Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S3 BAB 21-PERINGATAN MAMA


__ADS_3

Taman hiburan di malam hari sangat lah indah, saat ini Anggun dan Jason sedang duduk berdua tempat mereka berada di sebuah pohon rindang taman hiburan itu, mereka menikmati semua permainan sambil bersenang-senang dari tadi sore hingga malam sampai sekarang.


"Apa kau senang?"tanya Jason menatap Anggun yang terus menyentuh pergelangan tangan nya itu.


"Aku? Tentu sangat senang, ini seperti kilas balik,"ujar Anggun tersenyum menatap manik mata Jason.


Grep..


Jason menyentuh tangan Anggun, tapi entah kenapa perasaan senang Anggun lenyap ketika sikap pria itu kepada nya seperti melakukan kontak fisik adalah hal yang tidak enak di perasaan Anggun saat ini.


"Hei, kau gadis kecil ku, apa kau masih mencintai ku?"ucap Jason pelan tersenyum kepada Anggun.


Gadis itu yang mendengar kata "Gadis kecil" seketika mengingat kenangan nya selama ini bersama Reno kembali berputar di otak nya.


**


"Diam Little!!"


"Little kau sangat aneh? Apa kau masih normal?"


"Diam little, kita akan menikah,"


"Jangan bermain-main lagi little, atau Aku akan memberitahu ini kepada Mama,"


"Jadi little apa kau berusaha kabur?"


"Jangan bermain dengan ucapan mu little atau Aku akan memandikan mu langsung,"


"Little kau cantik,"


**


Bayangan demi bayangan kejadian yang Anggun lewati bersama Reno selama ini, kembali berputar, gadis itu tersenyum miring dan membuat Jason mengerutkan kening nya merasa heran.


"Kenapa kau tersenyum, apa kau malu Aku mengatakan itu?"ucap Jason tersenyum kepada Anggun.

__ADS_1


"Aku ti-,"ucap Anggun berhenti saat Jason memegang dagu gadis itu dengan mengusap lembut pipi nya.


Lama Jason dan Anggun saling pandang, hingga akhirnya pria itu tersenyum miring menatap tatapan polos gadis itu.


"Aku sangat mencintai mu, lebih besar dari milik siapa pun, terimakasih kau telah menunggu ku selama ini sayang, Aku,"gumam Jason mendekatkan wajah nya ke wajah Anggun.


Gadis itu ikut memejamkan mata nya untuk siap menerima ciuman dengan wajah mereka yang berjarak beberapa centi meter, tapi tiba-tiba.


"Heh suami dingin ku, apa kau menyukai ciuman liar istri mu ini?"


"Jadi Dia mencium ku saat mabuk?"


Kata demi kata yang Dia dengar di benak nya saat ini adalah kejadian pada saat kencan pertama mereka, Anggun baru ingat kejadian malam itu saat ini, mata Anggun langsung terbelalak ketika Dia mengingat diri nya sangat ganas mencium Reno.


Bruk..


Anggun menahan tubuh Jason dan mendorong jauh jarak pria itu dari nya, wajah gadis itu memerah bukan karena perlakuan Jason tapi karena ingat kejadian yang sangat memalukan bagi nya.


Deg.. deg..


'Hah? Apa itu mimpi, tapi tempat itu saat kencan kita, apa saat Aku minum wine dan mabuk,' batin Anggun menutup wajah nya dengan kedua telapak tangan nya dengan malu.


"Anggun kau kenapa?"ucap Jason menatap gadis itu.


Anggun mendongkak kan kepala nya ke atas lalu menatap Jason yang memberikan pandangan aneh kepada nya.


'A aku saat ini bersama Jason, bukan kulkas, tapi kenapa?' batin Anggun.


Saat mereka saling menatap itu, seorang wanita paruh baya dengan gaya glamor itu datang dan mendekat kepada dua orang itu.


"Anggun Edward, apa maksud nya semua ini?"ucap Ananda menekan kata-kata nya menatap anak nya itu.


Gadis itu yang sedang fokus kepada Jason, seketika memutar wajah nya mencari sosok yang memanggil nama nya itu.


"MAMA?!"ucap gadis itu melirik sumber suara dengan wajah kaget nya.

__ADS_1


Jason yang juga kaget langsung berdiri dan bersikap sangat sopan kepada wanita paruh baya itu.


"Mama apa kabar,"ucap Jason bersikap ramah kepada wanita yang juga sudah Dia kenal.


"Oh Jason, kabar Mama baik, kenapa kau bersama Anggun?"ucap Ananda sebaik mungkin karena ini bukan cuman kesalahan Jason saja.


"Mama, Aku masih mencintai Anggun,"ucap Jason dengan tegas menatap mata orang tua Anggun itu.


Entah keberanian dari mana Jason mengatakan itu, dengan lantang dan pasti pria itu mengatakan langsung tanpa gentar kepada Ananda.


"Jason, apa kau tidak tahu kalo Anggun sudah menikah?"ucap Ananda pura-pura bertanya kepada pria itu, padahal Ananda sudah mengetahui nya.


"Aku tahu, tapi pernikahan mereka tidak ada cinta, Aku akan menunggu,"ucap Jason kembali menatap tegas wajah Ananda.


Wanita paruh baya itu mendengus kesal mendengar jawaban tegas dari mantan pacar anak nya itu yang sangat terobsesi dengan Anggun.


"Lebih baik pergi sekarang, Mama ingin berbicara dengan Anggun, dan kau Jason harus nya kau jangan berbicara seperti itu, kau itu aparat negara harus nya kau malu mengambil milik orang lain, apa lagi pergi berduan seperti ini apa pantas sikap kalian, benar begitu Anggun Alferoz,"ucap Ananda menekan kata-kata nama belakang anak nya itu yang sudah berubah.


Setiap kali Ananda memanggil nama lengkap Anggun itu adalah pertanda bahwasan nya Mama nya itu benar-benar serius dan marah kepada nya, Anggun hanya bisa menunduk.


"Tapi Ma, Aku sudah menunggu lama,"ucap Anggun menunduk mengatakan.


"Jason pergi! Mama mau berbicara dengan Anggun,"tatap Ananda kesal kepada pria itu.


Jason yang tidak bisa berbuat lebih banyak itu mundur perlahan lalu menunduk dan pamit pergi kepada dua orang wanita itu secara sopan.


"Baik, Jason pamit Ma, Anggun lain kali kita akan pergi lagi,"ucap Jason tersenyum.


Ananda yang melihat itu hanya menghela nafas kesal betapa gigih nya pria itu padahal itu adalah kenyataan nya Anggun.


"Apa pria yang tidak tahu diri itu kau menyukai nya?"ucap Ananda duduk di samping Anggun.


Gadis kecil itu tidak tahu, Dia juga bingung dengan perasaan nya saat ini, tempat bercerita yang paling bagus adalah saat ini, saat Mama nya ada waktu, Anggun memeluk Mama nya dengan perasaan tidak karuan.


"Mama, Anggun senang ketika Kak Jason meminta maaf atas kesalahan nya, tapi di sisi lain setiap kali Anggun bersama nya perasaan ini tidak menentu, perlakuan Kak Jason membuat Anggun juga tidak nyaman, perlakuan nya kadang mengigatkan Anggun dengan Reno,"ucap gadis itu menatap wajah Mama nya.

__ADS_1


Ananda hanya bisa tersenyum, sebenarnya masalah ini juga tidak salah Anggun, umur 21 tahun masih terbilang muda untuk menikah dan bersikap dewasa, tapi kalau salah yah tetap salah saja, Ananda terpaksa memberikan peringatan kepada Jason agar tahu posisi nya di mana.


"Sayang, jika kamu bimbang coba kamu pikir siapa pria yang mampu membuat mu nyaman di sisi nya,"


__ADS_2