Istri Figuran

Istri Figuran
Jangan menyalahkan dirimu


__ADS_3

Dio hanya bisa menggenggam tangan istrinya dan mengajak istrinya itu untuk berbicara. Hanum yang belum sadar dari pingsannya pun hanya diam tak menjawab perkataan Dio.


Dio benar-benar merasa sangat bersalah melihat keadaan istrinya saat ini. Entah apa yang harus ia lakukan selanjutnya untuk mendapatkan kata maaf dari istrinya tersebut.


Tak berselang lama Hanum yang masih belum sadar pun dipindahkan ke ruangan perawatan.


"Kenapa istri saya belum sadar juga, Dokter?" Tanya Dio dengan wajah yang nampak cemas.


"Kita tunggu saja, Tuan. Semoga sebentar lagi Nona Hanum segera sadar." Ucap Dokter.


Dio menghela nafas. Cemas sekali rasanya ia saat ini melihat istrinya yang tak kunjung sadar dari pingsannya.


"Lain kali jangan lagi lupa mengisi daya ponselmu agar aku tidak sulit menghubungimu!" Ucap Daniel tegas pada Dio.


"Aku tidak lupa. Hanya saja tadi aku menghidupkan mode pesawat saat berada di ruangan ICU." Jawab Dio membantah perkataan Daniel.


Daniel menghela nafasnya. Lagi-lagi sahabatnya itu bersikap ceroboh hingga membuat semua orang termasuk Hanum sulit menghubunginya.


Setelah mendengarkan perkataan Daniel, Dio pun segera mematikan mode pesawat di ponselnya.


"Ponselmu berbunyi. Sepertinya ada panggilan masuk." Ucap Daniel pada Dio.

__ADS_1


Dio yang sejak tadi tidak memperdulikan ponselnya yang terus berbunyi sejak ia mematikan mode pesawat pun mengeluarkan ponselnya dari saku celananya. Dilihatnya di layar ponselnya orang tua Calista menelefonnya. Dio mengabaikan panggilan tersebut karena kini ia hanya ingin fokus pada istrinya.


"Kenapa tidak diangkat?" Tanya Daniel.


"Istriku lebih penting." Jawab Dio singkat dan berhasil membuat Daniel tersenyum tipis mendengarnya.


Lima belas menit sudah berada di dalam ruangan perawatan akhirnya kedua kelopak mata Hanum yang tertutup pun terbuka.


"Aw..." ringis Hanum sambil memegang kepalanya yang terasa sakit.


"Hanum, kau sudah sadar?" Dio yang sejak tadi menunggu Hanum sadar pun seketika bangkit dari duduknya dan menatap wajah istrinya.


"Dio, kenapa aku bisa ada di sini?" Tanya Hanum.


"Pingsan?" Ulang Hanum pelan dan mengingat-ingat apa yang terjadi sebelum ia tidak sadarkan diri.


"Hanum... maafkan aku." Lirih Dio sambil menggenggam tangan Hanum.


Hanum menatap wajah suaminya itu dengan bingung. "Maaf? Untuk apa?" Tanyanya.


Dio menundukkan kepalanya. "Maaf karena aku sudah bersikap buruk kepadmu dengan mengabaikanmu dan Divan." Sesal Dio. Kedua bola mata Dio pun berkaca-kaca saat mengatakannya. "Aku bukan hanya mengabaikanmu dan Divan tapi juga calon anak kita." Lanjutnya.

__ADS_1


"A-apa... kau—" perkataan Hanum terputus karena Dio memotongnya.


"Aku sudah mengetahuinya, Hanum. Aku sudah mengetahui jika saat ini kau sedang hamil. Maafkan aku. Maafkan aku yang sudah sangat salah kepadamu." Dia memejamkan kedua kelopak matanya menahan air matanya agar tidak keluar.


"Kau sudah mengetahui jika aku hamil?" Hanum merasa terkejut mendengarnya.


"Ya, aku baru mengetahuinya. Kenapa kau tidak bilang jika kau sedang hamil? Kau tahu bukan jika kehamilanmu adalah hal yang sangat aku tungu selama ini." Ucap Dio.


"Aku hanya tidak ingin menambah beban pikiranmu. Aku mengerti saat ini kau sedang fokus dengan masalah Calista dan aku tidak ingin egois hanya mementingkan diriku sendiri." Jawab Hanum.


Semakin merasa bersalah saja Dio mendengarkan perkataan istrinya tersebut. Terlalu sibuk dengan perasaan bersalahnya pada Calista membuat Dio lupa jika ada istri dan anaknya yang membutuhkan perhatian darinya.


"Maafkan aku." Dio kembali mengucapkan permintaan maaf untuk istrinya.


Hanum yang melihat suaminya merasa sangat bersalah pun mengusap tangan Dio. "Tidak perlu meminta maaf. Aku mengerti dengan kondisimu saat ini. Tidak mudah bersikap biasa saja pada orang yang sudah berkorban nyawa untuk kita." Ucap Hanum lembut menenangkan hati suaminya.


***


Sebelum lanjut, jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Noda Menjadi yang Kedua, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2