Istri Figuran

Istri Figuran
Rencana akhir pekan


__ADS_3

Semua orang pun mengiyakannya lalu memulai pekerjaan mereka masing-masing.


Berbeda dengan tim Hanum yang sudah fokus pada pekerjaan mereka masing-masing, di ruangan berbeda tepatnya di ruangan tim B, Cita terlihat masih sibuk mengirimkan pesan pada Mamanya di rumah untuk memberitahu apa yang baru dilihatnya tadi pagi. Cita mengadukan pada Mamanya tentang Hanum yang keluar masuk dari dalam mobil mewah sejak sore kemarin.


"Dia tidak boleh bahagia lebih dari pada aku!" Gumam Cita setelah membalas pesan yang dikirimkan Mommynya.


Di dalam hatinya saat ini benar-benar merasa tidak tenang membayangkan jika Hanum mendapatkan sosok pria kaya raya dibandingkan dirinya dan dirinya akan kembali tertinggal oleh saudara tirinya itu.


"Aku bersumpah tidak akan membiarkan hidupmu menjadi tenang!" Gerutu Cita sambil mengeratkan genggaman pada ponselnya.


Nimas yang sedikit mendengarkan perkataan Cita hanya bisa menggelengkan kepalanya dan melanjutkan pekerjaannya kembali.


*


Saat siang hari telah tiba, Hanum dan ketiga rekan kerjanya memilih untuk makan di kantin perusahaan saja untuk menghemat waktu karena ada hal yang ingin mereka bicarakan saat makan siang bersama.

__ADS_1


"Jadi rencananya akhir pekan nanti Gaga ingin mengajak kita jalan-jalan mendatangi tempat wisata yang ada di pinggir kota. Rencananya selain berjalan-jalan di sekitar tempat wisata kita juga akan berkemah di sana dalam waktu satu malam saja." Ucap Sally membuka percakapan mereka siang itu.


"Aku setuju. Sudah lama sekali kita merencanakannya dan kali ini harus berhasil." Jawab Alfin.


Sally dan Gaga tersenyum mendengarnya.


"Lalu bagaimana denganmu, Hanum? Apa kau setuju?" Tanya Sally kemudian karena Hanum hanya diam saja.


Hanum menatap ketiga temannya satu persatu. "Kalian tahu jika aku sudah memiliki seorang anak bukan? Aku tidak bisa meninggalkannya seorang diri di rumah." Jawab Hanum pada akhirnya.


"Apa tidak masalah?" Tanya Hanum meragu. Ia takut jika kehadiran putranya nanti membuat ketiga temannya merasa tidak nyaman.


"Tentu saja tidak masalah. Pasti lebih menyenangkan jika ada putramu di sana nantinya. Lagi pula kau tenang saja, di sana sudah ada penjaga yang bisa menuntun kita kemana pun kita pergi." Ucap Alfin menenangkan hati Hanum.


"Emh, baiklah kalau begitu. Aku akan mempertanyakan hal ini dulu pada Divan apa dia mau ikut atau tidak." Jawab Hanum.

__ADS_1


Alfin, Gaga dan Sally tersenyum mendengar jawaban dari Hanum. Setelah cukup membicarakan rencana mereka di akhir pekan, akhirnya mereka pun menikmati makanan mereka masing-masing yang sudah terhidang di atas meja.


Saat sedang asyik menikmati makanan, Hanum dan ketiga sahabatnya tiba-tiba memusatkan pandangan mereka pada sosok perempuan kecil yang baru saja masuk ke dalam kantin bersama dua orang pria yang sangat tidak asing di mata mereka terlebih di mata Hanum.


"Om Marvel, Zel mau makan ayam bakar dan es krim lagi di sini, ya." Pinta perempuan kecil itu yang tak lain adalah Zeline putri Daniel sambil menatap dua pria dewasa yang kini memegang tangannya.


"Baiklah." Jawab kedua pria yang tak lain adalah Marvel dan Dio berbarengan lalu melangkah ke arah penjual di kantin.


"Tante Hanum?" Ucap Zeline saat matanya menangkap sosok Hanum yang sedang menatap ke arahnya. Mendengar nama istrinya disebut langsung saja membuat Dio mengarahkan pandangan ke arah Hanum berada.


***


Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, rate bintang 5 dan komennya dulu, ya.


Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤

__ADS_1


Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ untuk mengetahui informasi update.


__ADS_2