
"Didekati hama? Hama seperti apa yang kau maksud?" Tanya Marvel bingung.
Dio mendengus. "Jangan berpura-pura tidak tahu. Kau tahu jelas siapa hama yang sering mendekati istriku akhir-akhir ini." Ucap Dio ketus.
"Aku memang tidak tahu." Jawab Marvel seadanya.
"Ck." Dio mendecakkan lidahnya dan berjalan lebih cepat meninggalkan Marvel.
Melihat Dio yang kesal kepadanya entah mengapa membuat Marvel sangat senang hingga tertawa. "Haha, Dio, Dio. Memangnya enak cemburu pada sepupumu sendiri? Lagi pula kenapa kau tidak jujur saja pada Hanum jika kau sudah mulai ada rasa kepadanya sehingga istrimu itu bisa berpikir tentang kelanjutan hubungan kalian." Ucap Marvel sambil menggelengkan kepalanya.
Setelah masuk ke dalam lift, Dio masih saja memasang wajah kesalnya. Marvel yang melihatnya pun hanya bisa menahan senyum melihat sikap lucu sahabatnya itu.
__ADS_1
"Dio, menurutku biarkan saja jika Richard berniat mendekati istrimu itu." Ucap Marvel dengan memasang wajah serius setelah mereka keluar dari dalam hotel.
Dio menoleh pada Marvel dan menatapnya tajam. "Apa maksudmu?" Tanya Dio.
"Maksudku karena kau sudah berniat menikahi Calista setelah dia kembali dan berarti kau akan meninggalkan Hanum ya lebih baik biarkan saja dia dekat dengan Richard. Dengan begitu setelah berpisah denganmu Hanum bisa mendapatkan langsung pengganti dirimu hingga dia tidak terlalu lama bersedih karena perpisahannya dengan dirimu." Ucap Marvel.
"Kau ini berbicara apa?!" Sembur Dio. "Siapa yang mau meninggalkannya? Sampai kapanpun aku tidak akan melepaskannya karena apa yang sudah menjadi milikku akan tetap menjadi milikku!" Tekan Dio.
Marvel dibuat tertegun mendengarnya. "Kau jangan bersikap egois. Kau tidak bisa memiliki dua wanita sekaligus. Salah satu di antara mereka akan terluka nantinya jika kau seperti ini." Ucap Marvel.
"Dio, kau sungguh egois. Kau tidak ingin jujur pada perasaanmu sendiri dan kau tidak mau memilih." Ucap Marvel merasa tak habis pikir dengan sahabatnya itu.
__ADS_1
Marvel pun melanjutkan langkahnya menyusul Dio sambil mengeluarkan ponselnya dari saku celananya dan mengirimkan pesan pada Digo untuk mengambil momen yang lebih banyak tentang kebersamaan Hanum dan Richard.
"Bagaimana pun kuatnya Hanum dia tetaplah seorang wanita yang tidak mungkin mau dimadu." Ucap Marvel setelah mengirimkan pesan pada Digo.
Dio yang terus melangkah ke arah parkiran mobil sewa mereka berada nampak mengepalkan tangannya dengan wajah merah padam. "Bermimpilah ke langit karena sampai kapanpun aku tidak mau melepaskannya." Ucap Dio. Entah mengapa saat ini Dio sangat tidak ingin melepaskan Hanum padahal sejak awal pernikahan ialah yang tidak menginginkan istrinya itu.
Rasanya tadi Dio sangat ingin melayangkan gumpalan tangannya pada Marvel karena sudah berani berkata jika ia akan meninggalkan Hanum demi Calista. "Kau tidak berhak mengatur hidupku. Dan Hanum akan tetap menjadi istriku apapun yang terjadi." Ucap Dio. Katakanlah jika saat ini Dio bersikap egois. Namun semua itu ia lakukan karena murni rasa takut kehilangannya pada Hanum terlebih pada Divan yang sudah membuatnya sangat sayang pada anak itu. Dio pun sudah berjanji di dalam hatinya jika sampai kapan pun juga ia akan menganggap Divan sebagai anaknya sendiri dan akan merawat Divan hingga akhir hayatnya.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
__ADS_1
Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗