Istri Figuran

Istri Figuran
Pemilik cafe


__ADS_3

"Kau benar, itu adalah Hanum." Jawab pria yang ada di sebelahnya.


"Untuk apa Hanum datang ke sini?" Pria itu nampak bingung.


Plak


Pukulan pelan mendarat di lengan pria itu. "Tentu saja untuk makan. Kau pikir untuk apa." Decaknya.


"Ish kau ini..." pria yang tak lain adalah Marvel mengelus lengannya yang sebenarnya tidak sakit. "Maksudku tumben sekali Hanum datang ke tempat ini." Ucapnya pada teman baiknya yang tak lain adalah Kevin.


"Mungkin Hanum ingin mencoba makan di cafe ini." Jawab Kevin.


Marvel menganggukkan kepalanya. "Apa Hanum tau jika cafe ini adalah milik Dio?" Tanya Marvel.


Kevin mengangkat kedua bahunya.


"Entahlah. Mungkin saja tidak. Kau tahu jelas bagaimana hubungan mereka saat ini." Jawab Kevin.


Marvel menanggukkan kepalanya. Pandangannya terus tertuju pada Hanum yang sedang berbincang dengan ketiga rekan kerjanya. "Syukurlah anak itu mendapatkan teman-teman yang baik di sini. Aku lihat ketiga temannya tulus berteman dengan Hanum." Komentar Marvel.


Kevin mengangguk menyetujuinya. "Sudah seharusnya ia mendapatkan teman yang baik setelah sekian lama terjebak di lingkungan teman yang buruk." Jawab Kevin.

__ADS_1


"Kau benar." Ucap Marvel.


Tak berselang lama Daniel nampak masuk ke dalam cafe hingga membuat pandangan Marvel dan Kevin beralih dari Hanum dan tertuju pada Daniel.


"Kalian sudah lama?" Tanya Daniel pada kedua sahabatnya.


"Cukup lama." Jawab Marvel ketus pada Daniel.


Daniel tak menanggapinya dan duduk begitu saja di depan kedua sahabatnya. "Dimana Dio? Bukankah dia ada di sini hari ini?" Tanya Daniel.


"Katanya sebentar lagi akan keluar." Jawab Kevin.


Marvel pun kembali angkat suara memberitahu Daniel jika Hanum tengah berada di tempat yang sama dengan mereka saat ini. Sontak saja pandangan Daniel langsung tertuju pada Hanum dan ketiga rekan kerjanya. Dan secara bersamaan keempat orang yang ditatap Daniel juga tengah menatap padanya.


Hanum mengangguk saja mengiyakan perkataan Sally sambil membalas senyuman Daniel, Marvel dan Kevin.


"Oh iya, apa sebelumnya kau sudah mengetahui jika Tuan Kevin dan Tuan Marvel adalah sahabat Tuan Daniel?" Tanya Sally.


Hanum terdiam beberapa saat. "Ya. Aku sudah mengetahuinya." Jawabnya.


Kening Sally mengkerut mendengar jawaban dari Hanum. Bukankah selama ini Hanum bekerja di kota Bandung. Lalu kenapa Hanum bisa begitu cepat mengenal kedua sahabat Daniel pikirnya.

__ADS_1


Tak berselang lama seorang pria yang baru saja keluar dari dalam ruangan kerjanya nampak berjalan menuju ketiga sahabatnya berada. Tentu saja melihat kedatangan pria itu membuat Sally langsung memberitahu Hanum tentang sang pemilik cafe pada Hanum.


"Hanum, kau lihat ke arah Tuan Daniel saat ini." Pinta Sally.


Hanum pun menurutinya. Kedua mata Hanum seketika membola melihat sosok suaminya tengah berdiri di sana.


"Tuan yang sedang berdiri di hadapan Tuan Daniel saat ini adalah pemilik cafe ini." Ucap Sally sedikit berbisik karena seorang pelayan kini sedang menghidangkan makanan di atas meja mereka.


"Apa..." lirih Hanum merasa terkejut dengan info yang ia dapatkan.


"Ya. Namanya Tuan Dio. Dia sangat tampan bukan? Ya... walau ketampanannya masih berada di bawah ketampanan Tuan Daniel." Ucap Sally.


Hanum terdiam tak menjawab perkataan Sally karena kini pemikirannya tertuju pada sosok suaminya.


Dio pemilik cafe ini? Tanyanya dalam hati.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2