
"Sepertinya." Jawab Dio ambigu.
"Kenapa sepertinya? Kau tidak yakin jika dia mau merebut istrimu?" Tanya Marvel.
"Ck. Aku tidak bisa memastikannya tapi dia sepertinya berniat merebut Hanum dariku." Ucap Dio menggebu-gebu tanpa sadar jika sikapnya saat ini menunjukkan jika dirinya sedang cemburu.
"Oh ya? Bule itu ternyata benar-benar tertarik pada istrinya. Aku bisa melihat dari tatapannya kemarin jika dia menaruh rasa pada istrimu." Bukannya menenangkan Dio, Marvel justru melempar bara api kepada Dio.
Dio mengepalkan sebelah tangannya yang berada di bawah meja.
"Sungguh tidak tahu malu! Bagaimana hisa dia tertarik pada wanita yang sudah memiliki suami." Geram Dio. Ia dapat memastikan jika Richard tertarik pada istrinya melihat bagaimana sikap pria itu sejak kemarin pada istrinya dan selalu berupaya menarik perhatian Hanum.
"Wajar saja. Istrimu itu cantik dan baik hati. Jadi wajar saja jika banyak yang menyukainya." Jawab Marvel.
Dio kembali mendecakkan lidahnya. "Tapi dia sudah memiliki seorang anak. Apa dia masih bisa membuat banyak pria tertarik padanya?" Tanya Dio.
__ADS_1
"Tentu saja bisa buktinya saat ini banyak pria yang tertarik kepadanya termasuk Richard. Walau pun seorang single parent tapi statusnya itu tak membuat istrimu terlihat tidak menarik. Dia justru terlihat sangat menarik seperti gadis cantik pada umumnya." Ucap Marvel mengompori Dio.
"Sialan! Kau baru saja memujinya! Apa kau tidak sadar jika kau sudah memiliki istri bahkan anak?!" Sembur Dio.
Marvel menganggukkan kepalanya. "Aku sadar. Tapi aku tidak bisa berbohong jik istrimu itu memang cantik dan seperti seorang gadis. Lagi pula tadi kau bertanya kepadaku bukan? Jadi jangan salahkan aku jika menjawab tidak sesuai keinginanmu." Ucap Marvel.
Dio mendengus mendengarnya. Sepertinya bercerita dengan Marvel bukannya membuatnya tenang justru semakin panas dan membara.
Dio pun teringat bagaimana Hanum dengan jujur mengatakan jika Richard tampan. Bagaimana bisa istrinya itu memuji ketampanan pria lain sedangkan istrinya tidak pernah memujinya sejak awal mereka menikah.
Marvel menganga mendengarnya dan sesaat kemudian ia tertawa terbahak-bahak.
"Hei, kenapa kau tertawa?!" Ketus Dio merasa kesal pada Marvel.
"Hahaha..." Marvel masih saja tertawa-tawa. "Bagaimana aku tidak tertawa jika pertanyaanmu seperti itu. Selama ini kau adalah pria yang begitu percaya diri jika kau sangat tampan. Dan sekarang kau bertanya seperti itu. Jangan bilang jika saat ini kau kekurangan rasa percaya dirimu dan mengakui jika kau lebih jelek dari Richard." Ucap Marvel.
__ADS_1
"Sialan!" Umpat Dio merasa semakin kesal namun ia tidak bisa berbohong jika saat ini kepercayaan dirinya berkurang karena kemarin Divan mengatakan jika Richard lebih tampan dari pada dirinya. Dan bukan hanya Divan saja, Mamanya pun turut berkata hal yang sama.
"Ayolah Dio... kau jangan seperti orang yang sedang cemburu saja dan takut kehilangan istrimu. Kau tidak melupakan jika saat ini kau masih memiliki kekasih bahkan kau berniat menikahinya setelah dia kembali bukan?" Tanya Marvel.
Dio terdiam. Entah mengapa akhir-akhir ini ia tidak tertarik membahas Calista bahkan beberapa kali ia mengabaikan pesan dari wanita itu.
"Jika kau benar menganggap Hanum adalah istrimu maka lakukan hakmu sebagai seorang suami. Aku tahu sampai saat ini kau belum pernah menyentuhnya bukan?" Bisik Marvel di telinga Dio.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗
__ADS_1