Istri Figuran

Istri Figuran
Bergabung bersama istri


__ADS_3

"Sembarangan!" Dio melempar handuk yang berada di tangannya pada Marvel hingga mengenai wajahnya.


"Sembarangan bagaimana? Aku mengatakan yang sejujurnya." Jawab Marvel setelah mengambil handuk Dio yang mengenai wajahnya.


"Dari pada kau terlalu banyak berbicara lebih baik kau segera mengambil handuk dan pakaian gantimu." Ketus Dio. Dio pun melewati Marvel begitu saja lalu keluar dari dalam tenda membawa handuk dan pakaian gantinya.


Marvel menggelengkan kepalanya melihat sikap sahabat baiknya itu. Walau merasa tak habis pikir dengan sikap Dio pada Hanum namun Marvel merasa cukup senang karena Dio sudah mulai menunjukkan kemajuan pada hubungannya dan Hanum.


*


Saat malam hari telah tiba, Hanum, Divan dan ketiga rekan kerja Hanum nampak tengah sibuk dengan kegiatan bakar-bakar ikan mereka. Hanum dan Sally sibuk mempersiapkan bumbu dan memoles bumbu ke bagian ikan sedangkan Gaga dan Alfin sibuk menghidupkan arang untuk bakaran ikan mereka. Sedangkan Divan, ia hanya diam duduk di kursi yang berada tidak jauh dari Hanum berada memperhatikan kegiatan orang dewasa di depannya.


Tidak jauh dari tempat mereka berada, Dio dan Marvel nampak sibuk menepuk nyamuk yang menggigit kaki dan tangan mereka. Pun dengan Arthur yang turut melakukan hal yang sama.


"Bagaimana kalau kita bergabung dengan Hanum saja. Aku lihat mereka sedang bakar-bakar ikan di depan pondok." Ajak Marvel yang merasa bosan dengan banyaknya nyamuk yang menggerubungi tubuhnya.


"Pergilah. Aku tidak ikut." Jawab Dio. Ia merasa gengsi jika harus menghampiri Hanum dan ketiga rekan kerjanya.

__ADS_1


Marvel menoleh pada Arthur. "Arthur, apa kau mau ikut dengan Ayah ke tempat Divan?" Tanya Marvel.


"Mau Ayah!" Jawab Arthur bersemangat.


Marvel tersenyum mendengarnya. Ia pun mengajak Arthur untuk pergi ke tempat Divan berada dan meninggalkan Dio seorang diri di depan tenda.


"Lihat saja, tidak lama lagi dia pasti juga akan menyusul kami." Ucap Marvel sambil tersenyum miring.


Dio yang ditinggal begitu saja oleh Marvel tentu saja dibuat kesal. "Dia memang benar-benar keterlaluan! Berani sekali dia meninggalkan aku seorang diri di sini?!" Gerutu Dio.


Karena tidak ingin berada seorang diri di tempatnya berada dan ingin melihat kegiatan Hanum dan teman-temannya saat ini, Dio pun memilih segera menyusul Marvel dengan berlari agar dapat mengejar langkah Marvel.


"Sialan!" Umpat Dio pada Marvel setelah berada di belakang tubuh Marvel.


Marvel memilih diam saja sambil menatap Arthur yang kini tengah berlari ke arah Divan.


"Hai, Hanum. Apakah kami boleh bergabung?" Tanya Marvel setelah berada di dekat Hanum dan Sally.

__ADS_1


"Emh, tentu saja." Jawab Hanum sedikit terbata takut jika keputusannya membuat rekan kerjanya merasa tidak nyaman.


"Tentu saja boleh, Tuan. Kami merasa sangat senang jika Tuan Marvel dan Tuan Dio berada di sini." Ucap Sally yang turut angkat suara.


"Panggil Marvel dan Dio saja. Kau bukanlah bawahan kami dan yang pasti derajat kita sama." Ucap Marvel seraya tersenyum.


Sally hampir saja meleleh melihat senyuman di wajah tampan Marvel. "Baiklah, Marvel." Jawab Sally malu-malu.


"Bagiamana kalau Marvel dan Dio membantu kita mengipas arang saja agar suasana di sini terasa semakin ramai dan membantu." Saran Gaga. Ia melupakan sejenak perbedaan derajat di antara mereka saat ini.


"Setuju. Dio, kau pergilah kipaskan arang itu. Aku akan menemani putra kita." Titah Marvel pada Dio yang membuat Dio membulatkan kedua bola matanya.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2