Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S2 BAB 37-MENUNGGU MU


__ADS_3

Clara, Axel dan Alisa sudah menyelesikan family time mereka, karena hari sudah sore Axel memutuskan untuk mengajak kedua gadis nya itu pulang, Axel memutuskan sebelum untuk makan di salah satu restoran itali di mall itu, Axel yang ingin menuju ke dalam restoran itu merasa panggilan alam pun datang.


"Kamu sama Alisa tunggu di sini yah, Saya mau ke toilet dulu" pamit Axel kepada kedua gadis itu.


"Oke" serempak kedua gadis itu.


Saat Clara dan Alisa sedang asik bercanda ria berdua, seorang pria lagi-lagi datang menghampiri nya, pria itu menyapa Clara dan tentu Clara yang di sapa itu mendongkak kan kepala nya kearah pria itu.


"Hei Cla" sapa pria itu.


"Reyhan? Ketemu lagi, emang dunia sempit banget yah" ujar Clara sambil bercanda.


Reyhan yang baru sampai itu, menatap Alisa yang duduk di samping Clara, Reyhan mengerutkan kening nya, Dia baru ingat bahwasan nya gadis kecil itu sempat memanggil Clara Mommy nya, kali ini adalah kesempatan bagi Reyhan untuk bertanya kepada Clara, Reyhan duduk persis di samping Clara kali ini.


"Cla, bocah ini siapa Lu sih?" tanya Reyhan kepada Clara.


"Dia itu--" perkataan Clara terpotong akibat Alisa lebih dulu mengatakan sesuatu.


"Om, Alisa anak nya Mommy Clara yah, salam kenal Om ganteng" ucap Alisa sambil tersenyum manis.


"Bercanda banget kalian, ya kali Lu Cla punya anak segede ini" tawa Reyhan menatap gadis itu.


"Tapi Rey--" perkataan Clara kembali terpotong saat Reyhan tiba-tiba memeluk tubuh mungil gadis yang Dia cintai dengan penuh kasih sayang, entah kenapa perasaan buruk menanti saat Clara ingin menjawab pertanyaan itu.


Saat Reyhan larut dalam pelukan Clara, sebuah tangan kekar menarik tubuh pria itu dan langsung menarik nya, Reyhan yang dapat serangan mendadak itu langsung jatuh tersungkur di lantai sambil menatap pria yang terlihat marah di depan nya.


"Honey, apa yang kau lakukan" teriak Clara saat pria itu ingin mencengkram kuat kerah baju Reyhan dan ingin memukul nya.


Clara bertindak cepat dengan menghampiri suami nya dan menahan tangan pria nya itu agar tidak melukai teman nya sendiri.


"Bocah, jangan sentuh milik ku" gumam Axel di depan Reyhan.

__ADS_1


Reyhan berdiri di depan Axel, seketika perasaan berdenyut hebat ketika mendengar guru yang Dia kenal adalah suami dari orang yang Dia cintai, memang Reyhan sewaktu di sekolah Dia tidak terlalu memikirkan Axel, malah Dia merasa sangat asing dengan semua guru, tetapi kali ini perasaan nya begitu dekat dengan pria itu.


"Pak Axel? Apa maksud nya ini Cla, haha Lu serius nikah sama guru Lu sendiri?" ujar Reyhan menatap remeh pria yang ada di depan nya.


Lagi lagi Axel terpancing emosi, dan disana Clara berusaha menahan Axel dengan memeluk tubuh suami nya itu, begitu pun Alisa yang memeluk kaki Daddy nya agar tidak melakukan itu.


"Honey sudah dilihatin orang, ada Alisa juga disini!" tegas Clara berbisik kepada suami nya itu.


Reyhan menatap pemandangan di depan nya itu dengan persaan hancur, perasaan yang Dia pedam beberapa tahun ini ternyata tidak berjalan lancar, Reyhan sempat berpikir kalo Clara tidak memiliki seorang pria yang dekat satu pun dengan nya, pria itu memutuskan untuk memendam perasaan nya lebih lama lagi, agar Clara bisa menerima nya.


"Cla kenapa ga kasih tahu Lu nikah? Apa ini paksaan dari guru ini yah? Cla padahal Gua mau nyelesain study Gua dulu biar Lu bisa terima Gua, tapi-" perkataan Reyhan terpotong saat mata nya melihat Axel dengan tajam dan perasaan bercampur aduk.


'Sia*l enak saja Kau ingin mengungkap kan perasaan mu, nanti hati gadis ini bisa-bisa berpaling kepada nya' batin Axel.


Axel langsung mengendong Alisa, dan menarik tangan Clara meninggalkan restoran itu saat Reyhan masih berbicara, tanpa pamit Axel melangkah kan kaki nya dengan persaan kesal, Clara yang merasa aneh itu hanya melambaikan tangan nya kepada Reyhan tanda pamit kepada pria itu, Reyhan menatap nanar kepergian wanita yang Dia cintai itu.


'Mungkin pernikah itu memang paksaan, Aku siap kapan saja menerima mu di sisi Ku' batin Reyhan mengepal kuat tangan nya menatap kepergian mereka.


"Pak Axel kenap-"


Axel menatap gadis itu dengan tajam.


"Honey kenapa sih marah begitu sama Reyhan, Dia cuman peluk, biasanya kita juga kita, karena kita sudah akrab banget kayak adik kakak" jelas Clara kepada suami nya itu, karena merasa kasian harus melihat Reyhan yang di perlakukan seperti itu.


Axel tidak menjawab perkataan Clara, Dia hanya diam fokus dengan mobil nya.


'Kau yang berpikir seperti itu, Aku ini seorang pria, Aku tahu bagaimana cara sekedar berteman dan jatuh cinta dalam lingkup pertemanan' batin Axel.


Kruk... kruk..


Saat keheningan melanda itu, tiba-tiba perut Clara berbunya karena lapar, mereka tadi tidak sempat untuk pergi makan karena Axel keburu emosi yah.

__ADS_1


"Mmm honey, makan bakso Mang Ucup" tawar Clara membujuk Axel.


Alisa yang mendengar itu juga semangat mengatakan hal yang sama, karena Dia juga sudah pernah datang bersama Clara waktu itu.


"Iya Daddy, ayo ayo, ya Daddy" ujar Alisa merengkek kepada Axel.


"Ayo honey, pelit banget sih, kata nya orang kaya, ketimbang ajak beli bakso ga mampu" kesal Clara kepada suami nya itu.


"Dimana tempat nya" ujar Axel kepada istri nya itu.


"Nah gitu, di depan SMA" ujar Clara.


Mobil milik Axel berhenti di tempat bakso Mang Ucup yang tempat nya hanya di tutup terpal itu, Axel melangkah kan kaki nya lalu menahan kedua lengan gadis itu sambil menggeleng kepala.


"Kalian pernah makan di sini? Ini kan tepi jalan, nanti tidak higienis, nanti kalian sakit bagaimana, astaga bagaiman orang bisa menikmati makanan di tempat seperti ini, Alisa jangan makan di sini makanan itu harus mengandung gizi yang benar untuk mu, bukan hanya sekedar kenyang" jelas pria itu yang tampak tidak suka dengan pilihan Clara.


"Kalo tidak mau yasudah, diam aja lihatin kita makan" ujar Clara berjalan masuk ke dalam warung bakso itu bersama Alisa yang mengekor di belakang nya.


"Gadis kecil, Dia mengajari anak ku menyukai makanan seperti ini" kesal Axel yang ikut masuk dan duduk di samping Clara.


Pria itu menatap ke seluruh tempat itu dengan ekspresi yang tidak dapat dibaca.


"Mang bakso nya dua mangkok yah" teriak Clara penjuang nya.


"Siap Neng, eh Neng Clara ternyata, mana teman nya ga diajak" tanya Mang Ucup menyiapkan bakso sambil basa basi lah ya sama pembeli.


"Ga Mang, sudah menikah pada sibuk sendiri Rere, si Anggun mah sibuk kuliah Dia" jelas Clara yang ikut menjawab pertanyaan pemilik warung itu.


"Lah ini adik yang waktu itu yah, sama Neng Clara lagi, ini siapa Neng suami nya yah?" tanya Mang ucup.


Clara menatap pria yang di maksud Mang Ucup, Clara tidak tahu harus menjawab apa karena mereka baru menikah dan Clara belum tahu apakah Axel ingin pernikahan ini tidak apa apa jika di ketahui orang lain, selain orang terdekat mereka.

__ADS_1


__ADS_2