Istri Figuran

Istri Figuran
Kabahagiaan akan datang kepadamu


__ADS_3

Sesuai perkataan Dio, satu minggu kemudian pada saat pembukaan cafe baru miliknya Dio memperkenalkan Hanum pada semua orang yang hadir sebagai pengelola cafe miliknya. Hanum yang diperkenalkan seperti itu oleh Dio dibuat senang dan merasa harus atas apa yang diberikan suaminya kepadanya saat ini.


"Apa kau senang, Sayang?" Tanya Dio lembut pada istrinya.


Hanum menganggukkan kepalanya sambul memeluk pinggang suaminya. "Sangat senang. Terima kasih sudah baik kepadaku." Jawab Hanum.


"Jangan mengucapkan terima kasih terus. Membahagiakanmu adalah kewajiban untukku." Ucap Dio.


"Iya, iya." Hanum tersenyum lalu dengan malu-malu memberikan kecupan di pipi suaminya.


"Kau sudah berani menggodaku, ya?" Ucap Dio dengan mata memicing.


"Si-siapa yang menggodamu." Jawab Hanum cepat tak ingin Dio salah paham.


Dio tertawa melihat istrinya yang begitu gugup saat ini.


"Aku hanya bercanda. Sekarang ayo kita keluar. Sebentar lagi teman-teman akan datang." Ajak Dio.


Hanum mengiyakannya lalu mereka pun keluar dari dalam cafe.


Tak berselang lama ketiga sahabat Dio pun datang bersamaan dengan Calista yang datang bersama seorang wanita yang Dio ketahui adalah teman baik Calista saat bersekolah di luar negeri.

__ADS_1


Hanum yang melihat kedatangan Calista pun segera melangkah mendekati wanita itu.


"Hai, Cal." Sapanya dengan wajah tersenyum.


Calista membalas sapaan Hanum dan mereka pun berpelukan barang sejenak. Pandangan Hanum pun beralih pada wanita yang berada di sebelah Calista.


"Hai." Sapanya sambil mengulurkan tangan.


Wanita itu menerima uluran tangan Hanum.


"Perkenalkan aku Hanum." Ucap Hanum.


"Rose." Jawab wanita itu.


"Jadi kau sudah mulai bekerja lagi hari ini, Cal?" Tanya Hanum merasa sedikit terkejut mendengar Calista sudah kembali bekerja kembali.


"Ya. Proses penyembuhanku yang terbilang cukup cepat membuat aku sudah merasa semakin sehat dan sudah bisa beraktivitas seperti biasa lagi." Jawab Calista.


"Syukurlah kalau begitu. Aku merasa senang mendengarnya." Ucap Hanum.


"Terima kasih." Jawab Calista.

__ADS_1


Tak berselang lama Marvel pun datang bergabung bersama dengan mereka. Pandangan Marvel pun langsung tertuju pada Rose. "Bukankah kau teman baik Calista saat kuliah dulu?" Tanya Marvel.


Wanita cantik bernama Rose itu menganggukkan kepalanya. "Ya, kami bukan hanya berteman baik di luar negeri saja tapi di dalam negeri juga." Jawab Rose.


"Apa maksudmu kau akan bekerja di tempat yang sama dengan Calista?" Tanya Marvel yang dapat menangkap maksud wanita itu.


"Seperti yang kau pikirkan. Aku akan bekerja di yayasan milik keluarga Calista sebagai dosen." Jawabnya.


"Wah, menyenangkan sekali kalau begitu." Ucap Marvel dan diangguki oleh Calista dan Rose.


"Jadi sekarang kau sudah bekerja lagi, Cal? Apa kedua orang tuamu sudah mengizinkannya?" Tanya Marvel pada Calista.


"Sudah. Mereka mengizinkan karena dokter sudah mengatakan jika aku sudah benar-benar pulih." Jawab Calista.


"Syukurlah kalau begitu. Semoga setelah ini kebahagiaan akan datang kepadamu." Harap Marvel. Melihat Calista yang sudah menerima keadaannya saat ini tentu saja membuat Marvel dan kedua sahabat Dio yang lainnya berharap Calista bisa merasakan bahagia seperti apa yang Dio rasakan saat ini.


"Semoga saja." Jawab Calista tersenyum. Tidak ada rasa beban di balik senyumannya itu. Calista nampak tulus dalam bertutur kata dan tersenyum pada Hanum dan Marvel.


***


Sebelum lanjut, jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Noda Menjadi yang Kedua, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2