Istri Figuran

Istri Figuran
Mencurigakan


__ADS_3

Pandangan Hanum terlihat kosong setelah mendengar apa yang Dio katakan. Suaminya itu benar jika ia tidak bisa menolak kenyataan yang ada tapi untuk saat ini ia masih merasa berat untuk menerima jika Divan dikatakan bukanlah anak kandungnya.


"Jangan melamun." Dio menegur istrinya dengan menepuk pelan pundaknya.


Lamunan Hanum tentang masa lalunya bersama Divan pun buyar seketika. Ia menatap pada suaminya yang kini tengah menatap pada wajahnya.


"Kau bisa berbagi cerita denganku untuk mengurangi beban yang selama ini kau pikul seorang diri." Tawar Dio yang dapat melihat dan merasakan jika begitu banyak beban yang Hanum tanggung seorang diri selama ini.


Hanum terdiam dengan kepala yang mulai menunduk. "Hidupku semenjak menemukan Divan sangatlah menyedihkan." Ucap Hanum pelan namun Dio masih dapat mendengarkannya dengan jelas.


Dio memilih diam membiarkan istrinya bercerita tentang masa lalunya. Menyadari suaminya sudah siap mendengar semua cerita dari masa lalunya membuat Hanum menghela nafas dan mulai menceritakan awal mula ia menemukan Divan dan apa yang terjadi setelah Divan ditemukan di depan kamar kosnya.

__ADS_1


Dio mendengarkan setiap kata yang keluar dari dalam mulut Hanum dengan seksama dan sesekali dibuat membulatkan kedua kelopak matanya karena mengetahui bagaimana asal usulnya Divan dan bagaimana perlakuan buruk keluarga Hanum yang begitu tega tak menganggap Hanum sebagai bagian dari keluarga mereka lagi tanpa mau mendengarkan penjelasan dari Hanum.


"Kau bisa memberikan bukti CCTV itu kepada orang tuamu saat itu." Ucap Dio setelah Hanum terdiam menceritakan setengah kejadian dari masa lalunya bersama Divan.


Hanum tersenyum kecut. "Aku tidak tahu bagaimana caranya rekaman CCTV itu bisa hilang begitu saja saat aku memintanya kembali pada ibu kos. Dan sialnya saat itu aku tidak sempat menyalin rekaman CCTV sebagai bukti jika aku tidak bersalah." Ucap Hanum.


"Lalu di ponsel Mama?" Tanya Dio mengingat perkataan Hanum jika Mamanya memiliki rekaman CCTV itu.


Dio terdiam dan menghembuskan nafas kasar di udara saat mengingat informasi yang ia dapatkan beberapa tahun lalu dari Digo yang mengatakan jika ponsel mamanya hilang saat berada di pusat perbelanjaan.


"Tapi apakah orang tuamu begitu egois tidak mau mempercayai perkataan putri mereka sendiri? Mereka bisa menggunakan mata dengan benar jika selama sembilan bulan belakangan perutmu tidak membesar atau seperti wanita hamil pada umumnya." Ucap Dio tak habis pikir.

__ADS_1


Hanum mengusap pipinya yang sudah basah karena air mata. Lidahnya terasa kelu untuk menjelaskan apa yang terjadi kembali pada Dio. Namun karena tidak ingin membuat suaminya salah paham karena mendengarkan cerita setengah-setengah darinya membuat Hanum menjelaskan kembali apa yang terjadi sehingga papanya tidak bisa melihat dirinya selama sembilan bulan terakhir sebelum Divan ditemukan.


Dio yang mendengarkan penjelasan dari Hanum langsung dapat menangkap ada yang tidak beres. "Kau bilang jika istri papamu saat itu adalah ibu sambungmu bukan?" Tanya Dio dan diangguki lemah oleh Hanum. Wajah Dio pun berubah sinis menyakini apa yang ia pikirkan tadi. "Apa kau tidak pernah menaruh rasa curiga pada ibu tiri dan kakak tirimu itu? Bisa saja mereka tidak menceritakan tidak ada keanehan pada perutmu saat sesekali kau pulang ke rumah mereka." Ucap Dio.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗

__ADS_1


__ADS_2