Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S3 BAB 61-MAKAN DI TEMPAT FAVORIT


__ADS_3

Jason dan pacar nya Akela saat ini memasuki cafe yang biasa mereka juga kunjungi, Jason yang melangkah kan kaki nya itu berbincang sambil tersenyum menatap pacar nya, hingga pandangan Akela jatuh kepasangan yang sangat Dia kenal.


"Sayang bukan kah itu Anggun dan suami nya?"tanya Akela dengan kening berkerut.


"Seperti nya iya, ayo kita sapa,"ujar Jason yang melihat ke arah pandangan Akela melihat.


Mereka berdua memutuskan duduk di dekat pasangan itu, Akela terkekeh kecil saat melihat suami Anggun yang sangat posesif itu.


"Pagi-pagi udah mesra aja nih,"ujar Jason kepada kedua orang itu.


Reno yang mendengar suara yang Dia kenal itu langsung menatap ke arah sumber suara yang duduk di depan nya, pria itu hanya memasang wajah datar nya tidak menjawab godaan itu sambil terus memeluk Anggun, sedangkan Anggun yang melihat kedatangan Jason dan pacar nya seketika terkejut.


"Kak Jason, Kak Akela, astaga kalian di sini,"ujar Anggun menyapa kedua orang itu.


"Kami dari tadi, kalian tidak menyadari nya karena terlalu bermesraan,"ujar Akela mengoda gadis itu.


Seketika itu Anggun salah tingkah, sang suami juga tidak mau melepaskan pelukan nya.


"Hubby lepasin malu di lihatin,"ujar Anggun kepada pria itu.


"Kenapa malu, kita bukan orang pacaran tapi sudah sah menikah, benar bukan?"ujar Reno yang langsung menatap kedua orang yang duduk di depan nya.


"Hei kau menyindir jangan terlalu jelas seperti itu,"ujar Jason dengan suara kesal nya kepada Reno.


"Maafkan Aku Kak, suami ku memang suka ceplas ceplos,"ujar Anggun kepada dua orang itu.


Reno terdiam mendegar Anggun mengatakan kata suami ku, seketika itu Reno tersenyum manis dan mengesekan kepala nya di dada Anggun dengan manja sambil melingkar kan tangan nya di pinggang Anggun.


"Aku memang suami mu,"ujar Reno menekan kata-kata suami itu kepada Anggun.


'Astaga tolong jangan manja seperti ini di depan umum Hubby,' batin Anggun dengan wajah menunduk malu tidak tahu lagi harus menanggapi sikap suami nya itu.


Jason dan Akela yang melihat itu seketika saling melirik dan menatap satu sama lain, entah kenapa pasangan itu merasa membuat mereka hanya menjadi pajangan dan dunia milik mereka berdua.


"Aku merasa jadi penganggu,"ujar Akela berbisik kepada Jason.

__ADS_1


"Aku juga,"ujar Jason dengan tatapan aneh nya kepada Anggun dan Reno.


Anggun hanya bisa menerima pelukan itu sambil mengusap rambut Reno dengan usapan tangan nya, pria itu berubah dari singa menjadi seekor kucing kecil di hadapan Anggun dengan manja.


"Hubby, ayo makan nanti Alice lama menunggu kita,"ujar Anggun kepada suami nya itu.


"Kau benar,"ujar Reno tapi tidak melepaskan pelukan nya.


"Kau bilang benar, tapi kau masih memeluk ku, bagaimana cara mu makan?"tanya Anggun yang mulai kesal kepada suami nya itu.


"Suapi Aku, tidak mau melepaskan pelukan ini, atau mata mereka akan melihat mu lagi,"ujar Reno kepada istri nya itu dengan rengekan manja.


'Hei apa ini Tuan Alferoz pengusaha nomor 1 di Eropa, Aku sangat malu,' batin Jason yang masih menatap mereka berdua.


"Sayang Aku akan memesan dulu,"ujar Akela yang mendapat anggukan dari Jason itu.


Akhirnya mereka melakukan double date dadakan itu, Reno terus memeluk Anggun sambil mendapat suapan dari istri nya itu, sedangkan Anggun hanya bisa menerima terus menerima sikap manja suami nya.


'Aku tidak yakin kalo kami memiliki anak orang yang manja akan bertambah,' batin Anggun sambil mengunyah makanan nya itu.


Setelah selesai makan, mereka akhirnya pamit kepada Jason dan Akela untuk kembali ke RS karena Alice pasti sudah menunggu mereka di rumah sakit untuk pesenan kebab nya.


"Iyah Nggun, kita juga mau lanjut nonton kapan-kapan pergi bareng yah,"ujar Akela berlalu dari sana bersama Jason.


"Iyah bye,"ujar Anggun melambaikan tangan nya.


Saat ini di ruangan Alice, gadis itu sedang memakan sarapan nya dengan lahap, nama nya juga lapar yah apa pun di makan, Alice juga meminta masakan yang lain karena Dia tidak suka dengan masakan rumah sakit yang hambar, saat sedang asik makan pintu ruangan Alice terbuka.


Krek..


"Kak Alice, Kak, Alice, Kak Alice,"


Teriak para bocil William, dan Alferoz yang kegirangan setelah pintu terbuka, mereka langsung menyerbu dan menghampiri Alice yang sedang makan itu, Lenka langsung naik ke atas kasur Alice yang memang di desain rendah itu serta cukup lebar.


"Wah kalian ke sini,"ujar Alice dengan tatapan bahagian nya kepada para bocil yang datang berkunjung.

__ADS_1


"Kak Alice, Alisa buat cake coklat spesial buat Kak Alice sama Mommy bikin nya tapi hehe,"ujar gadis itu memberikan kotak cake ke tangan Alice.


"Terimakasih kembaran,"ujar Alice dengan senang membuka nya dan langsung mencoba kue itu.


"Wah ini sangat enak, kau sangat pintar membuat nya,"ujar Alice mengacak acak rambut Alisa.


Sementara itu Lenka yang duduk di samping Alice meletakan boneka unicorn nya di dekat bantal Alice lalu menunjukan nya.


"Ini unicorn buat temenin Kak Alice bobo,"ujar gadis kecil itu dengan lucu.


"Kau juga, kenapa kalian sangat lucu,"ujar Alice memeluk kedua gadis itu dengan gemas.


Sementara itu keluarga lain yang melihat akhirnya bisa bernafas lega karena melihat Alice sudah seperti sebelumnya lagi, Dia sudah kembali ceria, Alessia mengedarkan pandangan nya ke seluruh ruangan mencari menantu dan anak nya.


"Reno nya mana dek?"tanya Alessia kepada anak nya itu.


"Pergi keluar sama Kak Anggun, Aku kan udah bilang biar Mommy aja yang temenin, mereka nempel mulu, Alice berasa jadi nyamuk di antara mereka tahu Mom,"rengek gadis itu dengan kesal kepada Alessia.


Krek..


Pintu ruangan itu terbuka memperlihat kan Reno dan Anggun yang baru balik dari luar, semua mata tertuju kepada mereka karena bahan obrolan memang ada di mereka.


"Nah ini nih, yang bikin jomblo seperti Alice ketar ketir,"ujar Samuel kepada sepupu nya itu.


"Apa?"ujar Reno dengan tatapan datar nya merasa heran di tatap semua orang.


"Tidak apa-apa bro, lanjutkan, lanjutkan,"ujar Axel menepuk bahu sahabat nya itu.


Satu persatu semua orang berkumpul begitu pun dengan Michele yang datang masuk untuk memeriksa kondisi Alice, gadis itu dengan kesal menunjuk Michele.


"Mom! Tadi Kak Mi--- mmmm,"mulut gadis itu di bekap oleh Michele dengan senyum palsu nya sambil berbisik.


"Apa kau bodoh mengatakan pada Mommy mu, Aku bisa di gantung oleh Reno dan Daddy mu!"geram Michele kepada gadis kecil itu.


Semua orang yang ada di sana hanya menatap heran kepada pasangan @njing dan kucing itu yang entah kenapa baru datang sudah membuat keributan kembali.

__ADS_1


"Ada apa?"tanya Dante dengan bingung.


"Ga ada apa-apa Om, mulut Alice bau hehe,"


__ADS_2