
"cinta? aku tidak tau apa itu cinta, yang ku tau saat kau masuk ke dalam hidup ku melihat tingkah konyol, polos, dan ceria mu menjadi kebiasaan bagiku, apa kau tau? orang bilang cinta karena terbiasa, seperti nya hal itu lah yang terjadi pada diriku, aku mulai terbiasa dengan kehadiran mu di dekat ku, aku berusaha menolak mu agar tidak masuk ke dalam kehidupan ku, tetapi entah kenapa kau selalu mengisi pikiran ku, dan sejak kapan aku jatuh cinta kepada mu? aku pun tidak tau jelas hal itu, yang aku tau seperti nya aku sudah sangat mencintai mu, seperti nya takdir sudah mengikat kita berdua aku mencintai mu REGITA ANANDA " kata varo memeluk erat tubuh kecil istri nya dengan erat.
Seketika rere tidak bisa berkata apa apa ia hanya diam mendengar pernyataan demi pernyataan yang keluar dari mulut suami nya itu, jantung nya saat ini berdetak lebih cepat, hati nya berbunga-bunga ia merasa menjadi gadis yang paling beruntung di dunia ini.
'hiks hiks'
rere menangis tersedu sedu,tangisan nya itu sekarang menjadi lebih keras dan kejang. ia memukul mukul dada bidang milik suami nya itu.
"kenapa kau menangis? apa kau tidak suka ada pria tua yang mencintai mu?" kata varo menahan tangan rere agar tidak terus memukul nya, dan menatap dalam mata wanita nya itu.
"mas varo jahat, mas varo jahat" tangis rere, ia memang berkata seperti itu tetapi ia malah memeluk erat varo.
"aku tidak paham" kata varo yang heran dengan tingkah rere dengan omongan yang berbanding terbalik.
"mas varo jahat, kenapa baru bilang sekarang? apa mas varo tau tiap detik, tiap menit, tiap jam, atau pun tiap hari dan mungkin saja selamanya aku selalu mengkhawatirkan mu, aku selalu cemas terhadap mu, aku berpikir kau memiliki banyak wanita di luar sana, karena kau seseorang yang luar bisa. aku yakin mas, aku yakin kalau kau tidak akan pernah melihat ku sedikit pun" kata rere yang terus menangis dalam pelukan varo.
"maaf kan, sifat ku yang gengsi ini membuat ku tertahan mengungkap kan perasaan ku padamu, tetapi satu yang kau tahu, tidak ada wanita lain selain hidup ku selain kau,mommy dan adik ku, aku sama sama mencintai kalian tetapi di dalam situasi yang berbeda" kata varo yang mengungkap kan isi hatinya itu, biar saja harga diri seorang varo william jatuh, asalkan wanita yang ia cintai menerima diri nya.
"apa kau yakin? apa mas varo masih ingin membalas dendam kepada selena dengan menggunakan ku?" kata rere menayakan itu mendongkak kan kepala nya ke atas dan menatap varo.
varo mengecup kening istri nya itu, ia mengusap air mata rere dengan jari nya.
"tidak, aku salah menggangap nya sebagai cinta ku dahulu, aku hanya mencintai mu" kata varo tersenyum. sekarang wajah kaku dingin, arrogant dan datar itu berubah menjadi pria hangat, banyak bicara dan mudah tersenyum kepada istri nya.
"makasih yah mas, aku juga cinta kamu" kata rere berbicara seperti itu sambil meneggelam kan wajah nya ke dalam dada bidang milik suami nya itu.
"hei coba katakan sekali lagi" kata varo memegang kedua wajah istri nya itu dan mengatup kedua pipi nya.
Rere nampak malu, gadis itu nampak bersemu merah dan cemberut karena suami nya terus terusan menggoda diri nya itu agar berbicara sesuatu yang membuat nya malu itu.
"mass" kata rere mengoyang goyang kan kepala nya agar varo melepaskan diri nya.
__ADS_1
"Dasar gadis kecilku" kata varo mencium bertubi tubi pipi rere dengan gemas.
"aku kecil tapi bisa bikin anak kecil, empat lagi kenapa baru pertama kali udah langsung kembar empat aja" wajah rere cemberut.
"seperti nya aku sangat jago mengolah adonan seperti yang momny bilang" kata varo tersenyum dengan bangga.
"ha ha, kok begitu bangga sih mas" kata rere memeluk erat tubuh suami nya.
Kedua pasutri yang baru di mabuk cinta itu keluar dari ruangan dokter obygn dengan berpelukan sepanjang jalan dan tersenyum satu sama lain dan saling tertawa. semua orang yang berada di rumah sakit hanya bisa melihat pasangan itu, tidak mungkin mereka berani menyindir seseorang yang notabe nya adalah pemilik rs itu. rere dan varo masuk ke dalam mobil dengan wajah yang sumringah. reno sudah menunggu di dalam mobil. ia melihat wajah tuan nya itu terus tersenyum.
"ayo reno, kita kembali ke mansion" kata varo.
"baik tuan" kata reno menjalankan mobil itu.
Mobil itu membelah jalanan ibu kota menuju mansioan william. di tengah perjalanan varo berkata kepada reno.
"reno kau akan mendapatkan keponakan yang banyak" kata varo dengan sumringah.
"aku memiliki anak kembar empat haha" kata varo tertawa lepas.
"apa? seperti nya uang ku akan habis" kata reno .
"uang kau tidak akan habis, jangan terlalu merendah kan dirimu dengan identitas mu saat ini" sindir varo kepada reno.
mobil itu sampai di mansion william. varo memapah tangan rere untuk masuk.
"mas aku bisa berjalan, kenapa kau memperlakukan ku seperti orang sakit" kata rere dengan kesal.
"kau sedang mengandung anak ku, tentu aku harus menjaga mu" kata varo.
seperti nya varo sekarang sudah berubah menjadi pria yang sangat posesif kepada istri nya. shinta yang mendengar sekilas percakapan varo dan rere itu langsung bertanya dengan antusias.
__ADS_1
"ulang lagi? apa yang kau bicarakan varo" kata shinta dengan antusias dan wajah sumringah.
Varo tidak langsung menjawab perkataan mommy nya itu, ia mendudukan terlebih dahulu rere di sofa ruang keluarga, disana ada shinta dan adrel juga.
"apa mommy penasaran? coba tebak" kata varo yang menggoda mommy nya itu.
"kau-" shinta melemparkan bantal sofa tepat di depan wajah anak nya itu.
"mommy tenang lah jangan marah, liat keriput mu bertambah ha ha" tawa varo dengan lepas.
"apa, benarkah? daddy apa benar apa mommy sudah tidak cantik" kata shinta memegang wajah nya.
"tidak mom, mommy tetap cantik" kata adrel sambil tersenyum.
Shinta menatap kesal kepada varo yang nampak tertawa dan berhasil menggoda mommy nya itu.
"oke oke, jadi" kata varo yang menahan perkataan nya.
"jadi?" kata shinta yang menunggu jawaban varo, beberapa detik, menit varo hanya diam ia melihat varo kembali.
"ha ha mommy" kata varo terus tertawa.
"kau" shinta mulai kesal dengan tingkah anak nya itu.
"mas jangan terus menggoda mommy" kata rere mencubit pinggang varo dengan kuat.
Bersambung...
jangan lupa like,coment,vote dan follow.
mas varo makin kesini makin nyebelin yah jadi greget.
__ADS_1
Sempat tergoda buat pindah lapak ke tempat prabayar, tapi kalo inget pembaca yg disini jadi gamau lagi haha.