
Walau dibuat bingung dengan perkataan Hanum namun Dio tetap lebih dulu mengutamakan gairahnya yang sudah di ubun-ubun hingga akhirnya ia pun memposisikan tubuhnya untuk memasuki wanitanya.
"Aku tahu ini bukan yang pertama untukmu. Aku harap kau tidak kesakitan." Ucap Dio.
Hanum memilih diam saja sambil memicingkan kedua kelopak matanya karena takut melihat tubuh polos Dio yang berada di atas tubuhnya saat ini.
Melihat Hanum yang sudah siap menerima sentuhannya membuat Dio segera memajukan tubuhnya untuk melakukan penyatuan.
"Kau terlihat tegang." Dio berbisik lembut di telinga Hanum lalu membungkam bibir Hanum dengan bibirnya.
Sedetik kemudian Hanum menahan rasa ingin berteriak saat merasakan sebuah benda tumpul hendak menerobos masuk ke dalam bagian intinya.
Deg
Dio menghentikan kegiatannya dan menatap wajah Hanum dengan intens. Ia merasa aneh saat ini. Bukankah Hanum adalah wanita single parent yang berarti sudah pernah melahirkan sebelumnya? Tapi kenapa ia terasa sulit untuk menerobos masuk ke dalam bagian inti istrinya itu?
__ADS_1
Untuk memastikan apa yang terjadi dan mengikuti logikanya yang sudah ingin dipuaskan saat ini membuat Dio melanjutkan niatnya dan terus menerobos memasuki lubang kenikmatan milik Hanum.
Deg
Deg
Jantung Dio berdebar-debar diikuti suara teriakan Hanum yang terdengar cukup keras saat miliknya sudah hampir seluruhnya masuk ke dalam ****** wanitanya setelah tadi ia sempat bersusah payah menerobosnya.
Kenapa rasanya seperti seorang gadis saja? Dio berucap dalam hati sambil menatap wajah Hanum yang sudah basah oleh air mata. Istrinya itu nampak begitu kesakitan hingga melampiaskan rasa sakitnya dengan mencengkram erat punggungnya.
Dio tak lagi memperdulikan apa yang ada di dalam pemikirannya saat ini dan lebih mementingkan gairahnya yang sudah sangat membara. Hanum yang merasa sangat kesakitan karena ini adalah yang pertama kali untuknya melampiaskan rasa sakitnya dengan mencakar punggung Dio dan menggigit kuat pundak pria itu.
"Aghhr..." Hanum semakin kuat mencengkram erat punggung Dio saat Dio menambah ritme kecepatannya.
Melihat istrinya yang begitu kesakitan membuat Dio sadar sudah menyakiti istrinya dan memperlambat ritme gerakannya.
__ADS_1
Rasa sakit yang awalnya Hanum rasakan perlahan hilang dengan sentuhan lembut yang Dio berikan. Selama kegiatan panas mereka berlangsung Dio kembali dibuat bertanya-tanya kenapa ada yang aneh dengan tubuh istrinya saat ini. Istrinya bukanlah seperti seorang wanita yang sudah pernah melakukannya sebelumnya tapi rasanya seperti menyentuh seorang gadis.
Satu jam berlalu, Hanum dan Dio masih menyatu dalam pergulatan panas mereka yang semakin membara karena Dio terlihat semakin candu memasuki tubuh istrinya tersebut. Ini adalah yang pertama juga untuknya dan Dio benar-benar dibuat kehilangan akal sehatnya karena kenikmatan dari tubuh istrinya.
Setelah hampir dua jam berlalu, akhirnya Dio menghentikan kegiatan panas mereka saat melihat Hanum yang sudah sangat kewalahan melayaninya walau sebenarnya dirinya tak rela menghentikannya.
Deg
Setelah penyatuan mereka terlepas Dio dibuat sangat-sangat tertegun melihat banyaknya bercak darah yang menghiasi sprai ranjang yang bewarna putih.
"Da-darah?" Ucapnya lalu menatap pada Hanum.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
__ADS_1
Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗