Kekasih Polos CEO

Kekasih Polos CEO
Part 29- salah paham


__ADS_3

part 29- salah paham


"kalian berbicara apa?" tanya shinta yang tidak mengerti arah pembicaraan suami dan anak nya itu.


"jadi daddy juga tau tentang pernikahan ku?" varo hanya pura pura mengatakan sesuatu apa kah daddy nya akan paham dan mengatakan sesuatu.


"tentu" ujar adrel.


"tapi kenapa daddy tidak menghenti kan nya" ujar varo.


"karena daddy yakin, takdir sudah mengikat kalian. saat daddy tau siapa rere sebenar nya" ujar adrel.


"maksud daddy apa, mommy tidak paham jangan ber belit belit" kesal shinta.


................


"kemana aku harus mencari nya!" varo nampak gusar dan mencari rere kemana mana ia tidak tahu dimana rere saat ini.


"apa kau sudah bertanya kepada teman teman nya?" tanya shinta yang ikut khawatir.


"teman teman nya?" ujar varo.


"ya mommy inget saat pernikahan kalian rere memiliki teman yang sangat akrab dengan nya" kata shinta.


varo yang tidak bisa berpikir jernih itu pun juga baru tersadar, kenapa ia tidak memikir kan hal itu dari tadi. saat varo ingin mengambil ponsel nya ia tiba tiba teringat siapa yang akan ia hubungi nomor teman rere saja ia tidak tahu.


"akh sial" mengusap wajah nya dengan kasar.


varo baru inget bahwasan nya axel dekat dengan teman rere yang bernama clara. ia menelpon axel langsung untuk meminta bantuan.


tut.. tut .tuut


panggilan tersambung


"antar aku ke rumah bocah teman rere yang akrab dengan mu itu" tanpa basa basi varo langsung mengatakan nya.


"apa maksud mu" tanya axel yang kebingungan dari sebrang telpon.


"apa kau tuli?" kesal varo.


"aku dengar bodoh. tapi untuk apa aku mengantar mu ke rumah bocah itu. aku malas bertemu dengan nya. aku akan kirim alamat" ujar axel.


"antar kan aku, atau aku tarik semua saham ku di perusahan mu" ujar varo


"otw" kata axel langsung mematikan ponsel nya.


'sial main ancam' ujar axel


jalanan malam. terasa sangat dingin. sebuah mobil sport membelah jalan ibu kota menuju perkarangan sederhana tempat kos kos an clara berada. Di dalam mobil menuju rumah clara.


"varo sebenarnya ada apa kau ingin ke rumah bocah itu" tanya axel.


"jangan banyak tanya, jalan kan saja mobil mu" ujar varo.

__ADS_1


"aku lebih tua dari mu" ujar axel menghela nafas panjang.


'dasar tidak tahu aturan'


................


Tok tok


suara pintu dari luar membuat ketiga gadis itu memberhenti kan kegiatan mereka yang sedang menonton drakor itu.


"siapa ya?" tanya anggun.


"gatau" ujar rere.


"bentar aku liat dulu" ujar clara membuka pintu.


betapa kaget nya clara saat yang datang adalah varo dan axel yang berada di depan pintu kos an nya.


"ngapain kak varo kesini yah? belum puas sakit in sahabat saya?" clara menatap varo dengan kesal.


"rere nya ada?" kata varo tanpa membalas perkataan clara.


"axel bawa gadis ini pergi" ujar varo kepada axel.


"lah kok aku, kan kau yang punya masalah" kesal axel.


"baiklah jika kau tak mau aku akan menghubungi reno" ujar varo.


"iyah benar suruh reno saja" kata axel.


panggilan tersambung.


"reno tarik semua saham di perusahaan mi---" perkataan varo terpotong saat axel mengambil telpon varo dari tangan nya dan mematikan panggilan itu.


"aku akan melakukan nya" ujar axel dengan kesal dan menarik tangan clara menjauh agar tak menghalangi pintu masuk.


"lepas kan pak axel" ujar clara kesal.


"kau jangan ikut campur, biar kan mereka menyelesaikan masalah mereka" ujar axel.


"itu masalah dia dengan sahabat ku" ujar clara.


"itu bukan masalah dia dengan sahabat mu, tetapi antara dia dan istri nya jangan ikut campur! mengerti" axel sudah tak tahan lagi dengan sifat clara yang selalu gampang tersulut emosi.


'kenapa alisa sangat menyukai gadis ini, aku saja baru beberapa menit bersama nya sudah membuat kepala ku mendidih' batin axel.


Varo masuk ke dalam kos an clara, ia melihat ternyata di sana ada rere dan satu teman nya lagi. rere yang terkejut dengan kedatangan varo pun seketika berdiri dari tidur nya.


"mas varo" ujar rere kikuk.


"apa aku bisa bicara dengan istri ku berdua" kata varo memberi kode kepada anggun.


"rere aku akan pergi mencari angin keluar sebentar" kata anggun berlalu pergi.

__ADS_1


Tinggalah mereka berdua di kamar kos itu. suara deru nafas sangat terdengar. suasana malam yang dingin terasa sangat panas tak kala mereka di tinggal kan berdua. rasa canggung mulai di rasakan. varo tak tahu harus memulai percakapan ini dari mana. rere dan varo hanya bisa terdiam dengan pikiran nya masing masing.


"ekhem" varo berdehem.


"kenapa kau tidak balik ke rumah?" kata varo.


"aku lagi ingin menginap di rumah clara" menjawab seadanya.


"apa kau tadi datang ke kantor, kenapa tidak memberitahu ku dan masuk ke dalam ruangan saja?" tanya varo beruntun.


"aku tidak ingin menganggu sepasang kekasih yang sedang di mabuk cinta" kata rere dengan ketus.


"apa kau cemburu?" kata varo.


"aku tidak cemburu kepada mu" kata rere.


"lalu kenapa kau marah dan pergi dari rumah. apa kau menyukai ku?" kata varo dengan santai.


"a-- a- aku tidak marah dan kabur" pipi rere bersemu dengan merah. ia terjebak dengan kata kata nya sendiri varo seperti mengetahui perasaan nya saat ini.


'astaga kenapa aku memperlihat kan rasa cemburu ini, apa dia tau aku menyukai nya, rere kau bodoh' batin rere yang mengumpat dalam diam.


"benarkah, lalu kenapa pipi mu jadi merah?" goda varo.


"dari awal kan memang tidak ada cinta di antara kita. aku juga tau pernikahan ini untuk saling menguntung kan saja. dan seperti nya mas varo sudah mencapai tujuan dan mengikat selena kembali" kata rere sendu.


"kau salah paham" kata varo singkat


"aku tidak peduli" kata rere.


"aku akan menjelas kan nya kepada mu" kata varo.


"untuk apa aku perlu penjelasan, aku tidak ada hak untuk mengetahui hubungan rahasia kalian. dari awal ini memang sudah tujuan mu kan" kata rere.


"aku tidak peduli kau cemburu atau tidak tetapi aku akan tetap menjelas kan nya. dari awal kau hanya menguping dan mendengar kan pembicaraan kami setengah setengah.


varo mulai mencerita kan dari awal apa yang di dengar di lihat rere sangat ber banding ter balik dengan apa yang ia ketahui. rere juga merasa kenapa varo sangar bertekad untuk menjelaskan ini semua? apa varo juga memiliki perasaan yang sama dengan rere rasakan?


Bersambung.....


makasih yang sudah like♥️


jangan lupa like


coment


vote


+favorite nya juga


stay terus yahh


Buat yang nanya sehari up nya berapa?

__ADS_1


aku update novel ini sehari 2 part yah kakak. tapi update nya emang aku beda in jam nya. nanti takut nya pas di review sama admin episode nya jadi bentrok atau kebalik jadi yang satu sore yang satu lagi malam.


jangan lupa habis baca like yah kakak semua❤️


__ADS_2