Istri Figuran

Istri Figuran
Papa tidak ikut


__ADS_3

"Masuk ke dalam rumah? Kenapa dia masuk ke dalam rumah tanpa membangunkanku?" Tanya Hanum lirih. Hanum pun mengabaikan pertanyaan yang ada di benaknya saat ini dan segera masuk ke dalam rumah diikuti oleh Digo.


"Mamah!" Baru dua langkah kakinya masuk ke dalam rumah, Hanum sudah disambut dengan suara teriakan dari putra kesayangannya.


"Divan..." Hanum tersenyum lalu berjongkok sambil merentangkan kedua tangannya. Mengerti dengan maksud Hanum saat ini, Divan pun langsung masuk ke dalam dekapan Hanum.


"Mamah sudah kembali?" Tanya Divan di dalam pelukan Hanum.


Hanum menganggukkan kepalanya sambil menghirup aroma shampo dari kepala Divan. "Anak Mamah sudah mandi? Kenapa bisa harum sekali?" Tanya Hanum.


"Ya, karna pakai sampo baru dibelikan Nenek, Mah." Jawab Divan seadanya.


Hanum melepaskan pelukannya dari Divan lalu menatap pada Bu Shanty yang sedang tersenyum kepadanya.


"Ayo duduk dulu, Hanum." Ajak Bu Shanty pada Hanum.


Hanum mengangguk mengiyakannya lalu mengajak Divan untuk duduk di atas sofa.

__ADS_1


"Hanum, malam ini Mama minta agar kalian tetap menginap di sini ya sebelum besok Mama kembali ke Bandung." Pinta Bu Shanty.


Hanum menganggukkan kepalanya. "Hanum setuju saja, Mah. Tapi bagaimana dengan Dio? Apa dia setuju?" Tanya Hanum.


"Anak itu pasti setuju. Kau tidak perlu mencemaskannya." Jawab Bu Shanty.


Hanum mengangguk saja mengiyakan perkataan Bu Shanty. Baru sebentar berbicara dengan Bu Shanty di ruang tengah, Hanum sudah berpamitan untuk membersihkan tubuhnya yang sudah terasa sangat lengket. Selain ingin membersihkan tubuhnya, Hanum juga ingin menghilangkan rasa kantuk di matanya saat ini.


Saat sudah berada di depan kamar Dio, Hanum terdiam memikirkan apa yang dilihatnya kemarin sore. "Apa akan aman jika aku langsung masuk ke dalam kamar?" Tanya Hanum pada dirinya sendiri. Merasa awas kejadian kemarin akan terulang kembali, Hanum pun memutuskan untuk mengetuk pintu lebih dahulu. Setelah mendapatkan jawaban dari dalam, barulah Hanum masuk ke dalam kamar.


Syukurlah dia masih berpakaian lengkap. Ucap Hanum dalam hati sambil melangkah masuk ke dalam kamar.


Dia pasti sedang berpikiran kotor. Ucap Dio dalam hati.


"Apa kau ingin mandi lebih dulu?" Tawar Hanum sebelum memutuskan untuk masuk ke dalam kamar mandi.


Dio hanya diam dengan wajah datarnya. Karena Dio hanya diam saja membuat Hanum memutuskan untuk lansung masuk ke dalam kamar mandi tanpa menunggu Dio menjawab pertanyaannya.

__ADS_1


*


Setelah makan malam telah selesai dan semua orang sudah beranjak masuk ke dalam kamar masing-masing untuk beristirahat, di ruang tengah Hanum terlihat masih duduk berdua bersama Divan menikmati acara televisi malam itu.


"Divan, Mama berencana akan pergi berjalan-jalan dengan rekan kerja Mama di akhir pekan. Apa Divan mau ikut bersama Mama, Nak?" Tanya Hanum lembut pada Divan.


"Mama mau ajak Divan pergi bermain?" Kedua bola mata Divan berbinar setelah mendengarnya.


Hanum pun mengangguk mengiyakannya. "Jadi apa Divan mau ikut?" Tanya Hanum lagi.


Divan dengan cepat menganggukkan kepalanya. "Ya, Divan mau ikut, Ma. Tapi Papa juga ikut kan, Mah?" Tanya Divan.


Hanum seketika menggelengkan kepalanya. "Papa tidak ikut. Papa juga pasti ada kesibukan di akhir pekan jadi Mama hanya mengajak Divan saja." Jawab Hanum yang membuat sosok pria yang sejak tadi mencuri dengar pembicaraan mereka memicingkan kedua matanya.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.

__ADS_1


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2