Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
Part 65- Nasi goreng Anggun


__ADS_3

"Reno bantu teman istriku" ujar Varo kepada asisten nya.


Reno yang merasa nama nya di panggil mengundurkan diri untuk tidak jadi pergi dari dapur itu.


"Baik tuan" balas Reno.


Reno kembali ke dapur dan berdiri di samping Anggun, tubuh kecil gadis itu sangat jauh di banding kan ukuran tubuh Reno yang lebih besar, Anggun dapat di posisikan setinggi dada pria itu. Anggun hanya menatap nanar alat masak beserta bahan masakan itu dengan bingung, apa yang harus dia lakukan secara dia tidak berbohong kalau dia tidak bisa memasak sama sekali.


"Anggun ayo lah baby ku sangat ingin masakan mu" rengek Rere kepada sahabat nya itu.


"Apa yang kau lakukan, cepat buat!" tegas Varo kepada Anggun.


Anggun hanya tersenyum kikuk kepada kedua pasutri itu.


'Rere yang hamil gua yang repot, Rere lu tau kan gua ga bisa masak anjir, liat muka suami lu gua udah gemetaran dulu jadi bingung mau masak apa' batin Anggun merasa sangat tertekan saat ini.


"Mmm a a aku ambil siapin dulu, panci, apa yah, buat ngaduk nya sekop mana, eh ini, terus apa lagi yah, oh iyah" Anggun seperti orang linglung karena dia tidak tau harus berbuat apa di situasi seperti saat sekarang ini.


Anggun terus bolak balik mencari alat masak, dia belum memulai masakan nya tetapi sudah membuat dapur itu berantakan.


Brak


Anggun yang berbalik badan seketika menimpa tubuh kekar Reno dan menindih tubuh pria itu.


"Mas ayo" Rere menarik tangan suami nya itu pergi dari dapur dan menuju ruang keluarga.


Varo yang tiba-tiba di tarik pergi menjauh seketika bingung apa yang dilakukan istri nya.


"Sayang kok kita kesini, kata nya mau lihatin teman kamu masak" ujar Varo kepada istri nya.


Rere mendudukan tubuh nya di atas sofa empuk diruangan keluarga william itu.


"Mas tau ga sih, Anggun itu suka sama Reno maka nya aku tinggalin mereka berdua haha" Rere berusaha menahan tawa nya itu.


Varo menangkup pipi gembul istri nya itu menggunakan kedua tangan nya, wajah Rere sekarang terlihat lebih gembul lagi karena ulah suami nya itu.

__ADS_1


"Kamu serius? Ada yang suka sama si kaku kayak Reno?" Varo mengatakan itu dengan raut wajah mengerut dan serius.


Lagi-lagi si mommy yang mendengar cerita kedua pasutri itu pun ikut nimbrung di samping mereka. Shinta berlari kecil dan duduk di sofa sebelah Rere lagi.


"Serius Re?" tanya Shinta yang ikut penasaran.


"Mas lepasin dulu ih" Rere menghempaskan tangan suami nya itu dari kedua pipi nya.


"Beneran mom, waktu itu si Anggun ngajakin Reno nikah tapi Clara bilang si Reno langsung nolak mentah mentah" Rere kembali menceritakan hal itu kepada mommy shinta dari awal kejadian sampai akhir seperti yang persis di ceritakan Clara kepada nya.


Shinta menopang satu dagu nya seolah-olah dia sedang berpikir keras dan mencerna apa yang Rere ceritakan kepada diri nya.


"Hmm kasian Anggun yah" ujar shinta.


"Bilangin sama teman kamu Reno susah di deketin mending nyerah dulu aja" terang Varo kepada istri nya itu.


"Lah kok gitu mas" cemberut Rere bukan rencana yang bagus yang Rere dengar dari suami nya tapi malah perkataan menyebalkan itu.


Plakk


"Sakit mom" ujar Varo mengelus elus lengan nya yang terasa sakit akibat pukulan emak emak mode on itu.


"Maka nya kalo ngomong jangan sembarangan, menurut mommy sih kalo di liat mereka cocok juga" sambung Shinta tersenyum kepada Rere.


"Nah iya kan mom, tapi Rere suku lucu lihat mereka kayak sering berantem gitu, tapi Anggun nya aja yang heboh, Reno nya malah datar aja kayak gini" Rere seolah-olah menirukan raut wajah Reno yang tanpa ekspresi itu.


"Haha mirip banget" tawa Shinta melihat ekspresi wajah Rere.


'Ck begini nih, kalo udah ada mommy aku nya di lupain' batin Varo menatap kesal wajah cantik istri nya itu.


Di sisi lain dapur mansion william


Deg.. deg..


Detak jantung Anggun berpacu cepat melihat dari dekat wajah tampan pria yang ada di bawah nya, bulu mata yang lentik hidung yang mancung, serta rahang yang tegas itu. Tanpa Anggun sadari secara reflek tangan nya malah memegang leher pria itu dan mengelus elus nya.

__ADS_1


'Ganteng banget sih ini pembantu' Batin Anggun.


"Hei apa yang kau lakukan nona" Reno menghentikan pergerakan tangan Anggun yang bermain main di sekitar leher pria itu.


Anggun yang baru tersadar langsung berdiri dengan gugup, ia pura pura kembali sibuk mengambil apa saja hal lalu meletakan nya diatas meja


"Ck kotor" decak Reno mengibaskan jas nya itu.


Anggun yang merasa ada seseorang yang mengeluh langsung menatap Reno dengan jengah dan raut wajah kesal.


"Pembantu, apa kau barusan berdecak kepada ku hah?" kesal Anggun menatap lekat wajah Reno.


Pria itu tidak menjawab dan lebih memilih duduk di atas kursi yang ada di dapur itu dengan tenang. Anggun perkataan nya yang tidak di jawab itu semakin menjadi jadi karena kesal.


"Ganteng sih ganteng tapi kelakuan kaku banget, siapa juga yang mau sama lu, sorry ya waktu di rumah sakit gua ngomong gitu karena mau bercandain lu aja ga ada niat serius" Anggun menekan kan kata kata nya itu.


"Baguslah" hanya satu kalimat itu yang keluar dari mulut Reno.


"Manusia kaku! kulkas berjalan! beruang kutub! manusia ga punya ekspresi! manusia ga normal! gua doa in lu dapet cewe ga bener, kelakuan ga ada sopan, berasa ngomong sama robot gua" umpatan demi umpatan terlontar dari bibir ranum tipis milik Anggun.


Reno yang mendengar itu hanya diam dan fokus bermain hp nya saja tanpa mempedulikan Anggun yang terus berceloteh, entah apa yang di pikirkan Reno. Pria itu sangat sulit di tebak dengan jalan pikir nya.


Anggun yang kesal itu memilih memasak sendiri tanpa mendengar perkataan Reno, dia memasak dan melihat tutorial yang ada di youtube itu, setelah setengah jam berkutik dengan alat dapur dan bahan masakan nasi goreng ala Anggun jadi.


"Rereeeee udah nih" teriak Anggun kepada sahabat nya itu.


Rere datang bersama Varo dan duduk di meja makan yang ada di dapur itu.


"Nih cobain kalo ga enak sih resiko, aku kan gabisa masak" ujar Anggun meletakan piring masakan nya itu di depan wajah Rere.


"Makasih Anggun" dengan raut wajah bahagia Rere menyantap makanan itu dengan lahap.


"enak banget nggun" Rere memakan dengan lahap makanan itu terus.


"Mas sini aa enak tau" Rere menyuapi suami nya itu.

__ADS_1


Byurr


__ADS_2