
Pukul dua dini hari, Hanum nampak terjaga dari tidurnya. Suasana kamar yang gelap membuatnya langsung memfokuskan pandangan ke arah sofa dimana ia melihat cahaya di sana.
"Dio? Sedang apa dia." Gumam Hanum menatap Dio yang sedang fokus menatap laptop di pangkuannya. "Aneh sekali. Kenapa dia membuka laptop dalam keadaan lampu kamar yang mati?" Lanjut Hanum kemudian.
Karena merasa penasaran apa yang sedang dilakukan suaminya itu Hanum pun bangkit dari atas ranjang lalu melangkah pelan ke arah Dio berada.
"Dio?" Panggil Hanum pelan agar tak mengagetkan Dio yang nampak sangat fokus menatap layar laptopnya.
"Hanum?!" Ucap Dio sedikit keras karena terkejut. Keterkejutan Dio pun membuat laptop yang tadi dipangkunya kini terjatuh di atas lantai.
"Astaga!" Hanum yang merasa panik karena laptop milik Dio terjatuh pun berniat untuk mengambilnya. Melihat pergerakan Hanum membuat Dio dengan sigap langsung mengambil laptopnya yang sedang menampilkan sebuag video dewasa dari sahabatnya.
"Jangan menyentuh laptopku!" Titah Dio setelah mengambil laptopnya. Jantungnya berdebar lebih cepat karena hampir saja Hanum melihat video yang sedang dipurar di laptopnya.
__ADS_1
"Video apa itu?" Tanya Hanum yang samar-samar melihat video yang Dio tonton.
Dio tak menjawabnya justru menutup layar laptopnya. Melihat sikap Dio yang sedikit aneh membuat Hanum meninggalkannya dan berjalan ke arah saklar berada untuk menghidupkan lampu kamarnya.
"Kenapa tidak menghidupkan lampu kamar jika kau ingin menghidupkan laptopmu? Matamu bisa bermasalah jika melihat layar laptop dengan kondisi gelap." Ucap Hanum sambil melangkah ke arah Dio.
Dio yang masih merasa gugup karena Hanum hampir saja melihat apa yang ditontonnya hanya diam dan mencoba memasang wajah tenang agar kegugupannya tidak terlihat.
"Maaf jika mengagetkanmu dan membuat laptopmu terjatuh." Ucap Hanum kemudian karena Dio hanya diam saja.
Walau dibuat bingung mendengar perintah suaminya namun Hanum menurut saja. Lagi pula ia harus membatasi diri agar tidak terlalu banyak berinteraksi dengan Dio.
Melihat Hanum yang sudah kembali ke arah ranjang membuat Dio menghembuskan nafas lega. Pandangannya pun turun menatap dimana juniornya berada. "Untung saja dia tidak melihatmu sedang bangun. Kalau tidak, aku tidak tahu harus menjelaskan apa." Ucap Dio pelan agar Hanum tak dapat mendengarnya.
__ADS_1
Tak ingin mengambil risiko lebih jauh dengan apa yang ditontonnya baru saja, Dio pun segera membuka laptopnya kembali dan segera mematikan layar laptopnya setelah sebelumnya mencabut flash disk milik Daniel. Setelahnya ia menyimpan flash disk itu di dalam tas laptopnya bersama laptopnya dan segera membawanya keluar ke ruangan kerjanya berada.
"Tadi aku melihat ada yang aneh padanya." Ucap Hanum yang tadi tidak sengaja melihat sesuatu yang nampak menonjol di celana Dio. Ternyata dugaan Dio salah jika Hanum tidak melihatnya karena terbukti Hanum sempat melihatnya saat hendak mengambil laptop Dio yang terjatuh tadi.
Hanum pun menggeleng mengusir pemikiran kotornya karena sudah menebak-nebak apa yang menonjol di balik celana Dio tadi.
"Dia terlihat sangat takut saat aku mengambil laptopnya. Apa dia baru saja menonton film yang tidak-tidak? Aku tadi melihat ada video yang sedang berjalan di layar laptopnya." Ucap Hanum kemudian.
Beberapa saat larut dalam pemikirannya sendiri, akhirnya lamunannya terhenti saat mendengar pintu kamar terbuka pertanda Dio sudah kembali ke kamarnya.
***
Lanjut? Jangan lupa berikan vote, like, point, dan komennya dulu, ya.
__ADS_1
Sambil menunggu Dio dan Hanum update, silahkan mampir di novel shay yang lagi on going juga berjudul One Night Love Tragedy, ya🖤
Dan jangan lupa follow IG shy @shy1210_ 🤗