Istri Figuran

Istri Figuran
Jangan menjadi pebinor!


__ADS_3

"Dio?" Marvel terkejut melihat Dio yang tiba-tiba saja sudah berdiri di belakang mereka.


"Dio?" Alfin dan Gaga pun turut merasa terkejut melihat keberadaan Dio.


"Jadi siapa wanita yang kalian maksud itu?" Tanya Dio tertuju pada Gaga dan Alfin.


"Maaf. Kami rasa itu bukan ranah kami untuk menyampaikannya. Jika anda ingin tahu maka tanyakanlah langsung pada istri anda." Jawab Alfin datar.


Dio dibuat geram mendengarnya. Tapi bagaimana pun juga ia tidak bisa memaksa rekan kerja Hanum untuk menjawab pertanyaannya. Marvel pun memilih bangkit dari posisinya saat ini dan meminta Dio mengikutinya.


"Jika kau merasa penasaran kau bisa mencaritahunya langsung. Jangan memaksa mereka untuk menjawabnya." Ucap Marvel.


Dio mendengus mendengarnya. Ia bisa saja mencaritahu siapa wanita itu tapi pasti membutuhkan waktu sedangkan ia ingin mengetahuinya saat ini juga.


"Ikannya sudah siap." Ucap Alfin sedikit keras hingga membuat perhatian Dio teralihkan ke sumber suara.


"Lupakan rasa ingin tahumu. Saat ini ayo kita nikmati acara yang sudah mereka buat." Ajak Marvel.

__ADS_1


Dio mengangguk saja karena ia juga tidak ingin menjadi pengacau di acara istri dan teman-teman istrinya itu.


Tak berselang lama, kini Dio, Marvel, Hanum dan yang lainnya sudah duduk di depan pondok menikmati ikan bakar. Seperti biasanya saat sedang makan Hanum tidak akan fokus pada makanannya sendiri karena fokusnya terbagi membantu Divan memisahkan duri dari daging ikan yang Divan makan.


Tingkah laku Hanum itu pun berhasil menarik perhatian Alfin yang duduk berhadapan dengannya. Alfin tersenyum melihat betapa manisnya sikap Hanum saat ini. Senyuman di wajah Alfin itu pun dapat dilihat oleh Dio yang sejak tadi memperhatikan gerak-geriknya.


"Ehm." Dio berdehem cukup keras hingga membuat pandangan Alfin teralihkan dari Hanum.


"Ada apa denganmu?" Tanya Marvel pada Dio.


"Tidak ada." Jawab Dio singkat lalu kembali menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.


Setelah menghabiskan cukup lama waktu berada di antara Hanum dan ketiga rekan kerjanya, akhirnya Dio kembali ke tenda mereka berada diikuti Arthur dan Marvel.


"Hanum, apa kau tidak ingin tidur bersama suamimu saja?" Tanya Sally setelah kepergian Dio dan Marvel.


"Tidak. Aku akan tidur di sini bersamamu." Jawab Hanum.

__ADS_1


"Baiklah. Aku pikir kau mau dekat bersama suamimu saja." Ucap Sally dan mendapatkan gelengan kepala dari Hanum.


Melihat Divan yang sudah menguap tanda mengantuk membuat Hanum berpamitan pada Sally membawa Divan untuk tidur.


Gaga dan Alfin pun bergabung dengan Sally setelah Hanum masuk ke dalam pondok bersama Divan.


"Aku masih tidak menyangka jika Tuan Dio adalah suami Hanum." Ucap Gaga pada Sally.


Sally menganggukkan kepalanya. "Walau pun menjadi istri dari pengusaha kaya raya tapi tidak membuat Hanum bersikap sombong hingga kita dibuat tak menyangka saat mengetahuinya." Jawab Sally.


"Kau benar. Tapi entah mengapa aku merasa jika hubungan Tuan Dio dan Hanum tidak seperti suami istri pada umumnya. Mereka terlihat masih berjarak." Ucap Alfin.


"Aku juga merasakannya. Tapi walau pun begitu aku harap kau tidak memiliki cita-cita untuk menjadi pebinor." Pesan Sally pada Alfin.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗


__ADS_2