Istri Figuran

Istri Figuran
Detik-detik perkenalan


__ADS_3

Dio pun kembali melontarkan pertanyaan yang sama kenapa Daniel dan Kevin tidak datang membawa istri mereka masing-masing. Dan jawaban yang berbeda ia dapatkan tentang alasan istri sahabatnya itu tidak datang karena mertuanya yang datang dan anaknya yang sedang tidak enak badan.


Keempat pria itu pun mulai terlibat percakapan sedangkan Hanum hanya diam menjadi pendengar. Begitu pula dengan Arthur dan Divan yang hanya duduk diam di kursi mereka masing-masing.


"Papah, kenapa Tuan Mahesa dan keluarganya tidak kunjung terlihat ya?" Tanya Mama Jelita karena sudah tidak sabar melihat wajah dari anak-anak Tuan Mahesa. Menurut informasi malam ini Tuan Mahesa ingin memperkenalkan kedua anaknya kepada rekan bisnisnya dan karyawan di perusahaannya.


"Papa juga tidak tahu, mungkin saja mereka masih mempersiapkan diri di belakang panggung." Jawab Papa Irfan seadanya.


Mama Jelita tentu saja tidak puas mendengar jawaban suaminya yang tidak pasti. Ia terus menatap ke sekitarnya untuk melihat Tuan Mahesa dan keluarganya berada. Sedangkan Papa Irfan sesekali melirik pada putrinya yang sudah lama tidak terlihat lagi sejak ia membuangnya dari anggota keluarganya.


Ada rasa rindu yang tersirat dari tatapan matanya saat melihat Hanum walau Papa Irfan selalu menyangkal jika ia tidak merindukan anak kandungnya itu.


"Papah, lihat ke sana!" Titah Mama Jelita saat melihat seorang pria yang ia yakini adalah Tuan Mahesa sudah berada di dekat panggung bersama seorang wanita paruh baya yang ia yakini adalah istri Tuan Mahesa.

__ADS_1


"Itu Tuan Mahesa." Ucap Papa Irfan menatap atasannya di perusahaan.


Kedua bola mata Mama Jelita dan Cita berbinar melihatnya. Mereka pun mengedarkan pandangan melihat sosok anak dari Tuan Mahesa yang diketahui adalah laki-laki.


Tak lama Digo pun bergabung bersama kedua orang tuanya. Mereka terlihat terlibat percakapan dengan pembawa acara.


"Oh astaga..." lidah Cita berdecak melihat betapa tampannya anak dari Tuan Mahesa. Cita pun mulai mengingat-ingat kapan ia pernah melihat anak Tuan Mahesa itu sebelumnya.


"Bukannya anak Tuan Mahesa ada dua? Tapi kenapa hanya ada satu di depan sana?" Tanya Mama Jelita.


"Mungkin akan menyusul sebentar lagi, Ma." Jawab Cita.


Mama Jelita mengangguk saja tanpa mengalihkan pandangan dari Tuan Mahesa dan keluarga kecilnya.

__ADS_1


Bu Shanty yang sejak tadi mencari keberadaan anak, menantu dan cucunya akhirnya tersenyum saat melihat Hanum, Dio dan Divan sedang duduk di sebuah meja yang berada cukup jauh darinya. Menyadari mertuanya tengah melemparkan senyuman kepadanya, Hanum pun ikut tersenyum membalas senyuman mertuanya.


Tak memakan waktu cukup lama, akhirnya acara malam itu pun dimulai. Tuan Mahesa terdengar diminta maju lebih dulu ke atas panggung untuk menyampaikan kata sambutan dan perkenalan keluarganya untuk pertama kalinya di ibu kota karena sebelumnya Tuan Mahesa hanya pernah memperkenalkan keluarga kecilnya di kota Bandung saja.


Setelah menyampaikan kata sambutan, Tuan Mahesa pun meminta Bu Shanty dan Digo untuk naik ke atas panggung untuk memperkenalkan diri. Dio yang tidak ikut dipanggil pun hanya diam karena ia tahu gilirannya untuk maju bukanlah saat ini.


"Masih ada tiga orang lagi bagian dari keluarga saya yang ingin saya perkenalkan pada hadirin semua." Ucap Tuan Mahesa sambil menatap pada Dio, Hanum dan Divan berada.


***


Sebelum lanjut, jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2