
Mereka akhirnya melanjutkan makanan mereka hingga makanan penutup, mereka akhirnya menyelesaikan makanan sesekali kembali membuka pembicaraan tidak terlalu menyingung itu.
"Dokter Michele seperti nya istri Anda masih sangat muda ya,"ucap Dokter bestian tersenyum kepada Michele.
"Istri saya masih sangat muda, tapi Dia mandiri dalam berbagai urusan, Dia sangat pintar memasak dan bisa mengurus rumah dan kebutuhan saya dengan baik,"ucap Michele menjelaskan itu dengan wajah datar nya seperti biasa.
"Tapi bukan kah menikahi gadis muda membuat mu kesulitan, mereka sangat gampang emosional bukan, seharusnya kau menikah dengan wanita yang lebih dewasa Michele seperti Morelina, tapi seperti nya Dia keduluan oleh istri mu haha,"ucap Dokter bestian mengatakan itu dengan candaan nya.
Alice yang mendengar itu hanya bisa bersabar, entah kenapa sikap keluarga Morelina seperti nya sangat memandang rendah diri nya, Alice adalah tipe gadis yang tidak suka mengusik kehidupan orang, tetapi seperti nya orang itu terlebih dahulu sangat kepo dengan kehidupan nya.
"Seperti nya kami harus pamit Dokter bestian, Anda juga ada urusan pekerjaan kesini kan, bukan hanya untuk lama-lama mengobrol dengan saya,"ucap Michele langsung berdiri dari duduk nya mengengam tangan sang istri.
"Bailklah El silahkan,"ucap Bestian yang sudah tidak tahu dengan cara apalagi menahan pria itu agar bisa lebih lama di sana.
Alice berkata dengan sopan pamit dari sana, entah kenapa Michele tampak nya tidak suka lama-lama mendengar mulut para hewan betina yang tidak ada rem nya di sana.
"Kami pamit dulu, dok, tan, kak,"ucap Alice berjalan mengikuti langkah Michele.
Mereka berjalan beriringan meninggalkan keluarga dokter Aguest itu yang terlihat hanya diam melihat langkah kaki Michele dan istri nya pergi, dengan kesal Morelina mengebrak meja kasar.
Brak...
"Si@lan apa Dia menghina ku barusan?"umpat Elina dengan tatapan benci nya.
"Sudahlah Nana berhenti mengejar Michele, Papa melihat Dia sudah sangat bahagia dengan istri nya tidak ada celah untuk mu, kau ini seorang dokter kau hanya mempermalukan gelar mu,"ucap Bestian kepada putri nya itu.
Wanita itu mendengus kesal dan kembali duduk di kursi nya dengan tatapan tajam yang tidak dapat terbaca, entah kenapa Dia sangat kesal.
"Akh tapi Aku mencintai nya Pa, kau tahu dari dulu Aku selalu mengejar nya tapi Dia tidak pernah memperhatikan ku,"ucap Morelina yang tampak menahan rasa putus asa nya yang sudah sampai di puncak itu.
__ADS_1
Dokter Bestian dan istri nya saling melirik mendengar itu dan mengeleng pelan dengan tingkah Morelina yang tidak tahu harus memberikan dengan cara lembut apa lagi mereka memberitahu anak angkat mereka itu.
Tap.. tap..
Langkah kaki Michele membuka pintu mobil dan melajukan mobil nya dengan wajah yang Dia usap kasar, lalu tangan itu mengarah mengengam tangan mungil Alice.
"Maaf,"lirih Michele mengatakan itu.
Alice yang medengar itu hanya tertawa kecil, Dia paham pasti suami nya sangat merasa bersalah tapi itu bukan kesalahan Michele, tapi itu kesalahan Morelina dan keluarga yang hanya bisa menghina orang dari status sosial nya.
"Jangan merasa bersalah, Aku menikmati penghinaan ini sayang,"ucap Alice menjawab itu dengan enteng.
Michele melirik sekilas Alice lalu kembali fokus kepada setir mobil nya.
"Benarkah?"tanya Michele bertanya dengan tatapan meyakinkan nya.
"Benar ini sangat benar, terlalu banyak yang menghormati ku karena putri Alferoz juga membuat ku bosan, sesekali Aku ingin melihat wajah mereka yang menghina seseorang karena status sosial nya,"ucap Alice dengan seringai tipis nya terus melanjutkan laju mobil itu.
"Sayang apa kau bertanya kepada kak Reno, kalau Anggun juga datang,"ujar Rere bertanya kepada Varo membantu pria itu memasang dasi nya saat mereka berkumpul di ruang keluarga itu.
"Sudah, tapi Dia bilang Anggun tidak ikut, karena Dia khawatir dengan kandungan istri nya, karena kau tahu bukan sahabat mu itu sudah hamil besar,"ujar Varo menjelaskan kepada istri nya.
"Hmm kau benar, sudahlah,"ucap Rere yang tampak pasrah.
Keluarga William memakai baju yang seragam dress bewarna ungu begitu pun para pria yang memakai tuxedo ungu mereka yang sangat tampan, sedangkan Arnolda memakai dress merah dan suami nya memakai tuxedo hitam itu, sedangkan Alice gadis itu tampak memakai dress mewah dengan rambut di sanggul menambah kesan dewasa nya, Alice menyeringai tipis.
'Apa kita mulai pertunjukan?' batin Alice dengan senang.
"Lenka sangat cantik memakai dress mini ini,"ucap Michele berkata lucu memperhatikan anak Varo dan Rere itu.
__ADS_1
"Benarkah Uncle, apa di sana akan ada pria tampan yang mungkin akan suka dengan kecantikan Lenka,"ucap gadis itu memutar badan nya dengan senang karena di puji Michele itu membuat nya melayang-layang.
"Shut, Lenka dan Luis, Leon dan Lukas saja tidak ada pria,"ucap Luis mengengam tangan adik nya itu seolah sangat menjaga nya ketat.
Seketika Rere yang melihat keposesifan itu hanya mengeleng, mengingat sifat nya yang sangat mirip dengan Varo entah kenapa gen para pria kecil nya itu sangat kuat dari Varo.
"Luis ayo jangan terus mengikat Lenka seperti itu adik mu itu juga sangat sayang kepada mu sayang tapi jangan mengengam erat kuat tangan nya,"ujar Rere mengatakan itu kepada anak sulung nya.
Luis mengangguk dan mengengam tangan Lenka lembut membuat sang adik memeluk Luis dengan senang.
"Alice ayo pergi, atau Reno akan mencincang mu karena kau akan menjelaskan proyek ini bukan,"ujar Varo kepada adik sahabat nya itu.
Alice berjalan mendekati Michele mereka pergi dengan tiga mobil yang berbeda mengantar bagi masing-masing keluarga, Alice mengengam tangan Michele.
"Aku tidak tahu kalau Reno ada acara di sini,"ucap Michele mengatakan itu menjalankan mobil nya.
"Aku memang sudah tahu proyek RS baru di sini, yang tidak Aku tahu tempat yang sama saat kita honeymoon sayang, tapi ini bukan pilihan yang buruk,"ucap Alice mengatakan itu.
"Seperti nya kepala mungil ini sedang ingin memikirkan sesuatu hal yang akan membuat ku tersenyum karena tingkah nya lagi,"ujar Michele memegang kepala Alice gemas.
Gadis itu mendengus takut riasan rambut nya yang sudah cantik jadi berantakan oleh Michele.
"Sayang rambut ku,"ucap Alice.
Drt.. drt...
"Halo Keenan?"tanya Alice kepada seseorang yang tiba-tiba menelpon nya.
"Tuan berpesan tidak ada penolakan untuk menjadi wakil CEO Nona,"ucap Keenan mengatakan itu dan mematikan langsung panggilan nya.
__ADS_1
Tip..