Istri Figuran

Istri Figuran
Masih ingin bermain-main


__ADS_3

Marvel nampak tak tenang setelah mendapatkan panggilan telefon dari Calista yang mengatakan jika saat ini Dio berada dalam bahaya. Ia pun mencoba menelefon Dio namun sayang ponsel pria itu tidak aktif hingga panggilannya tak dapat terhubung dengan Dio.


Marvel tak kehilangan akal, ia juga mencoba menghubungi sekretaris di perusahaan Mahesa untuk menanyakan keberadaan Dio saat ini namun sama tidak mendapatkan jawaban.


"Sebenarnya kemana dia saat ini?" Gumam Marvel. Perasaan cemas mulai menyelimuti hati Marvel. Pria itu benar-benar takut jika sahabatnya dicelakai oleh orang yang berniat berbuat jahat kepadanya.


Waktu semakin berputar dan saat ini sudah menunjukkan pukul tiga sore. Perasaan Marvel semakin tak enak apa lagi Dio belum juga mengaktifkan ponselnya. Kevin dan Daniel yang sudah dihubunginya pun ikut merasakan cemas apa lagi para pengawal mereka mengatakan jika Dio sudah lepas dari pengawasan mereka.


"Cepat temukan Dio sekarang juga!" Titah Marvel dengan berang pada para pengawalnya. Karena pengawalnya itu fokus pada Divan yang sepertinya sedang diintai salah satu penjahat membuat mereka membiarkan mobil Dio lepas dari pengawasan mereka begitu saja.


"Aku harus menyusul Dio ke tempat pembangunan cafe itu!" Karena tidak bisa menemukan solusi lain akhirnya Marvel pun pergi dari perusahaannya meninggalkan pekerjaan yang seharusnya ia kerjakan sore itu.


Sedangkan di tempat yang tak jauh dari pembangunan cafe, Calista nampak menatap mobil Dio dari jarak jauh. Pria yang berstatus sebagai mantan kekasihnya itu kini nampak sedang berbincang dengan salah satu petugas proyek.

__ADS_1


"Dio, semoga kau selalu berada di dalam lindungan Tuhan." Ucap Calista penuh harap. Jika saja hubungannya dan Dio baik-baik saja seperti dulu mungkin bisa saja Calista langsung turun dan memberitahu Dio jika ada bahaya yang mengintainya saat ini. Namun karena keadaan seperti saat ini membuat Calista tidak berani mengatakannya terlebih tidak ada bukti yang ia bawa pada Dio.


Tak berselang lama, mobil milik Dio nampak pergi meninggalkan proyek. Calista pun dengan cepat menghidupkan mesin mobilnya berniat mengejar mobil milik Dio.


"Astaga!" Pekik Calista saat menyadari jika saat ini ada sebuah mobil yang sedang mengikuti mobil Dio dari belakang. Dapat Calista pastikan jika mobil itu adalah mobil milik penjahat yang berniat mencelakai mantan kekasihnya.


"Aku harus cepat mengejarnya." Ucap Calista lalu menampah laju kecepatan mobilnya.


Mobil bewarna putih milik Dio kini nampak melaju di jalanan yang cukup sepi. Dio yang merasa tidak sadar jika sedang diikuti terus fokus pada kemudinya sambil mendengarkan alunan musik yang ia putar di mobilnya.


Tiba-tiba saja sebuah mobil yang berada di belakang mobilnya menabrak bagian belakang mobilnya.


Dio terkejut hingga membuat dadanya berdebar-debar. Dilihatnya ke arah belakang ada sebuah mobil yang tidak asing dimatanya kini tengah mendesak mobilnya untuk menepi ke pinggir jalan.

__ADS_1


"Sialan! Ternyata mereka belum puas juga!" Umpat Dio dan berusaha menambah laju kecepatan mobilnya.


Namun sayang di saat ia hendak menambah laju kecepatan mobilnya, mobil berbeda dari arah yang sama tiba-tiba saja menyalip mobilnya dan berhenti mendadak di depan mobilnya.


Cittt


Dio mengerem mendadak mobilnya hingga membuat kepalanya hampir saja terbentur di stir mobil. "Kalian masih ingin bermain-main denganku!" Ucap Dio dengan tatapan berubah nyalang.


***


Sebelum lanjut, jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Noda Menjadi yang Kedua, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2