Istri Figuran

Istri Figuran
Akhirnya kembali


__ADS_3

Setelah empat hari menghabiskan waktu di luar kota, akhirnya Dio kembali ke ibu kota hari ini. Senyuman manis nampak terkembang di wajah Dio karena mengingat setelah ini ia akan berangkat bulan madu bersama Hanum ke luar kota. Ya, Dio memilih mengajak Hanum berlibur di luar kota saja karena ia tidak ingin membawa Hanum berjalan-jalan terlalu jauh untuk saat ini karena ada pekerjaan yang bisa saja tiba-tiba mengharuskannya untuk kembali ke ibu kota.


Selama mengudara di dalam pesawat, Dio terus membayangkan hal apa saja yang akan ia lakukan bersama Hanum saat berada di tempat bulan madu nanti.


"Apa kau sudah menonton semua episode yang ada di dalam flash disk?" Tanya Marvel pada Dio yang nampak tersenyum sendiri.


"Sudah. Aku sudah menonton semuanya sesuai perintah kalian." Jawab Dio.


Marvel mendengus mendengarnya. "Perintah kami? Bukankah kau juga menginginkannya?" Cibir Marvel.


Dio menggelengkan kepalanya. "Aku hanya mengikuti perintah kalian saja." Dustanya.


Marvel mengangguk-anggukkan kepalanya. "Ya, ya. Anggap saja saat ini aku percaya kepadamu." Cibirnya lagi.


Dio tak memperdulikan cibiran Marvel dan memilih menatap ke luar jendela pesawat sambil membayangkan sosok istrinya.


"Siapa yang akan menjemput kita di bandara pagi ini?" Tanya Marvel kemudian.


"Digo." Jawab Dio.

__ADS_1


Marvel tersenyum miring mendengarnya. Bagaimana bisa sahabatnya itu mengatakan jika Digo yang akan menjemput mereka sedangkan beberapa jam yang lalu Digo mengirimkan pesan jika ia sedang berada di kota Bandung saat ini.


Marvel pun memilih diam saja tidak mengoreksi jawaban Dio karena ia tahu akan ada kejutan saat mereka sampai di ibu kota sebentar lagi.


Beberapa menit berlalu, akhirnya pesawat pun mendarat dengan selamat di bandara. Marvel dan Dio menghela nafas lega dan mereka pun segera berjalan keluar dari dalam pesawat.


Setelah mengambil koper dan barang-barang mereka yang lainnya, Marvel dan Digo pun berjalan ke arah pintu keluar bandara.


"Dio, Marvel." Suara seseorang memanggil nama mereka membuat langkah Dio dan Marvel terhenti.


"Kau!" Dio membulatkan kedua bola matanya melihat Richard yang sedang melangkah mendekati mereka. Sedangkan Marvel tersenyum miring karena dugaannya tadi benar ternyata Richardlah yang akan datang menjemput mereka.


"Hai, bagaimana perjalanan kalian? Apakah menyenangkan?" Tanya Richard setelah berada di dekat Dio dan Marvel.


"Karena aku ingin menjemputmu dan Marvel." Jawab Richard apa adanya.


"Apa?!" Dio kembali membulatkan kedua bola matanya.


"Jangan terkejut begitu. Aku sudah berbaik hati untuk datang menjemput kalian. Benar begitu kan Marvel?" Tanya Richard sambil mengedipkan sebelah matanya pada Marvel.

__ADS_1


"Tentu saja benar." Jawab Marvel ikut mengedipkan sebelah matanya.


Dio mendengus mendengarnya. Segera ia keluarkan ponselnya dari saku celananya dan melakukan panggilan telefon pada Digo.


"Apa? Kau sedang berada di Bandung saat ini sehingga kau meminta Richard untuk menjemput kami?!" Tanya Dio keras.


Digo mengiyakannya tanpa rasa bersalah di seberang telefon. Mendengar jawaban adiknya membuat Dio kesal dan akhirnya mematikan sambungan telefon tanpa mengucapkan salam lebih dulu.


"Mereka ini benar-benar menguji kesabaranku!" Gerutu Dio. Dio pun kembali melangkah ke arah Marvel dan Richard berada.


"Ayo kita pergi!" Ajaknya pada Marvel dan Richard.


"Baiklah." Jawab Richard santai lalu melangkah lebih dulu meninggalkan Dio dan Marvel.


"Dia benar-benar bule tengik menyebalkan!" Gerutu Dio dengan wajah sebal.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2