Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 27-IZIN


__ADS_3

Keesokan hari nya


Clara meminta izin kepada Axel hari ini untuk keluar karena Dia ingin berkumpul acara reuni bersama teman SMA nya, sebenarnya Clara tidak hobi untuk ikut hal seperti ini tetapi Anggun memaksa nya agar gadis itu ikut dengan nya.


"Jadi Pak Axel, Saya titip Alisa sehari aja yah" ujar gadis itu menatap Axel yang sedang duduk di sofa ruang keluarga itu.


"Kamu ini sama saja lalai dalam bertugas" ketus Axel kepada gadis itu.


"Udah kayak tentara aja lalai dalam bertugas Pak lagi pula sehari aja kok, atau Saya ajak Alisa aja, tapi kan Dia masih di sekolah sekarang" ujar Clara menimang-nimang hal itu sambil berpikir.


"Tidak usah, pergi untuk hari ini" ujar Axel berdiri dari sofa itu dan pergi ke kamar nya meninggalkan Clara.


"Makasih Pak Axel" teriak Clara kepada pria itu dengan senang nya


Clara langsung berlari ke kamar nya, dan memakai outfit yang telah di berikan Anggun kepada nya, gadis itu menatap dress yang di berikan Anggun kepada nya.


"Ini terlalu feminim untuk ku, apa Anggun lupa Aku tidak suka yang terlalu feminim?" gumam Clara menatap dress cantik itu.


Saat gadis itu tengah gudah tiba-tiba pesan masuk di hp jadul nya itu, tertera nama Anggun di sana Awas jangan berani memakai jeans mu! ini baju couple dengan Aku juga Rere!


Isi dari pesan yang di kirim Anggun tersebut, dengan menghela nafas Clara memakai dress itu yang ternyata sangat pas di badan mungil nya.



Clara menatap diri nya di depan cermin sambil tersenyum manis.


"Hei Aku ternyata juga seorang gadis cantik" gumam gadis itu sambil berputar-putar di depan cermin.


Clara melirik jam dinding yang terlihat sudah menunjukan pukul 14.30 itu dengan tergesa-gesa Clara berlari keluar kamar, dan menuju keluar mansion Arnolda, gadis itu ternyata di jemput oleh seorang pria di depan gerbang mansion itu.


"Rey, sorry telat" ujar gadis itu dengan senyum canggung nya.


Reyhan yang sedang duduk di atas motor sport nya itu seketika, perhatian teralihkan oleh sosok suara gadis yang Dia tunggu itu, dengan takjub di sebalik helm itu, pria itu tampak tersenyum menatap gadis cantik.


"Tumben Lu normal dikit, jadi cantik" ujar Reyhan mengoda gadis itu.


Plak..


Pukulan kecil mengenai bahu kekar pria itu, dengan tatapan kesal Clara hanya cemberut dan membuang muka nya.


"Lu kenapa setiap sama Gua, bawaan Lu kalo ga pakai Roy ya pakai dress begini, nanti paha Lu yang kurapan itu kelihatan sama orang" ujar Rey dengan kesal.


"Mata Lu kurapan, paha Gua bersih nih" ujar Clara ingin menyibak dress nya itu sedikit ke atas.


Reyhan yang melihat itu, langsung memegang tangan gadis itu agar tidak melakukan apa yang Dia katakan.


"Bego, nekat nya ga ilang" umpat Rey kepada gadis itu dengan kesal.

__ADS_1


Reyhan melepaskan jaket nya dan mengikatnya kepada pinggang ramping gadis itu agar tertutup.


"Yaudah ayo" ujar Clara naik ke atas motor sport milik Reyhan itu.


"Siap cantik" ujar Reyhan menjalankan motor nya itu membelah jalanan yang ramai dan menghilang.


Axel yang kebetulan ingin keluar menjemput Alisa ke sekolah itu melihat intraksi kedua anak muda itu hanya bisa menatap nya dengan ekspresi yang tidak dapat di baca.


"Apa Dia mengira dengan berpakaian seperti itu membuat nya tambah cantik?" ujar Axel yang menatap dari dalam mobil.


Axel menjalankan mobil nya, dengan pikiran yang masih tidak fokus, entah kenapa pria itu merasa gelisah melihat bagaimana cara gadis itu berpakaian dan sikap nya kepada Reyhan, entah kenapa Axel merasakan itu.


'Biasa nya Dia tidak pernah berpakaian seperti seorang gadis, apa Dia pergi berkencan dengan pacar nya itu, ternyata memang benar mereka pacaran, tapi Aku bertanya kepada Rere bahwasa nya Clara tidak memiliki pacar' batin Axel sambil terus memeikir kan itu.


Ternyata pria itu sempat bertanya kepada Rere, istri dari sahabat nya Varo William itu, dengan pura-pura basa basi Axel menanyakan apakah Clara sudah memiliki pacar atau belum. Kini Axel sudah sampai di sekolah Alisa, ternyata Alisa kali ini sedang ada acara latihan pentas seni drama di sekolah nya, dan hal itu tentu membuat Axel harus menunggu nya sampai sore sekitar pukul 18.20.


"Daddy" teriak gadis itu berlari menuju masuk ke dalam mobil Axel.


Alisa menatap isi mobil itu dari belakang depan, belakang lagi hingga depan lagi tetapi sosok yang Dia cari tidak ada di sana, Axel menjalan kan mobil nya, di dalam mobil Alisa membuka pembicaraan.


"Dad, dimana Mommy?" tanya Alisa dengan bingung.


"Dia bukan Mommy mu, Dia itu sedang pergi dengan teman nya" ujar Axel dengan ketus.


Alisa yang merasakan ada atsmosfir yang tidak enak dalam perkataan Daddy nya itu, mulai menatap intens Axel dengan tanda tanya besar di kepala.


"Ya" ujar Axel dengan datar.


Brak..


Gadis itu dengan kesal langsung berdiri memukul kursi mobil itu dengan kesal.


"Hei, Kau bisa jatuh, duduk dan pasang selt belt mu!" tegas Axel menatap anak nya itu dengan tatapan memperingat kan.


"Daddy, ayo ke tempat Mommy!" ujar gadis itu dengan percaya diri nya.


Axel hanya diam tanpa menjawab perkataan Alisa sebenar nya pria itu juga ingin menjemput Clara tetapi Dia bingung kenapa Dia harus melakukan hal itu, memang nya ada masalah apa, ada urusan apa diri nya dengan Clara.


"Daddy!!!! jangan diam, ayo ke tempat Mommy, sebelum Mommy di ambil orang, Mommy itu kan cantik" ujar Alisa dengan heboh nya menendang mobil Axel dengan kesal.


"Ck kau Diam, Daddy tidak tahu dimana Dia berkumpul" ujar Axel dengan kesal menjawab pertanyaan anak nya.


"Daddy tolong pakai you're brain, tanya tante lele" ujar Alisa dengan kesal menatap Daddy nya.


Axel yang juga baru sadar itu menatap anak nya sekilas sambil tersenyum miring, dengan gerakan cepat Axel menanyakan hal itu kepada Rere. Ternyata Varo juga ingin menjemput istri nya itu, karena memang Rere sedang hamil dan tidak baik jika terlalu lama di luar, Axel dengan senang menuju lokasi yang di kirim kan oleh Rere kepada nya, ternyata tempat perkumpulan itu memang ada nya seperti yang Clara bilang, terlihat di bagian oleh ada rombongan teman-teman SMA Clara yang masih mengobrol, begitu pun dengan Clara, Axel turun dari mobil bersama Alisa, pria itu hanya menatap jauh, dari belakang seorang pria menyapa nya.


"Apa Kau menjemput Mommy Alisa?" goda Varo kepada pria itu.

__ADS_1


Axel mendengar suara yang sangat Dia kenal itu menatap pria itu dengan kesal.


"Kau diam, urus saja istri kecil mu" ujar Axel dengan kesal menatap Varo.


"Jangan seperti itu, mana tau saja Kau juga mendapat kan istri kecil seperti ku" tawa Varo berlalu pergi ke tempat Rere.


Semua teman-teman Rere yang melihat pria tampan itu datang, tentu membuat mereka terkejut, pengusaha SeAsia siapa yang tidak kenal dengan nya, ternyata pria itu adalah suami dari teman sekelas mereka.


"Gila ganteng banget suami Rere" ucap para gadis itu.


Clara yang sedang duduk itu, juga melihat Varo yang datang mendekat kepada Rere dan mengecup kening gadis itu, saat Clara yang sedang menatap adegan romantis itu Dia di kejutkan oleh suara gadis yang memanggil nya dengan keras.


"Mommy!!!!" teriak gadis itu berlari dan duduk di samping Clara.


"Alisa sama siapa ke sini?" tanya Clara dengan heran.


"Itu Daddy" tunjuk gadis itu kepada Axel yang sedang berdiri di depan mobil mewah nya dengan gaya melipat tangan dan cool nya itu.


"Cla, parah Daddy sugar, punya anak lagi" ujar salah satu teman Clara.


"Mata Lu Daddy sugar, jangan ngadi-ngadi deh" ujar Clara dengan kesal.


"Mommy pulang yuk, Daddy lagi malah loh" ujar gadis itu berbisik ke telinga Clara.


"Marah?" Clara hanya diam dan merasa heran dengan penuturan Alisa tersebut.


"Yaudah Ayo, Guys Gua balik dulu yah, suami Gua udah jemput" teriak Clara yang sebenar nya hanya bercanda itu.


"Bye cebol" teriak semua teman-teman Clara itu.


Axel yang masih berdiri itu, menatap Clara yang mengendong Alisa, pria itu menatap dari atas sampai bawah pakaian Clara yang menurut nya sangat aneh di mata nya.


"Cepat masuk, lihat semua pria menatap mu" ujar Axel menarik tangan gadis itu membuka kan pintu kursi di samping kemudi itu dengan kesal.


"Kenapa sih, ngambek yah?" tanya Clara dengan heran.


"Mommy itu cantik, lihat Mommy pakai baju ini, pria lain jadi pengen lihat Mommy telus, jadi Daddy cembulu" ujar gadis itu berbisik ke telinga Clara.


"Jangan bercanda Alisa" ujar Clara yang tidak percaya dengan ucapan Alisa.


Axel menjalankan mobil nya tanpa sepatah kata pun yang keluar dari mulut nya, Clara yang menatap itu merasa sangat canggung karena tidak ada satu pun yang bicara terutama Alisa yang sudah tertidur di pangkuan nya itu, wajah pria itu terlihat sangat dingin di mata nya.


'Kenapa sih nih duda' batin Clara.


Tring..


Sebuah notifikasi muncul, dari HP milik Axel, pria itu melihat sebuah foto yang di kirim bodyguard nya, Axel mengerem mobil itu mendadak ketika melihat foto itu, dengan kesal Axel membanting ponsel itu.

__ADS_1


Brak...


__ADS_2