Mr. Mafia & His Little Maid

Mr. Mafia & His Little Maid
Happy Ending part 1


__ADS_3

Jaden dan Leo melihat ada Jacob yang duduk di kursi roda dan kedua orang tua angkatnya di sana.


"Ada apa kalian berada di sini? Jaden menatap mereka dingin.


"Paman, mereka adalah kakek dan nenekku," jawab V.


"Apa? Mereka kakek dan nenek kamu? Tapi bagaimana mungkin?" Jaden agak kaget.


"Jaden, V adalah anak dari Jacob. Nenek juga baru mengetahui hal ini."


Jaden benar-benar tidak percaya jika V adalah putra dan Jacob dan Renata. Keponakan yang selama ini dia cari ternyata ada di dekatnya.


"Paman, aku minta maaf atas semua kesalahan yang kedua orang tuaku lakukan. Aku sendiri sebenarnya mendekati Denna karena ingin balas dendam, walaupun awalnya aku memang mencintai Denna, tapi setelah kakek dan nenekku mengatakan jika ayah Dennalah yang membuat kehidupanku menderita, aku jadi marah dan tanpa berpikir lagi ingin membalas dendam dengan menikahi Denna dan membuat hidupnya bagai di neraka."


"Kalau sampai itu kamu lakukan, walaupun aku tau kamu keponakan aku, aku tetap akan menghabisi kamu, Nak."

__ADS_1


V terkekeh kecil. "Aku tau, Paman. Mungkin tidak hanya Paman, Kakakku juga karena Kak Dimas sangat mencintai Denna." V melihat pada Denna yang dipeluk mamanya dengan mata yang sembab karena masih memikirkan kabar tentang keadaan Dimas.


"V, nenek selama ini mencari kamu dan ibumu, tapi sangat sulit sekali menemukan keberadaan kalian. Nenek senang akhirnya nenek bisa menemukan cicit nenek satu lagi." Wanita tua itu memeluk V dengan linangan air mata.


"Kita yang memang tidak ingin ditemukan oleh kalian karena ibuku bilang jika dia ingin menghabiskan sisa hidupnya hanya denganku."


"Se-mu-a ini sa-lah ayah, Vero."


Tiba-tiba semua yang di sana kaget mendengar Jacob berbicara walaupun agak terbata.


"Semua berkat putraku yang selalu menjagaku dan merawatku dengan baik," ucap Jacob terbata.


"Ayah!" V memeluk ayahnya dengan haru.


"Maafkan ayah yang membuat hidup kamu penuh penderitaan, Nak. Kebencian dan iri hati ayah pada paman kamu membuat semua masalah terjadi. Seharusnya ayah bersyukur memiliki kakak seperti paman Jaden kamu." Jacob melihat pada Jaden dengan buliran air mata yang jatuh perlahan.

__ADS_1


Sang mafia yang terkenal dingin itu mendekat pada adiknya kemudian membungkuk memeluk adiknya.


"Kak, maafkan aku. Aku benar-benar adik yang buruk selama ini?"


"Bagiku, kamu tetap adikku yang sangat aku sayangi."


Tangan Carlos memegang pundak Jaden. "Nak, maafkan ayah."


Jaden berpaling memeluk ayahnya. "Tidak ada yang perlu di maafkan, Yah. Kita ini keluarga."


"Iya, kita ini keluarga. Jacob pernah menuliskan sesuatu dan memberikan pada kami saat dia mengetahui anaknya hampir mati ditembak oleh seseorang, tapi Dimas kakak angkatnya malah mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan V. Jacob teringat akan semua perbuatan kamu yang selalu melindunginya walaupun Jacob berbuat buruk denganmu."


"Iya, Jacob bilang dia akan mati juga jika putranya mati. Mama sangat takut, Jaden. Mama tidak mau kalau sampai ditinggal oleh putra dan cucu Mama. Mama sadar jika kejahatan yang kami lakukan dengan menebarkan kebencian bisa membawa kita pada bencana yang lebih besar. Maafkan mama, Nak."


"Tidak ada yang perlu dimaafkan di sini. Jaden dan aku bahkan Nenek sudah sejak lama memaafkan kalian. Kami juga salah dalam hal ini." Nara duduk berjongkok di bawah kaki Jacob. "Jacob, kamu mirip sekali dengan putramu. Terima kasih sudah membuka hati kamu dan kembali bersama kita untuk menjadi keluarga." Nara pun memeluk Jacob.

__ADS_1



__ADS_2