
Beberapa hari kemudian
"Sayang Ayo kita berangkat,"ucap Veronica kepada Clara dan Alisa yang sedang menonton drakor itu.
Alisa melirik grandma nya yang masih cantik di usia senja nya itu, keriput yang bertambah tidak terlalu banyak dan Veronica yang selalu rajin perawatan kecantikan kata nya sih menolak tua.
"Grandma, Alisa dan Mommy sih sudah dari tadi, orang Grandma yang lama kok dandan nya,"ucap Alisa sedang memakan camilan itu.
"Masa sih?"ucap Veronica tanpa bersalah.
"Benar tahu Grandma, ish padahal Grandma udah cantik, tinggal pergi aja, iya kan Mommy?"ucap Alisa meminta persetujuan sang Mommy yang sedang menatap TV.
"Tentu Mom, kau memang sangat cantik, Aku akan tetap cantik di usia mu Mom,"ucap Clara yang juga memuji Veronica memberikan dua jempol.
"Kalian ini sangat bisa memuji yah,"ucap Veronica tersipu malu oleh cucu dan menantu nya itu.
Drt... drt...
Telpon milik Veronica berbunyi berdering, wanita itu yang mendegar nya langsung mengambil HP milik nya yang ada di dalam tas Dior milik nya itu.
Panggilan tersambung..
"Iyah Axel ada apa?"ucap Veronica yang mengangkat telpon ternyata dari anak nya itu.
"Aku sudah menyuruh Roy, saat ini Dia sudah ada di mansion, dua bodyguard juga sudah Aku utus,"ucap Axel dari seberang telpon sana yang mengerjakan dokumen perusahaan nya.
"Kau ini berlebihan Honey,"ucap Veronica kesal kepada anak nya itu.
"Aku tidak berlebihan Mom, ini resiko nya kalau tidak pergi dengan ku, asal kau tahu dua orang di sana hanya akan berada di dekat kalian, sisa nya masih banyak yang bersembunyi agar kalian tidak terganggu, Aku hanya takut kejadian itu terulang, tolong Mommy mengerti diri ku,"ucap Axel berkata pelan kepada Mommy nya itu.
"Baiklah Axel, Mommy tidak akan melarang juga,"ucap Veronica kepada pria itu.
"Mom, bisa kasih telpon nya kepada istri ku dulu?"ucap Axel kepada Mommy nya itu.
"Baiklah,"ucap Veronica.
__ADS_1
"Sayang ini telpon dari suami kamu,"ucap Veronica memberikan ponsel nya kepada menantu nya itu.
Clara yang sedang menonton itu, mengambil ponsel dari Mommy Veronica, lalu berbicara dengan suami nya itu.
"Halo Honey?"ucap Clara.
"Sayang, berhati hati lah tetap ada di dekat Mommy dan Roy, mereka akan menjaga mu, jangan sampai terpisah, jika ingin pergi kemana pun, minta temani Mommy dan Roy, ingat jangan sampai keluar dari pengawasan mereka!"ucap Axel mengkhawatir kan istri nya itu.
"Honey Aku tahu kau mengkhawatir kan Aku, tapi kita hanya pergi ke mall lihat pakaian junior,"ucap Clara tertawa kecil.
Wanita itu sangat paham bagaimana perasaan suami nya yang khawatir atas masalah terakhir kali yang Dia alami, masalah itu juga masih membekas di ingatan Clara, Dia juga tidak bisa melupakan saat anak nya itu ketakutan ketika di ancam oleh seseorang.
"Baiklah, ingat perkataan Aku, love u, cup.." ucap Axel memberikan kecupan dari telpon tersebut.
"Love u too Honey, muachh,"ucap Clara membalas kecupan suami nya itu.
Panggilan terputus..
"Ini Mom,"ucap Clara memberikan ponsel itu kepada Veronica.
"Itu lah sayang, kau akan di jadikan ratu oleh pria yang tepat, jadi nanti kalau mau pacaran cari yang-"ucap Veronica terpotong saat Clara memegang tangan mertua nya itu.
"Mom jangan begitu, Alisa masih kecil, Dia tidak mungkin harus melakukan itu,"ucap Clara yang cemberut.
"Hei sayang, kau sudah jadi Mother complex kepada anak mu haha,"ucap Veronica yang tertawa melihat ke posesifan Clara kepada anak nya itu.
"Mungkin gara-gara kebiasaan ngerasain keposesifan Axel Mom haha,"ucap Clara yang juga tertawa yang memang merasa juga sangat posesif kepada putri nya itu.
Saat mereka sedang berbincang Roy datang dengan dua bodyguard yang ada di belakang nya memakai jas hitam dan kabel yang berbentuk earphone yang ada di telinga mereka masing-masing.
"Nyonya besar, Nyonya muda, Nona muda, silahkan,"ucap Roy menuntun majikan nya itu ke dalam mobil.
Mereka pun keluar dari mansion itu, Clara sangat senang karena Dia bisa berjalan kaki, kalo ada Axel sih mana boleh istri nya berjalan kaki, pasti akan langsung duduk di kursi roda. Mobil limoson bewarna silver yang panjang itu terparkir di depan mansion, Roy membuka kan pintu untuk para majikan nya.
"Padahal baru satu kali semenjak Aku keluar saat hamil, suami ku memang berlebihan,"ucap Clara menghembuskan nafas nya.
__ADS_1
"Daddy memang sangat sayang kau Mom,"ucap Alisa menjilat lolipop nya di atas mobil itu.
Mobil itu berjalan menunju mall milik William group yang terkenal di ibu kota, sebenarnya Axel mengatakan akan menyewa satu gedung mall, tetapi Clara melarang nya karena itu akan berdampak kepada orang lain yang ingin membeli sesuatu tetapi tiba-tiba mall itu di tutup hanya karena Dia ingin melihat perlengkapan junior, beberapa puluh menit berlalu akhir nya mereka sampai di mall terdekat di tempat Veronica, Clara dan Alisa akan melihat perlengkapan untuk junior.
Cklak..
Pintu mobil terbuka, semua perhatian pengunjung mall mengarah kepada keluarga Arnolda itu, hal itu sangat membuat Clara merasa tidak enak, tapi yah mau gimana lagi itu demi suami tercinta nya jadi harus menuruti permintaan suami nya.
"Silahkan, Nyonya,"ucap Roy mengikuti langkah kaki mereka yang masuk ke mall bersama dua bodyguard lain nya.
"Nyonya sudah memasuki mall, sebaiknya kalian berjaga dan tetap pasang mata,"ucap Roy memberikan kode dari earphone tersebut.
"Divisi A di block A aman bos,"ucap seseorang dari eorphone itu Roy dapat mendegar laporan dari bawahan nya itu.
"Divisi B Aman bos"
"Divisi C Aman bos"
"Bagaimana block F,"ucap Roy melirik seseorang yang sedang berada di lantai atas tersebut dengan mata elang nya.
Seseorang yang mendapat kode itu, langsung menekan earphone nya dan melapor kalo di sana juga dalam kondisi aman.
"Baiklah semua nya tetap di posisi, dan lihat keamanaan jika kalian sampai kecolongan, Aku akan mengorok leher kalian masing-masing jangan lepas pandangan kalian ingat itu!"ucap Roy kepada bodyguard itu.
"Siap bos,"ucap mereka semua serempak.
Roy mengikuti langkah majikan nya yang sudah sampai di lantai dua menggunakan lift, mereka masuk ke dalam toko yang terkenal menjual produk bayi yang sangat bagus dari berbagai barang impor berbahan berkualitas terbaik.
"Kereta dorong ini sangat lucu, apa kita akan membeli ini sayang?"ucap Veronica memperlihat kan kereta bayi yang lucu bewarna pink.
"Mmm Mom tapi junior seorang pria, Aku takut Dia tidak menyukai nya,"ucap Clara memberikan pendapat.
"Oiya Mommy lupa Haha, baiklah ganti warna nya saja,"ucap Veronica mencari yang lain nya.
Sementara itu ada seseorang yang celingak celinguk sedang melihat pergerakan Clara dan keluarga nya itu.
__ADS_1
'Wah ini hari keberuntangan ku'