Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
S3 BAB 68-BEBERAPA KALI AKU MENCOBA?


__ADS_3

"Sebenarnya Aku udah telat dari tanggal nya, tapi coba dulu gamau berharap lebih,"gumam Anggun menatap taspack yang Dia pegang.


Tadi malam setelah selesai makan, gadis itu sangat susah tidur tengah malam dan bukan hanya tadi malam tapi akhir-akhir ini Dia juga rasa nya selalu ingin makan di tengah malam padahal Dia tahu itu akan membuat berat badan nya naik tapi entah kenapa perut nya tidak mau berkompromi dengan diri nya.


Lalu di sini, di dalam kamar mandi di pagi hari gadis itu bangun terlebih dahulu, kemarin Dia sudah membeli taspack secara diam-diam dan itu Anggun memilih kualitas yang paling bagus dan akurat.


"Kalau emang udah di kasih amanah sama tuhan bakal Aku jaga, tapi kalau belum Aku bakal berusaha lagi,"ujar Anggun menatap taspack yang Dia pakai.


Percobaan pertama, percobaa kedua, percobaan ketiga, beberapa kali Anggun mencoba dengan semua taspack nya, ini aneh? Dan membuat wanita itu tidak percaya sehingga melakukan nya beberapa kali, semua taspack yang Dia pakai memperlihatkan dua garis biru, Anggun menutup mulut nya menahan tangisan bahagia.


"Hiks hiks akhirnya kamu datang sayang,"ujar Anggun mengusap perut nya dengan berlinang air mata.


"Aaaakkkhh,"Anggun tidak dapat merendam teriakan bahagia nya kala melihat semua hasil yang Dia pegang.


Kebahagian itu tidak dapat Anggun tahan, Dia membawa semua taspack nya lalu berlari menuju ke tempat suami nya tidur, Anggun naik ke kasur dan menindih tubuh suami nya itu, Reno sebenarnya setengah bangun karena mendengar suara teriakan istri nya.


"Little, ada apa? Kenapa? Siapa yang berani melukai mu,"ujar Reno setengah bangun melihat kanan kiri ke kamar mereka itu.


Pria itu belum sadar, Anggun masih menindih tubuh Reno sedangkan suami nya itu juga sudah dalam posisi duduk, Reno berusaha mengumpulkan nyawa nya lalu melihat jam pukul lima pagi, pria itu melihat tidak ada yang mencurigakan sedikit pun.


"Hei, kau membuat ku takut pagi-pagi seperti ini Little,"ujar Reno mengusap pipi Anggun yang terus tersenyum.


Reno yang melihat Anggun tidak menjawab pertanyaan nya dan hanya terus tersenyum mulai khawatir kepada Anggun, apakah istri nya itu baik-baik saja, apakah Dia kemasukan sesuatu.


"Siapa kau? Keluar dari tubuh istri ku!"teriak Reno kepada Anggun.


Plak..


Gadis itu memukul lengan Reno dengan wajah cemberut nya menatap suami nya itu, Reno yang mendapat pukulan itu melihat ekspresi Anggun seperti nya Dia salah menduga.

__ADS_1


"Hubby jahat masa Aku di kira kemasukan sih,"ujar Anggun dengan sebal.


"Syukurlah, soal nya ini masih jam lima pagi dan kau berteriak membuat ku kaget dan saat Aku berbicara kepada mu, kau hanya diam my Lovely,"ujar Reno mencubit pipi istri nya dengan wajah gemas dan kesal itu.


"Aaaaaaa Aaaaa Akuuuuuuu bahagiaaaaa,"


Reno yang mendengar itu hanya tersenyum miring dan belum memahami situasi, yang penting istri nya tersenyum Dia tidak mempermasalahkan apa yang terjadi hingga akhir nya Anggun mengeluarkan beberapa taspack dan memberikan nya ke tangan Reno.


"Ini kado bahagia ku Hubby, Aku bahagia,"ujar Anggun memeluk Reno langsung.


Gadis itu memeluk tubuh Reno tanpa memberikan kesempatan untuk Reno melihat taspack itu, Reno mengambil nya dan melihat, wajah pria itu masih terlihat datar.


"Kau bahagia melihat benda ini?"tanya Reno dengan wajah heran.


Bruk..


"By, Aku hamil anak kita, itu artinya,"ujar Anggun pelan berbisik.


Krik.. krik..


Seketika itu Reno hanya diam, pria itu mengedipkan mata nya beberapa kali terlihat sangat lucu hingga akhirnya Dia berdiri dari atas kasur dan membuat tubuh Anggun terjengkang tapi masih aman ini friends karena kasur nya aman juga.


"Apa?!!"Reno berkata dengan suara keras nya.


"Hubby, kau menjatuhkan ku!"rengek Anggun menatap Reno yangs sedang berdiri di atas kasur dan gadis itu mendongkak kan kepala nya memasang wajah marah.


Untuk pertama kalinya Anggun melihat senyum Reno yang terukir sangat-sangat jelas di mata nya, senyum yang begitu menghangatkan hati nya, Reno langsung mengangkat Anggun dan membuat gadis itu juga berdiri di hadapan nya, Reno langsung memeluk Anggun dengan penuh kasih sayang.


"Hubby?"ujar Anggun yang merasa heran kepada suami nya yang tiba-tiba diam itu.

__ADS_1


Wanita itu merasa baju bagian pundak nya basah, ternyata pria nya itu sedang menangis dalam diam, Anggun seketika kaget dan mendorong wajah Reno.


"Hei By kenapa menangis, apa kau tidak bahagia?"tanya Anggun mengusap air mata suami nya itu.


Dan untuk pertama kali nya Reno menangis di hadapan Anggun, untuk pertama kali nya Dia memperlihatkan sisi nya yang seperti ini kepada istri kecil nya.


"Aku bahagia Little, Aku sangat bahagia sampai-sampai air mata ku tidak mau berhenti, Aku sangat bahagia, ada anak kita yang akan terus mengikat hubungan kita lebih erat lagi, ini bukti kalau kita saling mencintai, Aku bahagia, kehidupan ku yang datar dan hanya memikirkan yang nama nya menjalankan hidup tanpa ada gangguan dan masalah serta tanpa ada rasa yang terikat, sekarang hidup ku yang putih abu-abu di hiasi dengan warna satu persatu oleh sikap mu, Aku sangat mencintai mu,"ujar Reno kembali membenamkan kepala nya di bahu Anggun.


Hiks hiks


Wanita itu menangis, sekarang Reno yang merasa heran kenapa wanita nya menangis.


"Kamu kenapa nangis juga?"ujar Reno tertawa kecil.


"Kamu ngomong kalau kamu cinta Aku, itu kata sakral tahu Hubby kan Aku senang kamu bisa jujur sama apa yang kamu rasain, maka nya Aku ikutan sedih sama nangis Hiks hiks,"ujar Anggun membenamkan kepala nya di dada bidang Reno.


Mereka larut dalam kebahagian, dan tanpa sadar Alessia dan Dante membungkak kamar itu dengan wajah khawatir dengan kunci cadangan yang di pegang oleh pelayan.


Brak..


"Sayang, kalian kenapa, kenapa menangis? Ada apa, tadi Mommy mendengar suara Anggun berteriak dan Reno berteriak apa kalian bertengkar, jangan seperti itu, apa Reno main tangan kepada mu?"ujar Alessia yang kaget melihat kedua pasangan itu menangis dan saling berpelukan.


"Tenanglah sayang, mereka belum berbicara,"ujar Dante menatap kedua orang itu yang malah tersenyum menatap mereka.


"Mom, kau akan memiliki cucu,"ujar Reno mengusap perut Anggun dan membawa istri nya duduk di tepi ranjang.


Seketika Alessia terdiam otak nya berproses, entah kenapa kalau yang kayak gini pada lemot, yang tadi nya Anggun berteriak lalu Reno dan sekarang adalah Alessia.


"Apa? Aku memiliki cucu?!"

__ADS_1


__ADS_2