
Cita merasa geram mendengarkan perkataan Sally namun ia memilih tidak menjawabnya dan menahan kekesalannya dalam hati. Ia pun menarik tangan Nimas untuk pergi meninggalkan Sally dan teman-temannya.
"Hahaha..." Sally tertawa-tawa setelah kepergian Cita. Gaga dan Alfin pun tersenyum melihat Cita yang tidak berkutik pada Sally.
"Sally, kenapa kau tertawa?" Tanya Hanum.
"Karena aku sangat puas melihat wanita itu tidak berkutik di depan kita. Lihatlah dia terlihat sangat takut untuk menjawabku." Ucap Sally.
Hanum menghela nafasnya. Jujur saja ia merasa kurang nyaman dengan kondisi saat ini dimana mulai banyak orang yang mengetahui statusnya sebagai istri Dio.
"Hanum, kondisi saat ini sangat bagus untuk kesehatan mentalmu selama bekerja di sini. Dengan terbongkarnya statusmu saat ini bisa membuat Cita terbungkam dan berpikir ulang untuk mencari masalah denganmu." Ucap Sally.
Hanum mengangguk mengiyakannya. Tak ingin terus membahas tentang dirinya dan Cita, Hanum pun memilih mengajak teman-temannya untuk kembali melanjutkan langkah mereka menuju kantin untuk menikmati makan siang.
Dan benar saja dugaan Hanum sebelum masuk ke dalam kantin, kedatangannya ke dalam kantin disambut dengan bisikan para karyawan yang menceritakan tentang hubungannya dan Dio. Hanum pun sedikit mendengar jika saat ini beberapa orang menyebutnya adalah istri dari Dio Mahesa.
__ADS_1
Bagaimana mereka bisa tahu? Bukankah Dio hanya memberitahukannya pada Cita dan Nimas saja tadi? Tanya Hanum dalam hati.
"Sudahlah, tidak perlu didengarkan." Ucap Sally yang mengerti apa yang Hanum rasakan saat ini.
Hanum mengangguk lalu melanjutkan langkah ke arah meja yang masih kosong. Seorang wanita dari devisi berbeda yang sudah sejak lama menyukai Dio pun dengan berani mendatangi meja Hanum untuk menanyakan kebenaran kabar yang ia dengar hari ini.
"Hanum, benarkah kau adalah istri dari Tuan Dio?" Tanya wanita itu tanpa basa-basi pada Hanum.
"Benar, Hanum adalah istri dari Tuan Dio." Bukan Hanum yang menjawab, melainkan Sally karena Sally tahu Hanum merasa enggan untuk menjawabnya.
"Apa? Jadi benar kau adalah istri dari Tuan Dio?" Wanita itu terlihat sangat patah hati.
Wanita itu nampak kesal mengetahui kebenarannya. Ia pun melangkah pergi meninggalkan Hanum dan ketiga temannya dengan perasaan kecewa.
Beberapa wanita yang turut menyukai Dio dan mendengarkan perkataan Sally pun dibuat patah hati mengetahui salah satu teman pria presdir mereka yang mereka kira masih single ternyata sudah beristri.
__ADS_1
"Sally, kenapa kau menjawab pertanyaannya seperti itu?" Tanya Hanum karena menurutnya lebih baik diam dari pada memberitahu mereka yang hanya sekedar penasaran dengan kehidupannya.
"Agar mereka lebih sadar diri dan tidak menggunjingkanmu lagi dari belakang, Hanum." Jawab Sally. Karena sedikit banyaknya telinga Sally sering mendengar beberapa karyawan menggunjing status single parent Hanum dari belakang.
Hanum merasa terharu mendengar jawaban Sally. Ia tidak menyangka jika Sally begitu perhatian kepadanya.
Di meja berbeda, Cita yang sedang duduk bersama Nimas nampak mengepalkan kedua tangannya mendengar jawaban dari Sally baru saja.
"Dia pasti merasa berada di atas angin sekarang!" Ucap Cita merasa tidak suka dengan kebahagiaan yang Hanum rasakan saat ini.
"Sudahlah Cita, biarkan saja Hanum bahagia." Ucap Nimas yang kini entah mengapa tidak ingin ikut-ikutan memusuhi Hanum yang tidak pernah berbuat masalah dengannya.
***
Sebelum lanjut, jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
__ADS_1
Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗