Istri Figuran

Istri Figuran
Bersikap baik kepadanya


__ADS_3

Hanum benar-benar merasa senang karena mendapatkan rekan kerja sebaik Gaga, Alfin dan Sally. Tidak pernah ia bayangkan sebelumnya jika bekerja di perusahaan baru bisa membuatnya mendapatkan teman baik seperti mereka. Apa mungkin itu semua terjadi karena pengaruh Daniel yang sudah memberi peringatan lebih dulu pada mereka agar bersikap baik pada Hanum? Entahlah Hanum juga tidak mengetahui hal itu.


Jika di perusahaan Mahesa Hanum selalu menikmati makan siangnya seorang diri sebelum kedatangan Dea, kini terasa berbeda. Sejak awal bekerja di perusahaan Alexander Hanum sudah makan siang bersama ketiga tim kerjanya. Tentu saja hal itu membuat Hanum senang karena hari-harinya bekerja tidak lagi ia lewati dalam kesunyian.


"Oh ya, Hanum. Apa kau sudah bertemu dengan Tuan Daniel sebelum kau bekerja di perusahaan ini?" Tanya Sally pada Hanum saat mereka sedang menunggu pesanan makanan mereka datang.


Hanum menggelengkan kepalanya. "Aku belum pernah bertemu dengannya sejak kemarin." Jawab Hanum.


"Agh, kau pasti akan senang sekali jika bertemu dengan Tuan Daniel karena bisa membuat matamu menjadi segar." Ucap Sally sambil membayangkan wajah tampan Daniel.


"Kenapa begitu?" Hanum dibuat tersenyum mendengarnya.


"Karena Tuan Daniel itu sangat tampan dan juga baik hati. Semua wanita di perusahaan ini tergila-gila dengan paras dan sikapnya yang baik hati." Timpal Gaga.

__ADS_1


Hanum kembali tersenyum mendengar jawaban Gaga. Tidak dapat ia pungkiri jika sahabat baik suaminya itu memanglah sangat tampan dan juga baik hati. Terlebih dari itu, ia juga memiliki istri yang sangat cantik dan dua orang anak yang lucu-lucu.


"Namun sayang wanita di perusahaan ini tidak bisa memilikinya karena Tuan Daniel sudah menikah bahkan sudah memiliki dua orang anak." Timpal Alfin.


Hanum menganggukkan kepalanya. Ia bersikap seolah tidak tahu tentang hidup Daniel agar ketiga rekan kerjanya tidak curiga dengan siapa dirinya.


"Tak masalah... walau tidak bisa dimiliki parasnya masih bisa dinikmati setiap hari." Kelakar Sally.


Alfin dan Gaga sontak menggelengkan kepalanya mendengar jawaban Sally. Karena pesanan makanan mereka sudah datang, mereka pun menutup percakapan mereka dan mulai menikmati makanan masing-masing.


*


Dio menatap tajam pada Marvel seolah memberitahu jika ia tidak menyukai pertanyaan dari Marvel. Melihat respon Dio bukannya membuat Marvel takut justru semakin gencar menyindir sahabatnya itu.

__ADS_1


"Jika aku yang menjadi dirimu aku pasti akan menyusulnya dan tebar pesona kepadanya." Ucap Marvel.


Dio memilih diam dan kembali fokus pada ponselnya karena menjawab perkataan Marvel hanya membuang tenaganya saja.


Kevin pun memberikan kode pada Marvel agar tak lagi melanjutkan sindirannya dan fokus menghabiskan makanannya yang masih tersisa setengahnya.


"Niel, apa kau sudah memberitahu rekan kerja Hanum untuk bersikap baik kepadanya? Aku dengar di tempat kerja lamanya dia mendapatk perlakuan buruk di sana." Ucap Kevin pada Daniel.


Daniel menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. "Aku sudah memberitahu mereka sebelum Hanum bekerja di perusahaan ini. Aku harap dia bisa nyaman bekerja di perusahaanku ini." Jawab Daniel.


*


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2