Istri Figuran

Istri Figuran
Menjemput istri


__ADS_3

"Mama?" Ucap Hanum dengan kedua mata membola sempurna.


"Hanum..." seseorang yang sudah membuat Hanum terkejut yang tak lain adalah Bu Shanty tersenyum pada Hanum sambil merentangkan kedua tangannya.


Hanum segera berlari ke arah Bu Shanty lalu memeluknya dengan erat. "Mama datang ke sini? Kenapa tidak bilang?" Tanya Hanum di dalam dekapan Bu Shanty.


"Itu karena Mama ingin memberikan kejutan padamu dan juga Divan." Ucap Bu Shanty.


Hanum melepas dekapannya lalu menatap Bu Shanty dengan tersenyum. "Mama benar-benar membuat Hanum terkejut." Ucap Hanum.


Bu Shanty tertawa mendengarnya. Pun dengan Daniel yang sedang duduk di kursi kerjanya. "Mama sudah sangat merindukanmu dan Divan makanya Mama meminta izin pada Papa untuk pergi ke kota ini pagi ini." Jawab Bu Shanty.


"Jadi maksudnya Mama baru saja sampai di sini?" Tanya Hanum dan diangguki Bu Shanty sebagai jawaban. "Agh, Hanum senang sekali Mama datang ke sini." Ucap Hanum.


"Mama pun senang karena bisa melihatmu senang seperti ini." Jawab Bu Shanty.


Hanum tersenyum mendengarnya.

__ADS_1


"Oh ya, Hanum. Mama tidak bisa lama berada di sini karena setelah ini Mama ingin ke sekolah Digo untuk mengambil lapor semesternya. Mama sudah bilang padanya jika Mama sudah sampai di kota ini dan akan segera berangkat ke sekolahnya." Jelas Bu Shanty.


Hanum mengangguk paham. "Baiklah, nanti setelah pulang bekerja Hanum akan pergi ke rumah Nenek untuk berkunjung." Ucap Hanum.


Bu Shanty menganggukkan kepalanya. "Nanti sore datanglah ke rumah bersama Dio dan Divan. Mama sudah meminta Dio untuk datang ke rumah." Ucap Bu Shanty.


Hanum menganggukkan kepalanya. Karena Bu Shanty sudah dikejar waktu untuk pergi ke sekolah Digo akhirnya Bu Shanty pun berpamitan pada Hanum dan Daniel untuk pergi ke sekolah Digo.


Setelah kepergian Bu Shanty, Hanum pun kembali ke ruang kerjanya dengan senyuman merekah di wajah cantiknya. "Rasanya senang sekali memiliki mertua seperti Mama. Sejak dulu Mama sudah sangat baik kepadaku dan juga Divan." Ucap Hanum sambil melangkah ke ruang kerjanya. Senyuman manis di wajah Hanum tentu saja membuat seseorang yang sejak tadi memperhatikannya menatapnya dengan tatapan tak suka.


"Dasar ja-lang. Kau tidak pantas tersenyum seperti itu. Seharusnya hidupmu itu dihiasi dengan kesedihan!" Ucapnya merasa geram.


*


Namun belum sampai kaki Hanum tiba di parkiran motor, Hanum sudah dibuat terkejut saat mendengar suara klakson dari mobil yang berada tidak jauh darinya berada.


"Bukankah itu mobil Dio?" Gumam Hanum.

__ADS_1


Hanum kembali memastikan apakah itu mobil Dio atau bukan. Setelah memastikan jika mobil itu adalah mobil Dio ditambah lago mobil Dio kembali mengklakson dirinya membuat Hanum segera melangkah ke arah mobil Dio berada.


"Mama!" Suara Divan terdengar nyaring saat pintu kaca mobil terbuka saat Hanum sudah berada di samping mobil.


"Divan?" Hanum terkejut melihat putranya yang kini ada di dalam mobil suaminya.


"Ayo masuk!" Titah Dio pada Hanum.


Hanum mengangguk dan langsung masuk ke dalam mobil karena tidak ingin keberadaannya saat ini menjadi pusat perhatian para karyawan yang sedang berhamburan berada di luar gedung perusahaan.


"Bukankah itu Hanum? Kenapa dia masuk ke dalam mobil mewah itu?" Tanya Cita sambil menatap mobil mewah milik Dio.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2