justru melarangnya!" Gerut Dio.


Kalau sudah seperti ini Dio dibuat tidak tenang untuk bekerja karena pikirannya terus terpusat pada istrinya hingga ia tanpa sadar sudah tak mengingat lagi tentang Calista. Yang ada di dalam pemikirannya hanya Hanum, Hanum, Hanum dan Hanum.


Agh, rasanya saat ini Dio sudah tidak sabar menunggu waktu kepulangannya tiba dan memberikan hukuman pada istri nakalnya karena sudah memberikan senyuman manisnya pada Richard.


"Awas saja kau bule tengik, aku juga akan memberikan pelajaran untukmu! Bisa-bisanya kau berniat merebut wanita yang berstatus sebagai adik iparmu!" Ucap Dio geram.


"Hei, ada apa dengamu?" Ucap Marvel yang baru saja masuk ke dalam kamar penginapan Dio.


"Tentu saja aku datang untuk mengajakmu pergi karena sebentar lagi pemilik lahan sudah sampai di tempat yang kita janjikan." Ketus Marvel. Bagaimana bisa sahabatnya itu melupakan kegiatan mereka siang ini pikirnya.

__ADS_1


"Baiklah, ayo kita pergi." Dio yang sudah tersadar dengan janji mereka pun segera bangkit dari duduknya. Saat ini ia harus fokus pada pekerjaannya agar pekerjaannya berjalan sesuai rencana.


Marvel pun mengangguk saja tanpa berniat bertanya lebih jauh karena ia sudah dapat menebak apa yang membuat Dio kesal saat ini. Apa lagi jika bukan foto yang dikirimkan Digo baru saja pada Dio.


Ya, sebelum mengirimkan foto pada Dio, Digo menyempatkan lebih dulu mengirimkan foto-foto itu pada Marvel untuk diseleksi foto mana yang bisa membuat Dio naik darah dan bertambah cemburu pada Richard.


"Marvel, apa kau tidak bisa membuat pekerjaan kita selesai lebih cepat? Maksudku apa kita tidak bisa pulang lebih awal dari waktu yang sudah ditentukan saja? Aku tidak tenang berlama-lama pergi karena istriku selalu didekati hama akhir-akhir ini." Pinta Dio.


****


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2