
Anggun melepaskan pelukan Jason perlahan dari pinggang nya, gadis itu membalikan badan nya, terlihat mata Anggun yang sembab karena menangis.
"Ayo kita bicara,"ucap Anggun menarik tangan pria itu.
"Fei Fei kembali lah ke kantor handle semua pekerjaan kantor untuk ku,"ucap Anggun yang melirik asisten nya itu.
"Baik Nona,"ucap wanita itu pamit pergi berlalu menggunakan mobil.
Tap.. tap..
Di sini Anggun dan Jason berada, di taman tempat saksi bisu perpisahan kedua cinta sejati itu, Anggun mendudukan pingg*ul nya di atas kursi taman itu, begitu juga dengan Jason yang terus lekat menatap mata Anggun. Gadis itu menatap manik mata Jason sangat lama begitu pun dengan pria itu.
Kantor Alferoz
"Keenan mumpung sudah siang, Aku mau keluar sebentar, kirim lokasi dari ponsel Anggun sekarang!"ucap pria itu kepada Keenan yang menyusun dokumen.
Saat ini Reno baru menyelesaikan meeting nya bersama para kolega bisnis nya dari luar negeri, pria yang sedang duduk di kursi utama ruang rapat itu terus memegangi gelang milik nya dengan tatapan datar, tapi entah kenapa wajah itu mengatakan bahwasan nya pria itu sedang bahagia.
"Aku akan membeli kan Dia bunga mawar merah, pasti Dia akan suka,"gumam Reno masih menatap gelang itu.
"Tuan, sudah saya cek lokasi nya, seperti nya Nona sedang tidak di perusahaan, sudah saya kirim lokasi terkini,"ucap Keenan kepada Reno yang sedang termenung itu.
"Mmm baiklah,"ucap Reno pergi dari ruangan itu.
Reno melajukan mobil nya membelah jalanan ibu kota yang sangat indah itu, tidak lupa pula Reno membeli bunga mawar merah yang melambangkan tentang kasih sayang serta cinta kepada seseorang, Reno melirik bunga yang Dia beli di kursi penumpang itu sambil tersenyum miring.
'Aku bukan pria yang romantis, kalo Aku memberikan bunga mawar merah apa kau akan mengerti?' batin Reno.
Beberapa puluh menit mobil itu melaju hingga akhir nya Reno menuju ke tempat lokasi sebuah taman yang sangat sejuk dan rindang itu, Reno menatap tempat yang luas itu.
__ADS_1
"Apa Dia suka tempat-tempat yang seperti ini?"gumam Reno menatap sekeliling nya.
Hiks.. hiks..
"Kau jahat Kak, kau jahat, Aku sudah menunggu mu sangat lama,"ucap gadis itu memukul dada pria yang ada di depan nya.
Reno mengerutkan kening nya ketika mendengar suara gadis yang sangat Dia kenal, perlahan Reno berjalan hingga akhir nya Dia melihat sepasang pria dan wanita yang saling menatap dengan dalam, Reno memutuskan mendengar pembicaraan itu dengan berdiri dan duduk di dekat kursi taman yang lain nya sambil mengegam mawar yang Dia bawa.
'Siapa? Apa mungkin itu Jason' batin Reno melirik pria itu.
Seperti yang sudah di katakan Reno sebelum Anggun dan diri nya menikah, Reno sudah menyelidiki semua perihal tentang Anggun sampai inti-inti nya begitu pun dengan masalah romantisme kehidupan gadis itu.
'Jason Lewis si*alan' batin Reno ketika melihat gadis kecil nya itu menangis di depan Jason.
Anggun saat ini sudah tidak dapat lagi membendung air mata nya yang sudah Dia tahan dari tadi, saat Anggun sudah berusaha melupakan Jason, tapi pria itu kembali dengan tiba-tiba di hadapan nya.
"Anggun, maafkan Aku, apa kau masih menunggu?"ucap Jason lirih kepada gadis itu.
'Dia bisa menangis seperti itu, Aku sedih melihat nya menangis' batin Reno.
Grep..
Jason memeluk tubuh mungil Anggun ke dalam dekapan nya yang hangat, pria itu mengusap rambut Anggun dengan penuh kasih sayang.
"Aku mencintai mu, di mana pun Aku berada, bayang mu selalu menghantui ku, kisah kita belum selesai,"ucap Jason dengan sendu mengengam tangan mungil gadis itu.
Di sisi lain Reno yang lebih berhak memeluk istri nya itu, hanya bisa mengepalkan tangan nya kuat mendengar penuturan istri yang mengatakan dan mengutarakan betapa Dia mencintai pria itu, serta saat Jason seenak nya memeluk Anggun.
"Tidak, Aku sudah menikah,"ucap Anggun sendu menatap ke bawah.
__ADS_1
"Aku tahu semua nya, ini pernikahan bisnis, pria itu apa Dia mencintai mu?"ucap Jason menatap manik mata Anggun.
Tiba-tiba Anggun memikirkan wajah suami nya itu, Dia juga tidak tahu apakah Reno sudah mencintai nya atau belum, sosok pria itu sangat susah di tebak apa yang Dia pikir kan saat itu.
"Aku tidak tahu, tetapi sikap Dia sangat dingin kepada ku, Aku tidak tahu apa yang Dia pikir kan,"gumam Anggun dengan nada sendu.
"Terima Aku kembali, Aku janji akan mencintai mu, dan tidak akan pergi lagi,"ucap Jason mengusap tangan Anggun dengan lembut dan kasih sayang.
"A a Aku rasa Aku masih mencintai mu atau tidak Aku tidak tahu, tapi setelah Aku melihat mu beban di hati ku berkurang karena perpisahan kita yang tidak benar,"ucap Anggun menatap wajah tampan Jason.
"Aku sangat mencintai mu Anggun Edward,"ucap Jason kembali mendengapkan tubuh mungil Anggun ke pelukan nya.
Sementara itu Reno yang hanya diam menyaksi kan kisah cinta kedua sejoli yang bersemi kembali itu hanya diam, wajah Reno terlihat datar entah kenapa hawa pria itu terasa sangat dingin dan mencekam, Dia kembali menjadi pribadi nya yang dulu.
Bruk..
Reno berdiri dari duduk nya, dan melangkah kan kaki nya pergi dari taman itu, bunga mawar yang Dia bawa tadi hanya tertinggal di kursi taman itu tanpa ada pemilik yang Dia tuju, arti tersirat tidak akan tersampaikan lagi.
"Aku seharusnya membawa bunga mawar kuning untuk nya, bukan mawar merah,"gumam Reno mencengkram setir mobil itu dengan kuat.
Mawar merah dan kuning memiliki arti yang beda yah, kalo udah tahu merah apa, kalo kuning melambangkan ketidaksetiaan. Kamu bisa memberikan bunga ini untuk mewakili perasaan sedih untuk seseorang atas ketidaksetiaan nya, begitu deh.
"Bukan Aku kalah dalam berjuang, seharusnya Aku tahu dari dulu, seharusnya Aku masih mengunci hatiku dari siapa pun, Aku bo*doh seharusnya dari pengalaman Axel, Aku tidak sebo*doh ini bisa mengharapkan gadis aneh itu mencintaiku,"gumam Reno menatap jalanan dengan tatapan kosong nya.
Tap.. tap..
Anggun berjalan melewati kursi yang duduki Reno tadi serta bunga mawar yang ada di kursi itu, Anggun melirik nya.
"Ada apa?"tanya Jason saat mereka berdua ingin pergi dari taman itu.
__ADS_1
"Tidak apa-apa,"ucap Anggun tersenyum.
'Seperti nya seorang pria telah gagal mengungkap kan perasaan nya, sayang sekali bunga mawar itu'