Istri Figuran

Istri Figuran
Apa tidak berniat untuk menikah?


__ADS_3

Siang itu setelah kepulangan keluarga dan sahabat-sahabat Dio dan Hanum, Calista dan Rose nampak datang mengunjungi kediaman Dio dan Hanum untuk melihat si kecil Daisy.


Calista dan Rose datang membawa sebuah kado berukuran cukup besar untuk si kecil Daisy. Hanum yang melihat kedatangan teman baiknya pun tersenyum dan memeluk mereka barang sejenak.


"Selamat atas kelahiran putrimu, Hanum." Ucap Calista seraya tersenyum pada Hanum.


"Terima kasih, Cal." Jawab Hanum.


Rose pun ikut memberikan ucapan selamat kepada Hanum seraya memberikan kado kepada Hanum.


"Ayo duduk dulu." Ajak Hanum pada keduanya.


Calista dan Rose mengiyakannya lalu mereka pun duduk di atas sofa yang berhadapan dengan Hanum.


Tak berselang lama, Dio pun datang menghampiri mereka sambil membawa Daisy yang nampak bangun di dalam gendongannya.


"Wah, anak kalian lucu sekali." Komentar Rose saat melihat si kecil Daisy.


"Terima kasih." Jawab Hanum seraya tersenyum.


Calista pun ikut mendekat pada Rose untuk melihat wajah anak dari mantan kekasihnya itu. "Dia mirip sekali denganmu, Hanum." Komentar Calista.

__ADS_1


"Benarkah begitu? Banyak yang bilang Daisy memang mirip denganku." Jawab Hanum.


Calista menganggukkan kepalanya. Karena Calista dan Rose ingin menggendong si kecil Daisy, mereka pun berpamitan untuk mencuci tangan lebih dulu.


Dio yang melihat keberadaan mantan kekasihnya pun bersikap biasa saja seolah tidak ada lagi rasa yang tersisa di hatinya untuk Calista. Pun dengan Calista, wanita itu terlihat biasa saja tak menunjukkan ekspresi sedih atau murung pada mantan kekasihnya itu.


Bu Shanty yang baru saja turun dari kamarnya yang berada di lantai atas pun tersenyum melihat kedatangan Rose dan Calista.


"Kalian sudah lama?" Tanya Bu Shanty setelah menyalimi keduanya.


"Belum terlalu lama, Tante." Jawab Calista.


Bu Shanty mengangguk-anggukkan kepalanya. "Tunggu sebentar, ya. Tante buatkan minum dulu untuk kalian." Pamit Bu Shanty.


Dio yang tidak merasa canggung ada mantan kekasihnya di dekatnya pun hanya diam duduk di sebelah Hanum.


"Apa kau ingin minum?" Tawar Dio pada Hanum.


"Tidak. Nanti saja." Jawabnya.


Dio mengangguk mengiyakannya.

__ADS_1


Selama berada di kediaman Dio dan Hanum, Calista lebih banyak bercerita dengan Hanum tentang persalinannya dan sesekali bergantian menggendong Baby Daisya.


Bu Shanty yang melihat Calista kini sudah berbesar hati menerima keadaanya dibuat senang karena menantunya tak akan lagi merasa tidak enak pada Calista.


Setelah cukup lama berada di kediaman Hanum dan Dio, Calista dan Rose pun berpamitan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.


"Cal, apa kau tidak berniat menikah?" Tanya Rose saat mereka sudah berada di dalam perjalanan pulang.


Calista menoleh pada teman baiknya itu. "Kenapa kau bertanya seperti itu, hm?" Tanya Calista.


"Tidak apa-apa. Aku hanya ingin memastikan kau tetap akan melanjutkan hidupmu dengan baik setelah berpisah dari Dio." Jawab Rose.


Calista menghela nafas panjang. "Aku belum memikirkannya saat ini. Aku hanya ingin fokus pada karirku saja saat ini." Jawabnya.


"Apa kau takut akan mengulang kisah yang sama jika kau memiliki pasangan lagi?" Tebak Rose.


"Ya, seperti itulah. Aku tidak ingin semua terjadi lagi dan untuk saat ini dan entah sampai kapan itu aku sepertinya akan sulit menerima orang baru di dalam hidupku lagi."


***


Sebelum lanjut, jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shy yang lagi on going juga berjudul Noda Menjadi yang Kedua, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2