
Beberapa hari telah berlalu, Dio terus menawarkan pada Hanum untuk berangkat bekerja bersama dan tentu saja tawaran dari Dio itu mendapatkan persetujuan dari Hanum karena tidak enak menolak ajakan dari suaminya yang sudah sangat baik padanya akhir-akhir ini.
Seperti hari sebelumnya, Dio selalu mengantarkan Hanum pergi bekerja dengan menurunkannya di dalam perkarangan perusahaan. Dan karena itu membuat beberapa orang karyawan termasuk Cita yang bekerja di perusahaan kini dibuat bertanya-tanya tentang siapakah gerangan sosok yang mengantarkan Hanum menggunakan mobil mewahnya itu.
Hanum pun sudah tak lagi takut keluar dari mobil Dio dan tidak memperdulikan tanggapan orang kepadanya. Lagi pula tidak ada salahnya bukan jika ia diantarkan pergi bekerja oleh suaminya sendiri? Terlepas dari itu Dio juga yang menawarkan mengantarkannya pergi bekerja dan pria itu seperti tidak takut jika status di antara mereka saat ini diketahui oleh banyak orang.
Melihat kemajuan hubungan Dio dan Hanum membuat Richard memberitahukan kemajuan itu setiap harinya pada Bu Shanty dan Digo. Tentu saja mendengarkan informasi dari Richard membuat Bu Shanty merasa sangat senang bahkan berniat menghampiri anak dan menantunya itu di ibu kota.
"Ternyata keberadaanmu di perusahaanku benar-benar membuat Dio menjadi cemburu buta hingga tidak sadar sudah membuka mata orang-orang jika mereka adalah sepasang suami istri." Ucap Daniel pada Richard di ruangan kerjanya.
Richard menepuk dadanya. "Aku. Pesona yang ada di dalam diriku tentu saja membuat Dio cemburu. Kau ingat bukan jika beberapa tahun lalu kekasih Dio pernah menyukaiku karena aku lebih tampan darinya?" Tanya Richard.
__ADS_1
Daniel menganggukkan kepalanya. Dibandingkan Dio, Daniel akui Richard memang lebih tampan ditambah keturunan bule yang tercetak jelas di wajah tampannya.
"Walau pun hubungan mereka sudah ada kemajuan tapi kau harus tetap membuat Dio cemburu. Aku ingin Dio terus cemburu dan akhirnya terus memikirkan Hanum hingga membuatnya melupakan Calista di hatinya." Ucap Daniel.
"Kau tenang saja. Setiap bertemu dengannya aku pasti akan membuatnya cemburu." Jawab Richard.
Daniel menganggukkan kepalanya seraya tersenyum. "Lalu bagaimana dengan Cita? Apa kau masih melihatnya bersikap buruk pada Hanum?" Tanya Daniel.
"Wanita itu benar-benar keterlaluan. Jika tidak mengingat profesional dalam bekerja mungkin aku sudah memecatnya." Ucap Daniel. Di balik sikap buruk Cita pada Hanum, wanita itu memiliki kinerja yang cukup baik selama ia bekerja.
"Ya. Aku tahu itu. Sekarang kita hanya bisa memantaunya agar tidak bersikap di luar batas saja." Ucap Richard.
__ADS_1
Daniel kembali mengangguk. Percakapan di antara mereka tidak berlangsung lama karena Richard mendapatkan panggilan telefon dari Bu Shanty yang mengatakan jika dirinya sudah berada di ibu kota dan ingin mengajak Richard, Dio dan Hanum untuk makan bersama di rumah Nenek Eno nanti malam.
"Sangat menarik. Aku akan membuatnya semakin cemburu padaku. Dan karena rasa cemburu itu membuatnya ingin memiliki Hanum seutuhnya." Ucap Richard dengan tersenyum menyeringai. Ia percaya jika rencananya nanti akan membuat Dio sangat-sangat cemburu dan kepanasan hingga tidak bisa menggunakan akal sehatnya dengan benar lagi.
"Dio... sampai bertemu nanti malam." Ucap Richard kemudian sambil menatap layar ponselnya yang sudah mati.
****
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤
__ADS_1
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗